
" klek " Inara membuka pintu kamar lalu berjalan menuju walk in closet untuk menyimpan belanjaannya,setelah itu inara masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok Gigi.
( 10 menit kemudian )
inara kembali dari kamar mandi,ia berjalan kearah sofa dimana Aditya sedang sibuk dengan leptop nya
" mau aku buatkan kopi ?" tanya Inara
" .... " tapi Aditya tidak menjawabnya,ia hanya memasang wajah dingin sambil tetap fokus pada leptop nya.
" mas !" panggil inara lagi tetapi Aditya tetap tidak menghiraukannya.
" terserah kamu lah, aku capek mau tidur !" ucap Inara kesal sambil berjalan ke tempat tidur.
" dasar menyebalkan !" ucap Inara sambil naik ke atas ranjang menarik selimut lalu tidur.aditya hanya melirik inara sebentar, setelah itu kembali fokus pada leptop nya,ia masih merasa kesal dengan Inara.
...*****...
" mas bangun! " ucap Inara sambil menarik selimut nya
" mas !" panggil inara lagi karena Aditya belum juga bangun
" hmmmm !" Aditya yang masih memejamkan matanya
" bangun sholat subuh dulu !" ucap Inara sambil menarik tangan Aditya.
Aditya pun membuka matanya dan melihat inara sudah mandi dengan handuk kecil masih membalut kepalanya.
" cepat bangun !" ucap Inara sambil berjalan ke meja rias, melepaskan handuk di kepalanya lalu mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambutnya.aditya bangun dan beranjak ke kamar mandi.
( 10 menit kemudian )
Aditya keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju mushola, mengambil sarung lalu memakainya.
" tunggu aku ambil air wudhu dulu !" ucap Inara sambil masuk ke kamar mandi.
setelah selesai inara langsung mengambil mukena dan memakainya, setelah itu berdiri di belakang Aditya.
" Allahuakbar !" ucap Aditya memulai sholat nya
...***...
" assalamu'alaikum warahmatullah assalamu'alaikum warahmatullah " selesai sholat Aditya mengangkat kedua tangan nya untuk berdoa.
" mas !" ucap Inara mengulurkan tangannya minta Salim. Aditya menoleh ke samping lalu memberikan tangannya untuk Inara Salim.
" masih marah sama aku !" tanya inara sambil menatap Aditya, bukan nya menjawab Aditya malah menunjuk pipinya
" apa? " tanya inara
" cium dulu! " ucap Aditya sambil menunjuk pipinya.
inara pun mendekat untuk mencium pipi Aditya tapi saat akan mencium, Aditya malah berbalik sehingga yang inara cium bukan pipi melainkan bibirnya.aditya menarik pinggang inara untuk memperdalam ciumannya.
__ADS_1
" boleh minta sekarang tidak ?" tanya Aditya sambil melepaskan ciumannya
" apanya ?" tanya inara dengan polosnya
" ... " Aditya tidak menjawab, ia segera menggendong inara dan membawanya ke atas ranjang.
" gluk !" inara menelan ludah nya dengan gugup, sepertinya gawangnya akan jebol sekarang juga.
" boleh ?" tanya Aditya lagi sambil menatap inara dengan penuh damba
" ... " inara hanya mampu menganggukkan kepalanya.
mendapatkan lampu hijau dari inara, Aditya senang bukan main,ia langsung melepaskan mukena Inara lalu membisikkan doa di telinga inara.
"Bismillah, Allahumma jannib naassyyaithaana wa jannibi syoithoona maraazaqtanaa , ( artinya : dengan menyebut nama Allah,ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan)setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami )." ucap Aditya
Setelah itu ia mencium seluruh wajah inara, mulai dari kening lalu kedua matanya,hidung dan kedua pipi hingga dagu inara, terakhir bibir inara yang tidak luput dari ciuman Aditya.lalu ciumannya turun ke leher inara dan membuat beberapa jejak di sana, sementara sebelah tangannya sibuk membuka kancing piyama inara.setelah tiga kancing atasnya terbuka Aditya menurunkan ciumannya ke dada Inara dan meninggalkan beberapa jejak di sana.setelah itu Aditya kembali mencium bibirnya, inara sampai di buat panas dingin dengan perlakuan Aditya tersebut.
