
setelah 3 jam an di dalam pesawat, akhirnya Talita Dan Dennis sampai juga di Bangkok.
mereka menginap di Baiyoke Sky Hotel yang memiliki 88 lantai dengan pemandangan Bangkok yang indah, menjadikannya hotel yang tertinggi di Thailand. Hotel ini menawarkan dek berputar di atas atap, dek observasi, dan 7 pilihan tempat bersantap. WiFi dapat diakses gratis di seluruh area hotel.
Baiyoke Sky Hotel terletak di kawasan pusat kota Pathumwan. Hotel berjarak 5 menit jalan kaki dari stasiun Kereta Ratchaprarop Airport Rail Link yang terhubung dengan Bandara Suvarnabhumi dalam 25 menit perjalanan kereta.
Hotel Baiyoke Sky menawarkan kamar-kamar mewah dengan pemandangan cakrawala kota dan kamar mandi marmer pribadi. Setiap kamar menyediakan TV layar datar dengan saluran internasional, minibar, dan fasilitas membuat teh/kopi. Kamar mandi dalamnya dilengkapi dengan sandal, amenitas kamar mandi gratis, bathtub, dan shower.
Health and Fitness Club menyediakan perawatan spa dan memiliki tempat fitness. Di sebelahnya, terdapat sebuah salon kecantikan. Fasilitas rekreasinya meliputi lapangan golf terbuka dan kolam renang outdoor. Fasilitas lain seperti toko dan meja layanan wisata juga tersedia di hotel ini.
Sky Coffee Shop yang buka 24 jam menyajikan masakan Thailand dan Internasional. Bangkok Sky Restaurant menawarkan hidangan prasmanan setiap hari dengan berbagai pilihan hidangan seafood dan masakan internasional. Hiburan live dan minuman dapat Anda nikmati di Roof Top Bar and Music. Selain 7 restoran, Anda dapat mengunjungi sudut Fruit Buffet untuk mencicipi berbagai macam buah tropis segar seperti durian dan manggis.
wah... benar benar asyik ya...
setelah masuk ke kamar mereka segera meletakan barang barang Dan berencana menuju wat arun.
wat arun disebut juga sebagai kuil fajar atau candi fajar. Candi ini merupakan Candi Buddha yang terletak di distrik Bangkok Yai, kota Bangkok, di tepi barat sungai Chao Phraya. Nama panjang Wat Arun adalah Wat Arunratchawararam Ratchaworamavihara.
Dari sungai Chao Phraya, Wat Arun terlihat megah dan terlihat indah.
__ADS_1
mereka berdua berkeliling berfoto foto ria dengan berbagai pose. tanpa terasa hari telah senja, keindahan Wat Arun tak tertandingi saat senja.
talita Dan Dennis sangat takjub dengan pemandangannya.
Banyak momen yang mereka diabadikan.
Menikmati sebuah bangunan dengan tinggi sekitar 70 meter ini memberikan rasa senang, karena memang Wat Arun terkenal dengan sebutan "Temple of Dawn", kuil atau candi yang indah saat terbenam matahari.
Detail ornamen Wat Arun mengingatkan pada sebuah guci yang terbuat dari porselen dan keramik dari Tiongkok. Dinding candi ini berwarna-warni layaknya keramik dari Tiongkok.
Berkeliling Wat Arun haruslah ektra hati-hati karena tangganya memiliki sudut yang sangat sempit dan memiliki tangga yang sempit dan cukup menukik. Namun, apabila telah sampai pada puncaknya, pemandangan yang sangat indah akan terlihat dengan jelas. Sebuah lukisan alami yang bisa dilihat dengan mata telanjang sebuah pemandangan aktivitas sungai Chao Phraya dan kota Bangkok.
lp lol pop pop
akhirnya mereka mampir ke Mahboonkrong atau disingkat MBK adalah mall yang paling populer diantara wisatawan maupun penduduk lokal. Delapan lantai berisi sekitar 2.000 toko yang menjual segala sesuatu mulai dari pakaian, aksesoris , tas, money changer, toko emas, jam tangan murah, kosmetik, furnitur, telepon seluler, kamera, alat tulis dan DVD, salon, 150 restoran, bioskop mewah, fasilitas karaoke modern, komputer arcade game , dan banyak lainnya lagi.
MBK adalah salah satu pusat perbelanjaan tertua dan terbesar di Asia, diperkirakan dalam satu hari dikunjungi oleh sekitar 115.000 orang, dimana setengah dari mereka adalah para ABG Thailand karena terletak dekat sebuah universitas, termasuk 35.000 wisatawan dari seluruh dunia, oleh karena itu rata-rata penjaga toko cukup bisa berbahasa Inggris.
jadi tidak sulit bagi Talita Dan Dennis berkomunikasi.
salah satu hal yang paling menyenangkan di MBK adalah foodcourtnya! Ada dua dengan konsep yang berbeda, yaitu : Fifth Food Avenue, di lantai 5 dengan pasar upscale market, berarti harga cenderung mahal, dan MBK Food Centre di lantai 6 dengan harga yang jauh lebih murah dan variasi makanan lebih banyak.
__ADS_1
Di Fifth Food Avenue, desain food courtnya dibuat lebih lengang, karena ingin memberikan kesan luas. Pilihan menu yang ditawarkan disini beragam, mulai dari masakan khas Timur Tengah, sajian Vietnam, masakan China, Jepang, India dan masakan Italia.
Tidak hanya itu, disini juga terdapat kios makanan khusus vegetarian, misalnya Tamarin Cafe. Banyak kios makanan disini memiliki desain dapur yang terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat Para Koki mengolah makanan.
Bagi pengunjung yang datang kesini untuk bersantai dan tidak sekedar makan, restoran ini menyediakan kursi sofa yang sangat nyaman. Sebelum makan, anda akan diberikan kartu barcode di pintu masuk. Beli makanan dan minuman dengan kartu itu dan nanti tinggal membayar setelah selesai.
"ah... sangat menyenangkan ya den di sini, baru hari pertama rasanya aku sudah kerasan tidak kepingin pulang", ucap talita
"kau belum kerasa Saja sayang nanti kalau kau sudah kesulitan makan dengan menu yang tidak biasa Kita konsumsi, kau akan rindu dengan makanan tanah air kita." ujar Dennis
"ya, benar yang kau katakan den, pasti entah di Hari keberapa aku akan mulai kesulitan menelan makanan makanan yang tidak biasaku makan. ucap Talita sambil menaikan ujung bibir kirinya
karena ia selalu punya masalah dengan makanan di setiap perjalanan panjangnya.
__ADS_1