Secret Files

Secret Files
22. kenapa?


__ADS_3

Aditya menelusuri jalan untuk mencari inara sambil menunggu kabar dari anak buahnya.


" drrrtt.." panggilan masuk


" bagaimana ?" tanya Aditya


" lokasi terakhirnya menuju hutan bos, setelah itu kami tidak bisa lagi melacaknya !" ucap anak buahnya


" kirim lokasinya !" ucap Aditya


" baik bos! "


Aditya segera menuju ke lokasi tersebut.


...****...


sedangkan di sebuah ruangan,inara mulai tersadar dari pingsannya,ia melihat dirinya sedang di ikat di sebuah kursi .


" aku ada dimana ini ?" ucap inara sambil memperhatikan ruangan tersebut yang terlihat seperti gudang.


" tak tak tak !" terdengar suara ketukan sepatu di lantai yang mulai mendekat


" klek !" suara pintu terbuka


" kau sudah bangun rupanya ?" ucap Luffy sambil masuk kedalam


" siapa kau ?" tanya Inara


" .. " Luffy tidak menjawab, ia berjalan mendekati inara


" apa mau mu? lepaskan aku! " ucap Inara sambil mencoba melepaskan dirinya


" serahkan filenya !" ucap Luffy


" file apa yang kau maksud, aku tidak memilikinya !"


" cepat katakan dimana kau sembunyikan file itu !" ucap Luffy tegas


" sudah aku buang saat di toilet !" ucap Inara


" kau mau bermain-main dengan ku hah ! " ucap Luffy kesal sambil menarik rambut inara dengan keras


" argh !" teriak Inara


" cepat katakan dimana file itu ?" teriak Luffy kesal


" ... " tapi inara hanya diam saja


" jadi kau tidak mau bicara? baiklah kalau begitu, mungkin dengan ini kau mau bicara !" ucap Luffy sambil melepaskan rambut inara lalu mengambil sebuah pistol dari saku jaketnya, kemudian menodongkan pistol tersebut di kepala inara


" katakan dimana file itu! kalau tidak pistol ini akan menebus kepala mu ! " ucap Luffy sambil menekan pistol tersebut di kepala inara


" tembak saja kalau begitu !" ucap Inara menantang


" kau ! " ucap Luffy menahan rasa kesalnya


" bos menelpon !" ucap seorang preman sambil menyerahkan sebuah ponsel kepada Luffy


" sial !" ucap Luffy sambil menarik senjata nya dari inara, lalu mengambil ponsel tersebut


" Ya halo ! " ucap Luffy sambil berjalan keluar, preman tersebut juga keluar.


" aku harus bisa keluar dari tempat ini !" ucap Inara sambil melihat ke sekeliling, mencari benda yang bisa membuka ikatan nya.hingga ia melihat sebuah keping kaca yang tidak jauh dari kursinya, inara mencoba menggeser kursi nya mendekati keping kaca tersebut.setalah sampai, Inara menjatuhkan kursinya supaya bisa mengambil kaca tersebut.


" bruk !" inara jatuh ke lantai, lalu mencoba mengambil kaca tersebut dengan tangannya.

__ADS_1


" dapat !" ucap Inara sambil menggesek-gesekkan kaca tersebut pada tali ikatan nya.


( 15 menit kemudian )


inara berhasil melepaskan ikatannya, setelah itu segera bangun dan berjalan ke arah jendela


" aku harus keluar dari sini !" ucap Inara sambil membuka jendela tersebut, setelah itu inara mengambil kursi Lalu naik ke jendela tersebut.


" bruk !" inara loncat dari jendela tersebut, inara berjalan mengendap-endap sambil melihat ke kiri dan kanan, merasa aman ia langsung lari dari tempat tersebut.


" hei jangan kabur !" teriak seorang preman dari arah jendela.mendengar itu, Inara segera melepaskan sepatu high heels nya lalu berlari dengan kencang menuju ke arah jalan raya


" hei berhenti !" ucap mereka sambil berlari mengejar inara.


" sial ! " ucap sambil menoleh kebelakang melihat para preman sedang mengejarnya, inara berlari ke jalan raya tanpa melihat ke kiri dan kanan,sehingga ia hampir di tabrak oleh mobil.beruntung pemilik mobil tersebut cepat menginjak rem hingga mobilnya berhenti tepat didepan inara.


" masuk !" ucap orang tersebut sambil membuka pintu mobilnya.inara yang panik melihat para preman tersebut semakin dekat, segera masuk kedalam mobil tersebut tanpa menoleh ke arah pemiliknya.


" jalan !" ucap Inara sambil menutup pintu mobil


" hah !" inara bernapas lega melihat mereka tidak lagi mengejarnya.


