Semua Teman Instagramku Adalah Dewa

Semua Teman Instagramku Adalah Dewa
Bab 50 Menyentuh Roh Wanita


__ADS_3

Hm? Apa yang telah terjadi?


Setelah beberapa saat, Williamson tidak merasakan rasa sakit sama sekali.


Tunggu, jangan-jangan salah tusuk?


Dia mengulurkan tangan untuk meremas beberapa kali, ternyata sangat lembut dan nyaman.


Bukannya tubuh seorang tentara itu seharusnya kaku dan kekar?


Williamson membuka mata, apa-apaan ini?!


Malaikat pencabut jiwa!


Williamson terkejut!


Setelah dilihat dengan teliti, ternyata salah satu tangannya sedang ada di pantat malaikat pencabut jiwa.


Dan jarum emas sedang tertancap di pantat malaikat pencabut jiwa tersebut juga.


Williamson merasa jijik untuk sementara waktu.


Karena dia bahkan meremasnya beberapa kali barusan.


Dan merasa semakin jijik saat memikirkannya.


"Dasar bajingan, singkirkan tanganmu!" suara wanita yang marah memasuki pikiran Williamson.


Williamson melihat sekeliling, tidak ada wanita sama sekali, jadi dari mana suara wanita itu berasal?


“Akh! Kesal sekali! Cepat singkirkan atau kumasukkan kau ke neraka terdalam!” suara wanita yang marah itu terdengar lagi.


Sial, apa mungkin suara malaikat pencabut jiwa itu?


Malaikat pencabut jiwa seorang wanita?


Williamson bereaksi kembali, suara itu berasal dari kesadarannya, yang berarti yang bersuara itu adalah roh.


Dan sekarang tidak ada makhluk lain lagi selain malaikat pencabut jiwa.


Sial, dia sudah menyentuh pantat roh perempuan?


Williamson berpikir dalam hati, dan tanpa sadar meremas beberapa kali lagi.


"Bajingan, akan kubunuh kau!" suara wanita itu menjadi semakin marah.


“Cepat usir orang gila ini!” Williamson muncul terlalu tiba-tiba sebelumnya, jadi orang-orang di ruang operasi baru sadar saat ini.


Melihat Williamson mendorong kepala RS dan melamun sambil memegang jarum emas, mereka marah besar.


Sekarang mereka sedang berusaha menyelamatkan cucu yang paling disayangi Pak Jones, tapi seseorang berhasil mendobrak masuk dan membuat onar, jika berita ini sampai ke telinga Pak Jones, maka jelas tak satu pun dari mereka yang bisa lolos.


Beberapa staf medis datang dan bersiap mengusir Williamson.


“Tunggu sebentar, aku di sini untuk menyelamatkan pasien, Pak Jones yang menyuruhku ke sini." Williamson terpaksa menggunakan nama Pak Jones.


"Ini..." Staf medis tidak tahu harus berbuat apa untuk sementara waktu.

__ADS_1


"Kepala RS, Tuan muda Jones tidak bernafas!” pada saat ini, seorang dokter berteriak dengan cemas.


"Cepat selamatkan!” para dokter tidak memedulikan Williamson lagi dan berkumpul di depan tempat tidur operasi.


"Kubilang minggir!" Williamson baru ingat kedatangannya ke sini adalah menyelamatkan pasien ini.


Jiwa Gary sudah hendak meninggalkan tubuh.


Williamson menarik jarum emas dari pantat malaikat pencabut jiwa.


Dia bergegas melangkah maju, mendorong dokter di depan dan menusuk titik akupunktur tubuh Gary.


Jarum emas masuk dan jiwa Gary ditahan paksa, sehingga tidak bisa melayang keluar dari tubuh.


Melihat Gary telah diselamatkan, Williamson juga menghela nafas lega.


"Hah? Mana rasa sakit dahsyat yang harus ditanggung seperti sebelumnya?"


Williamson bahkan sudah siap menghadapi rasa sakit itu, tapi ternyata tidak ada yang terjadi, jadi dia dalam suasana hati yang sangat baik.


Karena dia tidak tahu bahwa Lina tidak sedang rebutan jiwa dengannya seperti sebelumnya, jadi tentu saja tidak harus menderita apa pun.


Sebenarnya bukan tidak ingin rebut jiwa, hanya saja Lina benar-benar kesal sekarang!


"Pasiennya sudah selamat, sedangkan untuk perawatan selanjutnya sepertinya tidak perlu kujelaskan lagi."


Williamson berkata dengan tangan di belakang, dan berpura-pura keren.


Tunggu, kenapa tidak ada yang memperhatikannya?


Apa mungkin tindakannya terlalu keren jadi membuat semua orang tercengang?


Hanya saja bukan tercengang dengan tindakan Williamson.


Sebaliknya, mereka tercengang sambil menatap Gary di tempat tidur


"Kepala RS, ini, ini ..."


