Secret Files

Secret Files
29. merajuk


__ADS_3

( ke esokan hari nya )


" saya udah boleh pulang kan dok ?" tanya Aditya


" baiklah anda sudah boleh pulang, anda tidak boleh banyak bergerak dulu dan lukanya jangan terkena air dulu !" ucap dokter setelah mengecek keadaan Aditya


" baik dok " ucap Aditya


" ya sudah kami permisi dulu !" ucap dokter sambil pergi setelah melepaskan jarum infus nya


" makasih Dok " ucap Inara


inara segera membereskan barang-barang yang akan di bawa pulang, setelah itu mengganti pakaian Aditya dan menyiapkan kursi roda.


" ayok !" ucap inara membantu Aditya untuk duduk di kursi roda.


setelah itu,Inara mendorong kursi roda nya hingga sampai di parkiran.


( di parkiran )


Inara membantu Aditya masuk ke mobil, setelah itu ia duduk di kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya menuju rumah.


...***...


( sampai rumah )


inara membantu Aditya turun dari mobil dan berjalan menuju pintu rumah


" kok pintunya tidak terkunci ?" tanya inara yang melihat pintunya tidak terkunci


" ada Jasmine di dalam mungkin !" ucap Aditya


inara membuka pintu dan masuk kedalam dengan waspada.


sampai di dalam,ia melihat keadaan rumah yang seperti habis di obral-abrik, Inara pun mengambil pistol dari saku jaketnya lalu naik ke atas menuju kamar.


" klek !" inara membuka pintu sambil menodongkan senjatanya,tapi ia tidak menemukan siapa pun hanya tinggal kamarnya yang sangat berantakan.


" hah !" inara menghela nafas panjang sambil duduk di atas kasur


" bagaimana ?" tanya Aditya sambil masuk ke kamar


" mereka sudah pergi !" ucap inara


" apa yang mereka cari ?" tanya Aditya sambil duduk di atas kasur


" filenya, apa lagi !" ucap Inara sambil merebahkan dirinya di atas kasur


" emang filenya kamu simpan dimana ?" tanya Aditya


" itu !" ucap inara sambil menunjuk ke atas


" jangan bilang kalau kau menyimpannya di lampu hias " ucap Aditya sambil melihat ke atas


" emang iya !" ucap Inara


" kenapa kau menyimpannya di tempat yang mudah terlihat !" tanya Aditya


" karena di tempat seperti itu yang aman, mereka tidak akan curiga !" ucap Inara


" astaga " ucap Aditya sambil merebahkan dirinya di samping inara,ia tidak habis pikir dengan istrinya itu


" udah kamu lihat filenya masih ada tidak ?" tanya Aditya


" sebentar !" ucap Inara sambil berdiri lalu mengambil sesuatu dari lampu hias


" ini !" ucap Inara sambil memperhatikan file nya kepada Aditya


" syukurlah kalau masih ada !" ucap Aditya


" harus aku apa kan file ini ?" tanya Inara berbaring sambil memperhatikan file tersebut


" udah disimpan lagi aja !" ucap Aditya

__ADS_1


" yaudah deh, nanti aku simpan lagi !" ucap Inara sambil meletakkan nya di atas meja


" kamu istirahat saja, aku mau beresin kamar dulu !" ucap Inara sambil bangun dan membereskan barang-barang yang berserakan di lantai ketempat semula.setelah selesai, Inara mengganti bajunya dengan baju rumahan.


" aku ke bawah dulu ya " ucap Inara sambil berjalan keluar


" ya " ucap Aditya sambil bermain ponsel nya


...**...


inara membereskan rumah, setelah itu ke dapur untuk memasak makan siang.


setelah selesai, inara membawanya ke kamar.


" klek " membuka pintu dan melihat Aditya sedang sibuk dengan leptop nya di atas kasur


" ayok makan dulu !" ucap Inara sambil meletakkan makanan nya di atas meja


" bentar, aku belum laper !" ucap Aditya yang sedang fokus dengan leptop nya


" makan dulu kau harus minum obat !" ucap Inara


" yaudah suapin,aku harus menyelesaikan ini dulu !" ucap Aditya


" emang tidak bisa nanti aja apa ?" ucap Inara sambil menyuapi Aditya


" tidak, ini penting !" ucap Aditya


" emang seberapa penting dengan kesehatan mu itu ?" tanya inara yang membuat Aditya menoleh kearah nya


" kau itu tidak boleh banyak duduk dulu, lukamu itu belum kering !" gerutu inara sambil terus menyuapi Aditya


" iya baiklah !" ucap Aditya menutup leptop nya lalu meletakkan nya di atas meja


" ini obatnya !" ucap Inara sambil memberikan nya kepada Aditya


" ini minum nya " ucap Inara, Aditya mengambil dan meminumnya


" sekarang ayok istirahat,aku mau ke bawah dulu !" ucap Inara beranjak pergi sambil membawa piring kotor


...***...


