
Kepala RS dengan paksa menekan rasa kejut di hati dan menelan ludah.
"Tuan..." Tapi begitu berbicara, dia langsung disela oleh Williamson.
"Cepat periksa pasiennya, kalau tidak ada kesalahan seharusnya sudah baik-baik saja, oh ya jangan sentuh jarum emasnya."
Setelah Williamson selesai berbicara, dia menopang tubuhnya sendiri yang lelah dan berjalan keluar dari rumah sakit sambil terhuyung-huyung.
Rasa sakit kepalanya serasa hampir pecah, dia bahkan dengan jelas bisa merasakan keberadaan jiwanya sendiri, dan jiwanya ini tampak kabur seperti akan musnah kapan saja.
Dia perlu menemukan tempat yang sepi untuk bertanya pada Dewa Kruk Besi tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Setelah masuk ke dalam mobil, Williamson membuka Instagramnya, dan memberitahu Dewa Kruk Besi tentang situasinya saat ini.
Dewa Kruk Besi terkejut.
Dewa Kruk Besi: Dewa hebat, terus terang, jarum emas itu merebut jiwa dari pengisap jiwa di dunia bawah, pengisap jiwa itu biasanya hanya berada di tahap awal dewa, jadi hanya sedikit lebih kuat dari manusia biasa, kenapa bisa melukai jiwa Dewa hebat?
Williamson tertekan untuk sementara waktu, 'Aku memang manusia biasa, oke?'
Dewa kecil yang bingung: Ada yang tidak beres saat menerapkan akupunktur, bagaimana cara mengobati luka jiwa?
Dewa Kruk Besi: Dalam warisanku ada teknik penyembuhan di bab bagian iblis.
Williamson memutar matanya, bukankah ini kegagalannya dalam belajar?
Dewa Kruk Besi: Tapi rumput jiwa terlalu langka, jadi akan percuma jika hanya ada teknik penyembuhan saja, cara terbaik adalah memberi makan jiwa dengan senjata ajaib.
"Kamu punya senjata ajaib ini?"
"Tidak.
"Siapa yang punya?"
"Belum pernah dengar ada yang punya."
Ini tidak ada bedanya dengan tidak memberitahu apa-apa.
Sakit kepala menjadi semakin parah, butiran keringat terus mengalir dan berjatuhan, mulut mengaum dan kesadarannya mulai kabur.
Sialan, apa akan berakhir seperti ini?
Dia tidak menerima akhir seperti ini!
Tepat ketika Williamson hampir putus asa, tiba-tiba cahaya putih yang sangat lemah melayang keluar dari bagasi mobil dan membungkus seluruh tubuh Williamson.
Williamson merasakan aliran udara hangat ke dalam pikirannya, yang merawat luka jiwa seperti seorang ibu yang membelai bayi.
Meskipun rasa sakitnya masih parah, tapi sudah jauh lebih baik, semangat dan jiwanya perlahan pulih.
“Apa yang terjadi?” Williamson tertegun sejenak, kemudian menyadarinya dan tidak bisa menahan kegembiraan di hati.
__ADS_1
"Sudah kubilang jelas bukan barang biasa!"
Melompat keluar dari mobil, Williamson membuka bagasi, mengeluarkan lukisan kuno yang dimenangkannya dari taruhan dengan George, dan memeluk dengan erat.
Dapat menyelamatkan hidup atau tidak itu semuanya bergantung padamu.
Di rumah sakit.
Kepala RS Calvin secara pribadi memeriksa kondisi Giant lagi, dia terkejut begitu menemukan bahwa semua titik pendarahan di kepala Giant telah berhenti dengan sempurna, jadi tidak akan meninggalkan gejala apa pun.
"Luar biasa, sungguh ajaib sekali, catatan dalam buku-buku kuno itu nyata!"
Kepala RS benar-benar terpana.
Di atas ranjang rumah sakit yang dibaring Giant, seorang gadis dengan wajah cantik dan sosok tinggi melayang seperti hantu.
Dua kepalan tangan kecilnya mengepal kuat dan alis yang mengernyit mengungkapkan kemarahan yang mendalam.
"Kenapa bisa begitu, bikin kesal aja! Tak kusangka aku akan gagal dalam misi pertama, jika aku tahu bajingan mana yang melakukannya, aku tidak akan pernah memaafkannya!"
Pada saat yang sama, di dunia bawah.
Raja nereka Chu Jiang (Salah satu dari sepuluh raja neraka dalam mitologi Tiongkok) sedang memejamkan matanya, mendengarkan kedua malaikat penjaga akhirat di depan yang sedang melaporkan hasil pekerjaan mereka baru-baru ini.
"Bulan ini, ada 7192 roh baru, 17 roh kesepian yang tersisa di dunia manusia, 3 roh penasaran, dan yang reinkarnasi ..."
“Mm?” Raja neraka Chu Jiang tiba-tiba membuka mata dan berdiri.
Malaikat penjaga akhirat berkepala sapi yang sedang melaporkan hasil pekerjaannya terkejut, dan kata-kata di mulutnya ikut terhenti.
