
aku Talita Dan Dennis kekasihku telah menjalin hubungan selama tiga tahun.
Dennis lelaki mapan yang perhatian namun cuek Dan tidak romantis.
sedangkan aku selalu berharap Dennis itu romantis layak nya lelaki di dalam novel novel percintaan. namun sayangnya itu semua hanya lah khayalanku yang tidak mungkin terjadi.
pagi ini seperti biasanya aku di jemput oleh Dennis untuk ke kantor, sedari tadi aku berusaha memancing Dennis untuk mengingat Hari lahir ku.
ya Hari ini aku berulang tahun yang ke 22.
"Dennis... apakah kau tahu Hari ini Hari apa? Dennis hanya menjawab "ya Hari ini kamis kan?
aku masih Saja terus memaksa..
"ya Hari ini Hari kami's, coba kamu ingat ingat, apakah Hari ini Ada hari special atau Hari yang perlu kau ingat?"
Dennis : "entah la, aku tidak melihat tanggalan...
memangnya Ada apa?
huh... dasar laki laki bodoh yang tidak romantis! gumam ku dalam hati.
aku tidak lagi ingin menjawab pertanyaan dari Dennis.
sepanjang perjalanan aku hanya cemberut karena kecewa dengan Dennis
Dennis sembari menyetir dia melirik lirik ke arah Talita, sebenarnya dia tahu bahwa Hari ini adalah ulang tahun Talita.
tapi entah kenapa dia tidak ingin mengucapkannya pada Talita, bukan berarti dia memiliki surprise untuk Talita juga.
dennis hanya benar benar bukan lelaki yang Suka gombal atau pun romantis.
baginya ulang tahun hanyalah Hal biasa tiada yang special, begitu juga dengan Hari valentine, Hari jadi Dan lain lainnya.
akhirnya sampai di kantor Talita, sebelum Talita Turun Dennis hanya bilang : "sayang, nanti sore aku tidak jemput ya, kantor Papa lagi banyak kerjaan, tapi nanti malam aku akan ke rumah mu ya, sembari mencium kening Talita.
ya Talita sedikit kecewa terhadap kekasihnya itu.
dengan tergontai gontai lesu ia masuk ke kantor nya.
ketika membuka pintu ruangannya.
Tara... surprise....
ucap zenna, mike, Dan beberapa rekan kerjanya
tentu Saja Talita kaget Dan merasa sangat bahagia karena selain keluarga nya masih Ada teman teman kantornya yang ingat dengan ulang tahun nya.
mike menyalami Talita Dan mengucapkan selamat pada Talita. begitu juga dengan zenna Dan rekan rekan lainnya.
tiba tiba Saja telepon di ruangan kerja berdering Dan zenna yang mengangkatnya
"hallo, dengan saya zenna assisten manager control Ada yang bisa di Bantu? "
"hallo, zenna... apakah Talita Ada?"
"iya Ada pak, sebentar ya saya panggilkan."
"siapa?" ucap Talita berbisik pada zenna
"boss kak" ucap zenna
"iya hallo pak, dengan saya talita."
__ADS_1
"litta, nanti malam kamu berangkat ke kalimantan barat ya, tinjau lokasi proyek di lahan A Serta di lahan B Ada sedikit masalah, mike akan membantu mu. semua tiket dan penginapan sudah saya booking, kamu Dan mike tinggal berangkat Saja nanti penerbangan pukul 22.00. jadi keesokan harinya kalian sudah bisa tinjau lokasi"
"baik pak, jawab Talita.
sedih dalam batin Talita, di Hari ulang tahunnya di haruskan berangkat untuk bekerja.
kesedihan itu sedikit terpancar di raut wajahnya.
mike yang peka sadar akan Hal itu,
"kenapa litta?" adakah sesuatu yang Salah?"
"ah.. tidak pak mike, pak Bo's meminta kita berangkat ke kalimantan barat nanti malam penerbangan pukul 22.00 jadi begitu kita terbang besok pagi kita sudah bisa bekerja lagi di Sana".
mike tidak terkejut dengan jadwal penerbangan yang mendadak itu karena dia sudah mengetahuinya terlebih dahulu dari boss nya yang juga sahabat karibnya.
talita begitu begitu sibuk mempersiapkan dokumen dokumen yang harus ia bawa, Serta berkas berkas lainnya.
jam di dinding telah menunjukan pukul 19.00 kantor telah kosong, hanya sisa ia orang diri.
zenna telah pulang pukul 18.00 tadi.
tiba handphone Talita berdering
Dan itu adalah mike yang menelepon
"ya pak mike, Ada apa?
"litta, kulihat dari luar lampu kantor masi menyala apakah kau masih di kantor?".
mike yang kebetulan lewat di depan kantor
"ah iya pak saya masih di kantor."