( sorenya )


inara sedang duduk sofa sambil mengotak-atik leptop nya, sementara Aditya sibuk dengan ponselnya.


" yank !" panggil Aditya yang mulai jenuh dengan ponselnya


" hmmmm " sahut inara yang masih fokus dengan leptop nya


" kamu lagi ngapain sih ?" tanya Aditya sambil bergeser ke samping inara


" bentar dulu !" ucap Inara dengan tangan sibuk mengotak-atik keyboard laptopnya


" coba lihat !" ucap Aditya sambil menarik leptop nya


" ih,bentar dulu !" ucap Inara saat Aditya mengambil leptop nya


" kamu lagi nyari informasi tentang Dimas Admajaya ?" tanya Aditya sambil melihat leptop nya


" iya " ucap Inara


" mau ngapain ?" tanya Aditya


" mau ngasih pelajaran lah, emang apa lagi !" ucap Inara


" kamu jangan gegabah, dia itu sangat licik !" ucap Aditya


" makanya aku lagi nyari informasi tentang dia,udah sini leptop nya !" ucap Inara sambil mengambil leptop nya


" perlu bantuan tidak ?" tanya Aditya


" tidak !" ucap Inara sambil kembali fokus pada leptop nya

__ADS_1


" kalau butuh sesuatu bilang sama aku, jangan bertindak sendiri !" ucap Aditya


" iya " ucap Inara


" yank !" panggil Aditya sambil menyandarkan kepalanya di bahu inara


" hmmmm " sahut inara


" yank !" panggil Aditya lagi sambil memeluk pinggang Inara


" apa ?" tanya inara menghentikan kegiatan nya, lalu menoleh ke arah Aditya


" kangen " ucap Aditya sambil menatap inara


" jangan macam-macam deh !" ucap Inara sambil kembali fokus pada leptop nya


" yank !" rengek Aditya


" ... " tapi inara tidak menghiraukan nya


" ... " merasa tidak di hiraukan, Aditya beranjak dari sofa lalu naik ke atas kasur


" dasar tidak peka !" gerutu Aditya sambil menarik selimut dan tidur membelakangi inara


" 🙂 " inara hanya tersenyum melihat tingkah Aditya yang sedang merajuk


...***...


( malam nya )


" ayok makan !" ucap Inara sambil meletakkan makanan nya di atas kasur


" aku tidak laper !" ucap Aditya sambil bermain ponsel nya


" hah !" inara menghela nafas nya, lalu mengambil ponsel Aditya dan memasukkan nya kedalam saku bajunya


" makan dulu !" ucap Inara sambil menyuapi Aditya


" aku bisa sendiri !" ucap Aditya sambil mengambil piring nya


" yaudah, obatnya jangan lupa di minum !" ucap Inara sambil beranjak ke kamar mandi


" dasar menyebalkan !" gerutu Aditya sambil menyendok nasinya dengan kasar


...***...


( 10 menit kemudian )


inara keluar dari kamar mandi, lalu mengambil kotak P3K dan berjalan kearah kasur.


" ayok ganti perbannya dulu !" ucap Inara duduk di atas kasur sambil membuka kotak P3K


" buka bajunya !" ucap Inara pada Aditya yang sedang berbaring di kasur


" hah !" Aditya menghela nafasnya, lalu menyikapi bajunya ke atas dada.


inara membuka perbannya, lalu memberi obat di lukanya, setelah itu membalut kembali lukanya dengan perban yang baru.


" sudah !" ucap Inara sambil menutup kotak P3K lalu menyimpannya di atas meja.


Aditya menarik kembali bajunya, lalu menarik selimut dan tidur membelakangi inara.


" kamu ngambek ?" tanya Inara


" pikir aja sendiri !" ucap Aditya ketus


inara yang gemas langsung menarik Aditya untuk menghadap ke arah nya,lalu membungkam Aditya dengan sebuah ciuman yang membuat Aditya terkejut sampai melototi matanya.


" berhenti merajuk !" ucap Inara setelah melepaskan ciumannya,lalu hendak beranjak pergi tapi Aditya malah menarik tengkuknya dan mendaratkan sebuah ciuman di bibirnya.


" jangan mancing !" ucap Aditya setelah melepaskan ciumannya


" siapa juga yang mancing, udah sana lagi aku mau tidur !" ucap Inara sambil naik ke atas kasur dan menarik selimutnya

__ADS_1


" Aditya !" teriak Inara, karena tiba-tiba Aditya menariknya hingga jatuh dipeluknya lalu kembali membungkam bibirnya dengan sebuah ciuman.


...****...


__ADS_2