"Angka 7365 reinkarnasi pada dasarnya sudah menjaga keseimbangan jumlah masuk dan keluarnya roh dari dunia bawah ..."
Malaikat berkepala sapi melaporkan dengan hormat, tetapi Raja Chu Jiang tidak fokus dalam mendengarkan yang selanjutnya lagi.
Pada saat ini, hatinya sedang memikirkan sesuatu
"Jarum emas pengembali roh telah muncul! Apa yang sebenarnya terjadi?"
Williamson sedang baring di dalam mobil sambil memeluk erat lukisan kuno, dan tertidur dengan ekspresi menyakitkan di wajahnya.
Ketika bangun, langit sudah gelap.
Williamson menggosok kepalanya yang terasa hampir pecah, meskipun masih sakit parah, tapi sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.
Setelah duduk perlahan dan menghembuskan nafas panjang, Williamson tahu bahwa hidupnya ini terselamatkan.
Ini sangat menakutkan, dia tidak akan dengan sesuka hati menggunakan jarum emas pengembali roh lagi kedepannya.
Sambil membuka lukisan, Williamson diam-diam melafalkan: Penglihatan Surgawi, aktifkan!
Setelah melihat selama lima atau enam menit penuh, hingga Williamson sudah tidak sanggup lagi, tapi dia masih tidak melihat adanya kelainan pada lukisan tersebut.
__ADS_1
"Aneh sekali, kenapa masih tidak ada? Seingatku waktu memilih lukisan, aku dengan jelas melihat wanita dalam lukisan ini bergerak."
Williamson menggelengkan kepala, tapi bagaimanapun lukisan ini tidak diragukan lagi adalah harta karun, karena dia baru saja diselamatkan oleh lukisan ini.
"Kruk kruk..." Perut Williamson keroncongan setelah tidur di mobil seharian, dia sudah lapar.
Setelah membuka pintu, Williamson keluar dari mobil.
"Brengsek, apaan sih!"
Williamson terkejut, karena begitu keluar dari mobil, sebuah wajah tersenyum tiba-tiba muncul dan sangat dekat dengannya.
"Tuan, aku Kepala Rumah Sakit Rakyat Pertama, namaku Calvin."
Baru saat itulah Williamson dapat melihat dengan jelas bahwa lelaki tua yang tersenyum di depannya ini adalah kepala RS Calvin.
"Halo, kepala RS, apa temanku baik-baik saja?" Williamson buru-buru bertanya, meskipun sangat yakin dengan jarum emas, tapi akan merasa lebih lega jika bertanya secara langsung.
“Sudah tidak masalah, kira-kira beberapa hari lagi sudah boleh pulang.” Calvin ragu-ragu sejenak, lalu bertanya, “Apakah jarum emas yang dipakai Tuan itu Jarum emas pengembali roh yang tercatat dalam buku-buku kuno?"
Williamson tercengang sejenak, lalu menatap Calvin dengan heran.
"Kamu tahu jarum emas pengembali roh?"
"Beneran jarum emas pengembali roh!” Calvin sangat terkejut.
Sebelumnya, dia hanya bisa menebak saat melihat titik akupunktur yang tertancap di tubuh Giant, tapi begitu sudah mendapat konfirmasi dari Williamson, dia merasa bahwa seluruh hidupnya serasa terbalik.
Setelah waktu yang lama, Calvin baru menelan ludah dan berkata dengan hormat, "Tuan, apakah manusia itu benar-benar memiliki jiwa di dalam tubuh?"
"Jiwa? Itu seharusnya ada." Jawab Williamson setelah memikirkannya.
Williamson bahkan sudah merasakan keberadaan jiwanya sendiri, belum lagi ada sekelompok dewa di grup instagramnya.
Dewa saja nyata, keberadaan jiwa dalam tubuh manusia sepertinya bukan logika yang tidak dapat diterima.
Jika orang lain yang mengatakan ini, Calvin pasti akan menegur dan menganggap itu hanya khayalan belaka.
Dia adalah seorang ateis mutlak, yang telah menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam dunia medis, dan sudah terbiasa melihat hidup dan matinya orang, mau itu seorang bangsawan atau pengemis, dan tidak percaya adanya roh.
Tapi hari ini, begitu melihat si botak Giant hidup kembali, keyakinannya langsung terguncang.
"Baiklah Kepala RS, kalau tidak ada masalah aku pamit dulu, perutku sudah sangat lapar."
kepala RS ragu-ragu sejenak, lalu tampaknya telah mengambil keputusan, dan berkata dengan sungguh-sungguh, "Tuan, aku ingin menjadi muridmu, tolong terimalah aku."
Pfftt!
Williamson hampir menyemburkan air liur!
Apa-apaan ini? Menjadi murid?
__ADS_1
Kenapa tambah satu lagi orang yang seperti ini!
Williamson tertekan untuk sementara waktu, apa penampilannya sangat mirip seperti seorang Guru?