" maka...!" ucap Inara sambil menoleh ke samping dan terkejut melihat orang tersebut adalah


" mas !" ucap Inara


" Dor !" para preman mengikuti dan menembak mobil inara


" pakai sabuk pengaman nya! " ucap Aditya sambil menambah kecepatan mobilnya.inara segera memakai sabuk pengaman nya


" Dor dor dor !" mereka kembali menembaki mobil inara


" merunduk !" ucap Aditya


" mana senjata mu ?" tanya inara


inara segera menarik laci dan mengambil senjata tersebut, kemudian membuka jendela mobil


" kau mau apa? " tanya Aditya melihat inara mencondongkan tubuhnya keluar jendela mobil


" Dor dor dor !" inara menembaki ban mobil mereka,sehingga mobil mereka kehilangan kendali dan terguling,setelah itu inara kembali masuk ke dalam mobil.


" kenapa ?" tanya inara pada Aditya yang terlihat seperti orang terkejut


" kau bisa menggunakan senjata? " tanya Aditya masih tidak percaya


" tentu saja, aku bahkan bisa menembak matamu itu jika tidak melihat ke arah jalan !" ucap Inara yang langsung membuat Aditya kembali fokus menyetir.


...****...


( 30 menit kemudian )


mereka sampai di rumah dengan hari sudah malam. sampai di kamar, inara langsung ke kamar mandi.sedangkan Aditya duduk di atas kasur sambil menelpon.


" ambil belanjaannya di mall uangnya nanti aku kirim,sekalian beli makanannya!" ucap Aditya setelah itu mematikan ponselnya dan melempar ke kasur.


" klek !" inara keluar dari kamar mandi sudah berganti pakaian, ia berjalan hendak keluar kamar tapi Aditya malah menarik tangannya hingga ia jatuh di pangkuan Aditya.


" mau kemana ?" tanya Aditya sambil memeluk erat pinggang inara


" cari makan laper,lepas !" ucap Inara


" makanannya belum datang !" ucap Aditya


" yaudah lepas aku mau tidur aja !" ucap Inara sambil menarik tangan Aditya dari pinggangnya

__ADS_1


" cium dulu, baru aku lepas !" ucap Aditya sambil tersenyum


" baiklah,tapi tutup dulu matanya !" ucap Inara sambil tersenyum usil . melihat itu Aditya sedikit curiga tapi ia tetap menurutinya.


" baiklah " Aditya sambil menutup mata.inara mendekatkan wajahnya dengan Aditya sambil tersenyum jahil


" arrghh..!" teriak Aditya kerena Inara malah menggigit hidungnya.


" hahaha! " inara tertawa karena berhasil mengerjai Aditya


" inara...!" teriak Aditya kesal.


melihat Aditya siap mengeluarkan tanduknya, inara langsung ambil langkah seribu berlari ke luar kamar.


" awas kau! " ucap Aditya sambil berjalan ke kamar mandi.


inara berjalan ke dapur, membuka pintu kulkas mengambil air dingin lalu meminumnya.


" Ting tong !" suara bel pintu


inara segera berjalan ke arah pintu, lalu membukanya.


" selamat malam Bu !" ucap Tian sambil tersenyum


" Tian! " ucap Inara melihat yang di depan pintu adalah Tian, di tangannya penuh dengan belanjaan.


" ayo masuk! " ucap Inara sambil berjalan ke dalam


" iya " ucap Tian sambil masuk


" ini saya taruh di mana ?" tanya Tian


" di atas meja saja !" ucap Inara


" baiklah !" ucap Tian sambil menaruhnya di atas meja


" mana makanannya ?" tanya Aditya yang baru saja turun


" ini pak !" ucap Tian sambil mengambil makanan nya lalu menyerahkan nya kepada Aditya.


" yaudah kamu boleh pergi! "ucap Aditya mengambil makanan tersebut lalu menyerahkan nya kepada inara.


" kamu udah makan belum ?" tanya Inara kepada Tian


" belum !" ucap Tian


" kalau begitu makan dulu, setelah itu baru pulang !" ucap Inara sambil menata makanan nya di atas meja


" tidak usah buk saya makan di jalan saja nanti !" tolak Tian karena mendapatkan tatapan tajam dari Aditya


" mas! berhenti melototi nya, ayo sini duduk! " ucap Inara sambil melihat ke arah Aditya


" iya buk !" ucap Tian berjalan ke arah meja makan, menarik kursi lalu duduk.aditya duduk di kursi nya dengan kesal.


" ini !" ucap Inara sambil meletakkan makanan nya.


" ... " Aditya tanpa berkata apa-apa langsung memakannya.


mereka pun makan malam bersama.


...***...


" aku udah selesai !" ucap Aditya bangkit dari tempat duduknya lalu pergi ke kamar


" saya juga pulang dulu buk !" ucap Tian sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar

__ADS_1


" iya " ucap Inara sambil membereskan piring kotor, lalu membawanya ke dapur untuk di cuci.selesai membereskan piring, inara mengambil paper bag di atas meja lalu membawanya ke kamar.


...****...


__ADS_2