Semua Teman Instagramku Adalah Dewa

Semua Teman Instagramku Adalah Dewa
Bab 32 Rasanya Berciuman


__ADS_3

"Kepala RS Calvin, siapa yang bisa menyelamatkan ayahku?"


"William yang kuperkenalkan padamu tadi."


"Dia?" Doni terkejut.


Doni mengira Calvin akan menyebut seorang dokter senior terhormat di bidang medis, jadi dia akan langsung berangkat untuk mengundangnya secara pribadi.


Tapi tanpa diduga, orang yang disebut adalah seorang mahasiswa muda yang baru dia temui.


Penyakit ayahnya termasuk masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh dokter terkenal di seluruh dunia, tapi ini hanya seorang pemuda awal dua puluhan, memangnya apa yang bisa pemuda itu lakukan?


"Calvin, walaupun kamu tidak punya cara untuk menyelamatkan ayahku, aku tidak akan menyalahkanmu, lagi pula, penyakit ayahku memang agak aneh, tapi kamu juga tidak perlu sampai begini juga. "


"Hahahaha, Doni, pemuda ini bukan orang biasa."


Calvin memberitahu Doni tentang penyelamatan Williamson atas si botak Giant dan Nicky.


“I-ini serius?” Doni yang mendengarkan tercengang, karena ini terdengar seperti hal yang hanya akan terjadi di dongeng.


“Benar, aku bahkan berpikir untuk menjadi muridnya, tapi dia tampaknya tidak mau menerimaku.” Calvin menggelengkan kepalanya dengan kecewa.


"Apa! Menjadi murid seorang pemuda berusia dua puluhan?"


Doni bahkan lebih bingung sekarang.


Apa identitas seorang Calvin? Wakil ketua Asosiasi Medis dalam negeri, salah satu pakar neurologi terbaik!


Tapi ingin menjadi murid seorang mahasiswa muda?


Jika kabar ini tersebar, seluruh komunitas medis dalam negeri pasti akan kaget.


“Aku akan mengundangnya!” Meskipun masih ragu, tapi bagaimanapun juga ini masalah nyawa ayahnya, jadi Doni tidak akan melepaskan kesempatan apa pun.


Dunia bawah.


Raja Neraka Chu Jiang berjalan mondar-mandir di aula dengan tangan di belakang punggungnya.


Kedua penjaga di bawah sangat gugup hingga tidak berani mengeluarkan suara apapun.


"Itu jarum emas pengembali roh lagi! Dan kali ini ada juga kekuatan pil obat, apa yang sebenarnya terjadi!"


"Yang Mulia, teknik jarum emas pengembali roh telah hilang di dunia manusia semenjak Dewa Kruk Besi menjadi dewa, sedangkan obat tersebut, tidak ada yang mempelajarinya lagi setelah Li Si (Seorang kaligrafer, filsuf, politikus dan penulis Tiongkok pada zaman dinasti Qin) apakah Yang Mulia tidak salah?"


Penjaga berkepala sapi berkata dengan berani.


"Mustahil!" Raja Neraka Chu Jiang melambaikan tangan, "Aku meninggalkan jimat pada Lina, jadi aku tahu persis apa yang terjadi padanya, aku tidak mungkin salah."


"Aneh." Keduanya tampak bingung.


“Baiklah, kalian bubar saja dulu.” Raja Neraka Chu Jiang melambaikan tangannya dengan kesal.


"Masalah ini harus diklarifikasi!"


Di Kota Central, Lina berkeliaran di atas langit kota, mulut kecilnya cemberut.


"Kesal, aku merasa kesal sekali! Kalau tahu lebih awal, aku tidak akan menjadi hantu pencabut jiwa, beneran tidak ada artinya sama sekali."


"Membosankan sekali, semuanya terlihat gelap di tengah musim dingin, sama sekali tidak bisa melihat apa-apa, bahkan lebih gelap dari dunia bawah."


"Lina!" Instagram Lina berdering, itu adalah pesan dari Raja Neraka Chu Jiang.

__ADS_1


"Ayah." Lina mengeluarkan ponsel besarnya.


"Ayah, aku tak mau jadi hantu pencabut jiwa lagi, bikin kesal dan bosan saja, ditambah tidak bisa melihat dunia, benaran membosankan sekali." Kata Lina.


“Baik, kalau begitu jangan lanjutkan lagi.” Jawab Raja Chu Jiang


Ding dong!


Misi Lina gagal, dan kehilangan status sebagai hantu pencabut jiwa.


“Terima kasih Ayah.” Melihat notifikasi di ponsel, Lina senang.


Kemudian, mata Lina tiba-tiba berbinar, pemandangan jalan terlihat sangat ramai, gedung-gedung yang menjulang tinggi, dan orang-orang yang berlalu lalang terus muncul di hadapannya.


Setelah kehilangan status hantu pencabut jiwa, tingkat Lina dengan cepat pulih, langsung melompat dari tahap awal menjadi hantu abadi.


“Woah, dunia ini indah sekali!” Lina terpesona oleh pemandangan di depan matanya.


