Semua Hanya Karena Iri

Semua Hanya Karena Iri
talita dan dennis


__ADS_3

"iya Pak, saya ingin cuti..."


"belum tahu pak, sementara ini saya hanya ingin cuti Pak" Talita menjawab dengan terukir senyuman manisnya di wajahnya.



talita sebenarnya bersama Dennis berencana berlibur ke Bangkok ibukota thailand, hanya Saja Talita masih menunggu kepastian dari Dennis karena Dennis juga harus meminta izin cuti pada ayahnya. mungkin akan lebih mudah bagi Dennis karena itu perusahaan milik ayahnya.



ya ayah Dennis seorang pengusaha Batu bara, Dennis membantu ayah nya di kantor, jabatan Dennis di Sana adalah sebagai jenderal manager operational.


sedangkan kakaknya danuarta lebih memilih menjalani usaha sendiri di kota pontianak.


danuarta masih single, tubuhnya kurus tinggi putih, matanya besar bulat Dan tajam.



berbeda dengan Dennis yang putih tinggi Dan kekar, rambutnya cepak, matanya sedikit cipit Dan lancip.


ya sebenarnya dari segi fisik Dennis memang memiliki kriteria yang Talita Suka.



haslan Dan mike saling memandang lalu serempak memandang Talita.



talita binggung melihat mereka berdua.



"Pak haslan, Pak mike..." apakah Ada yang salah dengan berkas berkas itu?"



"hmm... tidak Ada litta". jawab Pak haslan



"sebenarnya begini Talita... karena proyek ini bermasalah saya berencana mengirim kamu Dan mike ke Malaysia untuk memeriksa lebih lanjut, ya tapi berhubung kamu ingin cuti, tentu saja planning itu tidak jadi Kita jalankan". ucap haslan sambil tertawa kecil



"oh... maaf Pak." ucap Talita merasa tidak enak hati dengan bosnya haslan



"ya tidak apa Talita, kamu juga butuh privasi, nanti akan saya atur pengajuan cuti mu ya."



setelah berdiskusi panjang Dan lebar akhirnya di putuskan mike Dan Pak haslan langsung yang akan berangkat menuju Malaysia Dan menyelesaikan semua permasalahan proyek.



talita pun lega ia bisa liburan dengan tenang setelah ini.



sore Hari sebelum pulang kantor haslan memanggil Talita keruangannya.



"tok.. tok... tok...


suara Talita mengetuk pintu bosnya



"masuk.."



"bapak memanggil saya?"



"iya litta, ini form cuti mu sudah saya approve".


saya panggil langsung karena si Susi sudah pulang duluan tadi dia izin Ada kepentingan keluarga."



Susi adalah Hrd di tempat Talita berkerja.



"terimakasih Pak " sambil mengambil berkas cuti yang di berikan oleh Pak haslan



"oh ya litta... saya telah mentransfer sejumlah bonus ke rekeningmu, terimakasih atas kerja kerasmu selama ini Talita si cantik pujaan hati mike." goda Pak haslan sambil tertawa



talita tersenyum kecut karena merasa tidak nyaman di goda oleh Pak haslan tentang mike.



"terimakasih Pak..."



talita keluar dari ruangan Pak haslan, tentu Saja Talita senang karena mendapat bonus dari hasil kerja kerasnya.


ini sudah bonus yang ke empat yang di terimanya.

__ADS_1



brrrzzzztttt...


brrrzzzztttt...


suara getaran ponsel talita



"Jika ada yang bilang kulupa kau


Jangan kau dengar...


Jika ada yang bilang 'ku tak setia


Jangan kau dengar...


Banyak cinta yang datang mendekat


'Ku menolak...


Semua itu karena kucinta kau"



ya lagu BCL karena kucinta kau, nada dering yang baru Talita gunakan, rupanya Dennis yang menelepon.



"hallo... iya dennis... apa kau sudah di depan?"



"iya sayang..."



"oke, wait a minute ya..."



talita membereskan semua barang barangnya Dan pamit pulang pada zenna yang masih di ruangan.



"zen, kakak duluan ya... bang Dennis sudah jemput di depan". ucap talita sambil tersenyum pada zenna



"iya kak, zenna juga sudah mau pulang..."


sembari tersenyum membalas senyuman Talita yang sangat ramah, dan baik hati.


bahkan zenna yang seorang wanitapun sangat menyukai Talita




"tidak usah kak, nanti hendri yang jemput zenna Mau sekalian pergi dulu sama hendri".



"oh, baik la kalau begitu, kakak duluan ya...


kamu hati hati di jalan ya zen, bye..."



"den... sudah dapat nih cutiku. 3hari kedepan aku mulai cuti seminggu nih, kau sudah izin sama ayah mu belum?"



"iyah... sudah... sudah sayang... papa sudah kasih izin, jadi may kemana Kita?"



"Bangkok Saja kali ya Dennis?"


atau mau ke Korea?" tandas Talita


atau...



"banyak banget yang atau nya" sudah Kita ke Bangkok Saja, kalau banyak atau nya nanti malah gak jadi lagi Kita holiday". tandas Dennis.



Dennis memang pria yang tegas 😁



"yayaya... Bangkok Saja, lagian cuaca di Sana sama dengan Kita Indonesia jadi gak takut salah kostum". imbuh litta.



"oh ya, nanti malam Kita ngemall ya, litta mau belanja kebutuhan buat berangkat nanti".



"sunblock litta sudah habis nih." kan di Bangkok panas jadi harus sedia sunblock, nanti litta jadi hitam kalau lupa pakai sunblock". imbuh talita terdengar manja



"yayaya... ucap Dennis sambil menarik hidung litta

__ADS_1



"hehehe...



malam ini Dennis menemani Talita berbelanja,


banyak Hal konyol yang mereka lakukan berdua, tampaknya kemesraan telah kembali pada hubungan mereka.




menjelang Hari terakhir Talita bekerja, pada sore Hari mendekati jam pulang kerja banyak sekali pesan Talita pada zenna.



"zen, tolong terus kontrol proyek A - B yang berada di kalimatan barat ya, kalau kau menemukan sesuatu yang tidak normal, tidak sesuai proyek Kita cepat lapor pada Pak mike ya"



"kalau proyek proyek kecil lainnya semua sudah ku pantau berjalan normal, hanya saja tetap butuh di pantau ya..."



"sementara ini Pak mike Dan Pak haslan masih di malaysia, jika tidak berhalangan dua Hari lagi mereka berdua akan pulang, jadi kau tidak perlu terlalu cemas ya zen".



"besok aku sudah akan berangkat, semua kupercayakan padamu ya".



"oh ya ini zen"


Talita menyodorkan sebuah amplop coklat pada zenna.



"apa ini kak?"



"ini janjiku padamu zen, penghasilan ku bulan ini, akan kuberikan pada mu untuk mengurangi hutang ibumu zen".



"terimakasih kak, zenna pinjam dulu ya kak"



"iya zen, jangan terlalu khawatir ya, semoga semuanya cepat selesai ya zen." sambil menepuk nepuk punggung zenna



"iya kak...


"Amin... semoga ya kak"



sore Hari Talita Dan zenna bersiap siap untuk pulang



"zen, baik baik ya selama kakak tinggal satu minggu ini. "



"siap kak"



"kakak besok berangkatnya jam berapa kak?



" besok jam 05.00 Kita berangkatnya zen, kalau tidak berhalangan sekitar 3,5jam Kita sudah sampai Bangkok"



"wah... kalau begitu selamat berlibur ya kak"



Tett... tettt...


Dennis datang menjemputnya Talita










__ADS_1



__ADS_2