"apakah masih begitu banyak perkerjaanmu yang belum selesai litta?"
dua jam lagi Kita harus bergegas berangkat
"iya pak, saya tidak lupa". jawab Talita
mike menawarkan diri untuk mengantar pulang Talita Dan Talita awalnya menolak namun akhirnya meng oke kan ajakan mike, karena mike terus memaksa
ketika sampai di rumah talita, Dennis sudah berada di Sana.
Dennis sedikit panas hati melihat Talita pulang bersama mike.
yang Talita Tau Dennis tidak perduli padanya, jadi Talita juga tidak ingin menjelaskan apapun pada Dennis. entah Karena kecewa kepada Dennis yang lupa pada Hari ulang tahun nya atau karena Talita memang benar benar merasa kecewa pada Dennis dengan alasan lainnya.
talita Mandi Dan bersiap-siap untuk berangkat menuju kalimantan barat.
mike masih dengan setia menunggu Talita bersiap siap di rumah talita.
Dan tentu Saja mike masih berharap akan Ada kesempatan baginya untuk mendapatkan Hati Talita.
talita telah bersiap siap, Dan pamit pada kedua orang tua nya.
Dan menyuruh Dennis pulang.
__ADS_1
tentu Saja Dennis menjadi marah, karena sikap Talita.
yang di Mana sebenarnya Talita merasa sedih karena Dennis sudah lama menjalin hubungan dengannya namun Tak pernah memahami Talita.
perasaan Talita bercampur campur.
sepanjang perjalanan menuju bandara Talita hanya diam, memandangi jalan Raya yang mereka lewati.
mike melirik lirik ke arah Talita Dan mengetahuinya bahwa telah terjadi sesuatu diantara Talita Dan Dennis.
batin mike masih Saja berharap Talita membuka hati untuk dirinya.
sesampai di bandara mereka menunggu pesawat karena memang mereka sampai lebih Awal dari jadwal.
Tak lama kemudian mike Dan Talita memasuki pesawat Dan lepas landas, karena lelah Talita pun tertidur.
saat Talita tertidur mike terus memandangi Talita yang berparas cantik rupawan, tiba tiba Saja kepala Talita terjatuh di pundak mike.
tentu Saja mike sangat senang walaupun itu hanya Hal kecil.
karena mike benar benar sangat menyukai Talita, selalu ingin berada di dekat talita, membahagiakan Talita.
tapi apa daya mike, Talita telah menegaskan ia hanya menganggapnya rekan kerja.
pukul 01.00 dini Hari mike Dan Talita sampai di kalimantan barat, Talita masih tertidur di pundak mike rupanya.
mike yang sedari tadi terjaga membangunkan Talita.
sontak Saja Talita kaget dengan apa yang telah ia perbuat, merasa tidak enak hati dengan mike karena tertidur di pundak nya.
"maaf pak...saya..."
"tidak apa apa litta". mike tersenyum
tentu Saja jantung Talita berdebar debar, sebenarnya pak mike itu cukup tampan, mapan,
romantis dan dewasa seperti tipe pria khayalan Talita selama ini.
sesampai ya mereka di hotel yang telah di reservasi oleh Bo's nya.
ternyata Ada sebuah kesalahan, entah bagaimana kesalahan itu terjadi
apa Bo's yang salah atau pihak hotel yang salah, yang kami dapati adalah double bed room yang sudah di booking oleh Bo's.
ketika mendengar Hal tersebut mike meminta kamar single Saja dua, satu untuk ku Dan satu untuk dirinya , namun sayang hanya Ada satu kamar yang tersisa yaitu kamar yang sudah di booking oleh bosku.
awalnya mike mengajak ku untuk mencari hotel lain Saja, tapi karena sudah begitu lelah Dan tenyata jarak hotel lainnya begitu jauh, maka kami putus kan untuk bermalam semalam Saja, esoknya akan mencari hotel lainnya.
kami di antar oleh bell boy ke kamar.
karena begitu lelah kami hanya meletakan barang barang kami di lantai Dan tertidur di atas ranjang kami masing masing.
aku sedikit cemas karena harus sekamar dengan mike, sungguh aku takut mike melakukan Hal Hal yang tidak baik padaku, karena kejadian tempo dulu saat ia memegang tangan ku di mobil.
tapi aku berusaha membuang pikiran burukku. aku yakin mike pria yang berwibawa ia Tak seharusnya akan melakukan Hal Hal yang juga tentunya akan mencemarkan nama baiknya sendiri.
di satu sisi lainnya mike membantin, apakah sahabat karibnya yang telah dengan sengaja membooking hotel double bed tersebut agar terlihat kesalahan hotel?
karena sahabatnya yaitu Bo's talita tahu bahwa mike mencintai Talita sedari Awal Talita bekerja di perusahaannya.
__ADS_1