"Ayah, mengapa penglihatan hantu pencabut jiwa ditutup saat keluar menjalankan misi? Pemandangan di dunia manusia itu ribuan kali lebih indah dari dunia bawah, jadi mengapa tidak membiarkan mereka melihatnya."


"Anak dungu, kamu pikir kerja hantu pencabut jiwa itu bertamasya? Alasan penglihatan mereka itu hanya bisa melihat jiwa orang yang sekarat, karena ingin mencegah mereka menyalahgunakan kekuatan untuk melakukan hal-hal yang bisa menyakiti manusia."


"Oh." Lina mengangguk dan mengerti.


“Ayah, apa aku boleh tinggal sedikit lebih lama lagi di sini?” Lina tahu bahwa makhluk dunia bawah tidak bisa tinggal lama di dunia manusia, tapi hatinya benar-benar enggan untuk meninggalkan dunia seindah ini.


"Hahaha, jangan kembali ke dunia bawah dulu mulai sekarang, tetaplah di dunia manusia dan bantu ayahmu cari tahu satu hal."


"Cari apa?"


"Jarum emas dan ramuan keluarga dewa muncul kembali, apa yang terjadi!"


Berbicara tentang ini, Lina sangat kesal.


Setelah beberapa saat, Lina sedikit khawatir dan mengirim pesan lagi, "Ayah, karena aku tidak akan kembali ke dunia bawah untuk waktu yang lama, masalah paman yang lainnya..."


"Jangan khawatir, Ayah akan memberitahu mereka."


 Yes! Terbebaskan!


Mata bahagia Lina menyipit.


Williamson berbaring di mobil sambil memeluk lukisan kuno untuk memulihkan luka jiwanya.


Penggunaan jarum emas kali ini sangat singkat, jadi kerusakan jiwanya tidak terlalu serius dan tidak butuh waktu lama untuk pulih.


Ding dong!


Notifikasi Instagram.


Williamson membuka instagram dan melihat Flower Boy sudah mengirim tiga pil obat lagi.


Flower Boy: Makan satu setiap tujuh hari.


Williamson berterima kasih padanya dan menutup mata lagi untuk beristirahat.


Ding dong!


Pesan lain masuk.


“Williamson, di mana kamu?” Itu dikirim oleh Jocelyn.

__ADS_1


"Lantai bawah, dalam mobil."


Setelah beberapa saat, Jocelyn berjalan keluar dari gedung rawat inap, menemukan mobil Williamson, membuka pintu, dan duduk di dalam.


"Kondisi paman sudah membaik?"


"Ya." Wajah Jocelyn memerah, bertingkah seolah tidak seperti biasanya.


"Williamson, terima kasih!"


"Tidak perlu begitu sopan padaku, kalau itu....!"


Sebelum Williamson selesai berbicara, Jocelyn sudah memeluk leher Williamson dengan kuat dan mendaratkan bibirnya yang lembut.


Mata Williamson melebar seketika, seolah ada arus listrik dingin yang mengalir ke tubuhnya dalam sekejap, dan itu membuat seluruh tubuhnya menegang.


'Apakah seperti ini rasanya berciuman? Sungguh indah sekali!'


Williamson pernah pacaran dengan Jolin selama hampir satu tahun, tapi hanya berpegangan tangan sesekali, ini pertama kalinya dia mencium seorang wanita.


"Tuk tuk tuk!"


Seseorang mengetuk jendela mobil.


"Aaaa!"


Jocelyn berteriak, dan buru-buru mendorong Williamson, merapikan pakaiannya sendiri yang berantakan.


"Astaga! Sialan!"


Diganggu pada saat momen penting, Williamson marah besar!


Tidak peduli siapa itu, dia pasti akan membunuhnya jika gangguan ini karena alasan yang tidak penting!


"Bam" Setelah membuka pintu mobil, Williamson berbalik ke arah orang di luar mobil dan melotot tajam.


“Eh?” Doni bingung sejenak, barusan Willi ini masih bersikap sopan dengannya, tapi mengapa sekarang terlihat seperti bermusuhan dengannya


“Ada apa?” Williamson dengan kesal.


Melihat bahwa Doni yang mengetuk pintu mobil, Williamson bahkan lebih marah, dasar kepala polisi sialan, bahkan sampai menilang hubungan badan di dalam mobil?


Peristiwa hubungan badan saja belum sempat terjadi!


Mentang-mentang seorang kepala polisi, kalau tidak dia pasti sudah memukulnya!


Baru pada saat itulah Doni menyadari Jocelyn juga ada di dalam mobil dengan wajah memerah, Jocelyn bahkan tidak berani mengangkat kepala dan langsung mengerti apa yang terjadi di dalam mobil barusan.


Tidak heran Willi begitu marah, ternyata dirinya sudah merusak suasana orang.


Anak muda jaman sekarang sungguh terbuka sekali, langit masih cerah tapi sudah berani melakukannya di dalam mobil.


"Willi, kudengar dari Kepala RS Calvin kalau kamu itu bisa media juga?"


"Iya ada apa?"


"Kalau begitu, apa boleh minta bantuanmu untuk memeriksa ayahku?"


"Maaf, aku sibuk!"


Bam!

__ADS_1


Pintu mobil tertutup.


__ADS_2