...*****...
( pagi harinya )
inara mulai menggeliat dari tidur nyenyak nya,ia membuka matanya melihat cahaya matahari sudah masuk melalui jendela kamar.
" kau sudah bangun ?" ucap Aditya masuk ke kamar sambil membawa nampan berisi makanan, meletakkannya di atas meja lalu duduk di atas kasur
" jam berapa sekarang ?" ucap Inara sambil duduk bersandar di atas kasur
" pukul 11 !" ucap Aditya
" arrghh !" ringisan inara sambil kembali duduk di atas kasur
" yakin masih mau kuliah? " tanya Aditya
" ini juga gara-gara mu!" ucap Inara
" ayo aku bantu ke kamar mandi !" ucap Aditya sambil menggendong inara lalu membawanya ke kamar mandi.
" sebentar aku siapkan air hangat dulu!" ucap Aditya sambil mendudukkan inara di atas closet, lalu mengisi bak mandi dengan air hangat dan menambahkan sabun aroma terapi.
" ayo !" ucap Aditya
" udah kamu keluar saja,aku bisa sendiri !" ucap Inara
" benaran tidak mau aku bantu?" tanya Aditya
" iya,udah sana aku mau buka baju !" ucap Inara
" mau aku bukain? " ucap Aditya sambil tersenyum jahil
" keluar atau aku lempar kepalamu dengan ini !" ucap Inara sambil mengacak sebuah botol sabun kepada Aditya
" iya baiklah aku keluar !" ucap Aditya sambil keluar dan menutup pintu.
__ADS_1
inara membuka bajunya, lalu masuk ke bak mandi untuk merendam otot-otot nya yang terasa tegang.
...****...
( 30 menit kemudian )
selesai berendam, Inara langsung membilas tubuhnya dengan air bersih.setelah itu memakai jubah mandinya dan keluar dari kamar mandi.
" ayo makan dulu! " ucap Aditya yang sedang duduk di atas sofa
" sebentar !" ucap Inara sambil duduk di depan meja rias, lalu mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambutnya
" sini aku bantu !" ucap Aditya sambil mengambil hair dryer di tangan Inara
" kamu tidak ke kantor ?" tanya inara
" tidak !" ucap Aditya sambil mengeringkan rambut inara
" sudah,ayo !" ucap Aditya sambil mematikan hair dryer nya lalu menarik tangan inara menuju sofa
" ayo duduk!, aku sudah membuat nasi goreng untuk kamu " ucap Aditya sambil duduk di sofa
" kamu udah makan? " tanya Inara sambil memakan nasi goreng tersebut
" udah tadi " ucap Aditya sambil memainkan ponselnya
" oh !" ucap Inara
" enak tidak ?" tanya Aditya memperhatikan inara makan dengan lahap
" lumayan !" ucap Inara sambil meletakkan piring kosong di atas meja lalu meminum air.
" kenapa?" tanya inara pada Aditya yang sedang menatapnya dengan senyuman aneh
" tidak ada !" ucap Aditya yang masih memperhatikan leher inara yang penuh dengan tanda merah.
" dasar aneh !" ucap Inara sambil bangkit dari sofa
" mau kemana? " tanya Aditya
" ganti baju !" ucap Inara sambil masuk ke walk in closet .
inara membuka lemari dan mengambil sebuah dress rumahan, lalu memakainya.setelah itu inara berjalan ke ranjang, menarik selimut dan merebahkan dirinya di atas kasur. tiba-tiba Aditya juga ikut berbaring di atas kasur sambil memeluknya dari belakang.
" mas geli !" protes Inara karena Aditya menggesek-gesekkan hidung di tengkuknya.
" kondisikan tanganmu !" ucap Inara sambil memindahkan tangan Aditya di atas dadanya
" Mas ! jangan mesum aku mau tidur !" teriak Inara kesal karena Aditya malah meremas dadanya.
" baiklah, ayo tidur! " ucap Aditya sambil terkekeh
" kalau ganggu lagi aku tendang kau kelantai !" ancam inara sambil memejamkan matanya
__ADS_1
" iya !" ucap Aditya memeluk Inara sambil memejamkan matanya.
...*******...