
Shenna sedang tidur siang saat Steve kembali dari rumah sakit, putri mereka Oriel sudah berusia 2.5 tahun dan kini sedang pergi ke mall bersama dengan dua neneknya tentu saja dengan instruksi dari Steve dan diantar oleh bang Jon. Semua dia lakukan semata demi mencuri waktu berduaan dengan Shenna. Mereka kini sudah tinggal bersama dengan Liana karena keinginan Liana adalah dekat dengan anak, menantu juga cucu semata wayangnya. Meski dekat juga dengan sang nenek, tetap saja Oriel lebih memilih mommynya. Oriel dan Shena benar benar tak terpisahkan.
Setelah menikah Steve berpikir bahwa dia akan bisa memiliki Shenna seutuhnya sebagai istrinya, tetapi pada kenyataannya dia harus merelakan istrinya hampir 24jam bersama putrinya. Dia cemburu juga ingin diperhatikan, dia rasa itu tidak salah. putri kecilnya sangat mendominasi dan galak sudah pasti semua menurun dari Shenna, Steve selalu kalah.
Oriel anak yang lucu dan menggemaskan tentu saja, matanya bulat berbulu mata lentik, hidungnya mancung dengan rambut panjang. Dia lebih mirip Shenna versi mungil, tetapi sebutan lil monster dari Steve memang agak sedikit cocok. Bagaimana tidak, Oriel menyabotase semua waktu Shenna. Jangankan bisa berduaan dengan Shenna bermesraan dan melakukan hubungan panas mereka, untuk duduk mengobrol menceritakan keseharian mereka saja Oriel seperti tidak mengijinkannya. Gadis kecil berpipi bulat itu menginginkan Shenna hanya untuknya, mommynya dan hanya dia dan mommy yang ada didunia ini. Steve merasa terasingkan!
Mengosongkan jadwal praktek sore dan menyuruh mama dan mama mertuanya membawa Oriel pergi ke mall hingga sore, Steve mandi membersihkan tubuhnya dengan tidak sabar untuk menghampiri Shenna.
__ADS_1
Sheiii sayangku..im comming!!
Setelah selesai mandi dengan hanya memakai boxer andalannya, Steve berjalan mengendap menuju kasur. Shenna tertidur cukup pulas, mau bagaimana lagi pasti dia lelah juga mengurus Oriel anak itu bahkan mengabaikan susternya dan hanya ingin diurus oleh mamanya.
Kesian bini gua cape gini, suster kaya makan gaji buta..
" Steve.... kok kamu...hmmpph" Shenna tidak perlu melanjutkan kata katanya lagi karema Steve dengan segenap hasratnya mencumbu bibir Shenna, awalnya wanita itu terkejut tetapi lambat laun Shenna mengikuti semua permainan Steve. Dia mengalungkan tangannya pada punggung polos Steve dan mengelusnya menandakan hasrat yang juga sama dirasakannya.
__ADS_1
" Aahhh...." Shenna melenguh kembali ketika Steve memainkan dua jarinya dibawah sana, merasa sudah siap dia langsung melucuti pakaian istrinya dan memulai aksinya. Hanya suara lenguhan yang bersaut sautan memenuhi kamar mereka siang itu, tubuh mereka terasa terbakar dengan hasrat yang membuncah sudah lama mereka tidak rasakan. karena hampir 2tahun ini Steve dan Shenna hanya melakukan sex kilat sebelum Oriel 'mengganggu' mereka.
Pelepasan demi pelepasan sudah mereka rasakan seolah tidak cukup puas untuk menyudahinya, lagi dan lagi mereka lakukan hingga tak terasa sudah hampir 3jam mereka bergelut. Steve ambruk disebelah Shenna, pola nafas mereka bersaut sautan. Siang hari diluar sangat terik, tetapi suasana kamar mereka lebih panas. Lelaki itu memeluk istrinya dari belakang hingga tubuh lembab mereka bersentuhan.
" I love you Sheii.."
" I love you more.."
__ADS_1