"Hidup tergantung pada tampilan seutas garis di monitor, tapi saat di ambang kematian justru keajaiban terjadi!"


Kenapa tidak ada yang memberinya pujian? Sial, ini membuatnya tidak merasakan rasa pencapaian sama sekali.


Williamson tiba-tiba merasa para dokter militer ini tidak sopan.


"Jarum emasnya jangan disentuh!" Williamson menjelaskan dengan sangat tidak senang.


"Tunggu, kenapa dingin sekali?" Williamson menoleh dan muncul seorang wanita centil yang sedang menatapnya dengan mata penuh aura membunuh.


Mata Lina menyala, dan marah hingga terengah-engah, sampai-sampai dadanya naik turun dari waktu ke waktu.


Awalnya, Lina sedang mencari orang yang menggunakan jarum emas pengembali roh di Kota Santapolis sambil menikmati keindahan dunia manusia.


Ini bagaikan tamasya gratis dan Lina sangat menikmati kehidupannya saat ini.


Namun, di Kota Wallwin yang ribuan mil jauhnya, seorang pria meninggal mendadak.


Hidup sebagai pahlawan, maka saat mati juga jasa pahlawannya akan ikut dibawa.

__ADS_1


Jika jiwa pahlawan semacam ini meninggal, maka mengutus ratusan malaikat pencabut jiwa biasa tetap tidak akan mempan.


Namun, jiwa pahlawan memang sangat langka, tapi tenaga kerja tidak dapat dialokasikan sama sekali.


Jika jiwa pahlawan tidak langsung ditangkap setelah kematiannya, maka ke depannya akan menjadi misi yang sangat sulit.


Saat sedang tidak berdaya dalam menghadapi masalah ini, Raja Neraka Chu Jiang baru ingat bahwa putrinya, Lina, masih berada di dunia manusia.


Jadi dia mengirim pesan kepada Lina, dan menyuruhnya menerima misi ini dan menangkap jiwa pahlawan ini.


Lina juga tidak keberatan tentang ini, jadi memakai jubah hitam malaikat pencabut jiwa dan langsung berangkat.


Dia menganggap ini jalan-jalan ke Kota Wallwin.


Tapi apa yang tidak dia duga adalah saat hendak mengeluarkan rantai besi untuk menangkap jiwa.


Dia merasa seperti ada sebuah jarum yang menusuk pantatnya, dan itu membuatnya tidak bisa bergerak sama sekali.


Tepat ketika dia ketakutan, tangan seseorang tiba-tiba meremas pantat kirinya beberapa kali.


Setelah dia marah-marah, pelaku justru dengan tidak tahu malu meremas beberapa kali lagi.


Meskipun dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya, tapi Lina mengerti apa yang sedang terjadi.


Di sini pasti ada seorang indigo yang bisa melihatnya, pelaku tersebut menggunakan teknik rahasia untuk melumpuhkannya, kemudian secara terang-terangan melecehkannya.


Dirinya adalah putri Raja neraka yang bermartabat dari dunia bawah, tapi pantatnya disentuh oleh seseorang di dunia manusia?! Lina jelas marah sekaligus takut di dalam hatinya.


Sekarang dia tidak bisa bergerak sama sekali, kalau pelakunya adalah bajingan mesum yang nafsuan, maka...


Mana mungkin dia bisa menanggung rasa malu ini?!


Lina hampir menangis.


Untungnya, setelah beberapa saat, Williamson mencabut jarumnya, dan Lina akhirnya mendapat kembali kebebasannya.


Kali ini, Lina bersumpah dalam hati, bahwa tidak peduli siapapun pelakunya, dia akan menjebloskannya ke neraka terdalam!


Begitu menoleh, Williamson sudah menancapkan jarum emas ke tubuh Gary.


Melihat adegan ini, Lina mustahil tidak mengerti Williamson sedang menggunakan jarum emas pengembali roh!


Berpikir dengan dengkul saja bisa tahu, orang tak kasat mata di depannya sekarang adalah bajingan yang sudah mengacaukan misinya berkali-kali.


Ini bagaikan musuh bebuyutan yang tidak akan ke mana-mana!


Lina tidak peduli lagi, dia akan membalas dendam lama dan baru sekaligus!


"Bajingan, serahkan nyawamu!" Lina berteriak, mengulurkan tangan dan meraih leher Williamson dengan kuat.


"Sial!" Williamson terkejut, karena terlalu dekat, ditambah kecepatan Lina yang tak tertandingi, kemampuan Williamson saat ini tidak dapat menghindar sama sekali.


booming!


Tidak bisa bersembunyi atau menghindari, Williamson langsung dipaksa hingga ke sudut mati.


"Ini berakhir sudah!"

__ADS_1


Williamson merasa putus asa dan menutup matanya.


__ADS_2