Shenna Love

Shenna Love
10 Tahun Tidak Akan Pernah Cukup. (Villy POV)


__ADS_3

Kalian pernah merasakan yang dinamakan jatuh cinta pelan pelan? Bukan sekedar cinta monyet atau cinta dengan hasrat nafsu yang mengebu. Hanya cinta sederhana yang meyakinkan 'Dia bisa jadi papa yang hebat buat anak anak kita nanti.'


Pertemuan kami bukan seperti di film-film, atau novel cerita romantis. Aku seorang mahasiswi kedokteran yang menyandang nama seorang dokter besar, keluarga pencetak dokter dokter terbaik negara ini. Beban yang cukup berat, aku harus mencapai nilai prestasi akademik yang memuaskan mata orangtua dan dosen. Tetapi sayangnya selalu ada benalu dalam tiap keluarga bukan? Disinilah aku dengan impian sederhana, bukan ingin menjadi seorang dokter aku hanya ingin hidup dengan bahagia saja melakukan apapun keinginan hatiku. Tapi apa yang kamu harapkan jika terlahir dalam keluarga yang menaruh beban begitu besarnya di pundak, memberontak? Jangan gila, aku masih butuh tunjangan hidup dari orang tuaku. Jadi, disinilah diriku, kehidupan kampus yang menyiksa, memaksakan otak untuk belajar dan mengejar harapan orang tua.


Halangan terbesar untuk menduduki nomor satu adalah pria itu, pria yang katanya jenius. Dia sungguh jenius jika kalian tau, nilai yang tidak ada cela, cum laude sempurna! Hebat! Dia mungkin punya perkebunan ginkgo biloba dirumahnya, dan mengkonsumsi itu setiap harinya. Bagaimana tidak, dia menghafal semua istilah kedokteran dan tidak pernah ada kesalahan satupun, dan yang paling gila dia sudah menguasai hampir seluruh materi perkuliahan. Heyyy tolong diingat kami hanya maba alias mahasiswa baru saat itu, jangan jangan dikehidupan lampau dia juga seorang dokter! Aku yakin itu.


" Ajarin gue semua tentang materi kardiovaskular!" Aku menggebrak sedikit kencang meja tempat dia belajar, dia yang sedang duduk dengan manis di taman kampus, kemeja kotak kotak lengan panjang dengan kaos polos sebagai dalaman, celana jeans robek segaris dilutut aah jangan lupa kacamata tipisnya dan rambutnya yang berantakan tertiup angin. Sungguh baru aku sadari dia tampan! Dia hanya menatapku dingin tanpa ekspresi, " Ajarin gua semua tentang materi kardiovaskular, mulai dari sitemnya, biomekanisnya sama patologinya." Aku mengulang lagi permintaan yang sedikit memaksa ini karena tidak mendapat respon apapun.


" Gua dengar nilai lu sempurna, wow banget buat materi ini. Jadi ajarin gua! okay." Aku duduk dibangku tepat dihadapannya dan mengeluarkan binder serta pulpen siap untuk mencatat apapun yang akan dia ajarkan.


Tanpa basa basi pria sialan itu bangun dari duduknya dan meninggalkan aku sendiri terbengong dibangku taman.


Gila ini gila! Semua mengenal siapa aku, Villy Albiansono! Ga ada yang bisa dan berani menolak, bukan hanya satu orang tapi hampir 20 orang dari sisilah keluarga Albiansono adalah dokter besar serta rektor dikampus ini. Hell ya siapa dia berani banget menolak.


keputusan untuk mencari tahu siapa pria itu membuahkan hasil, iya hasil yang tidak aku duga sama sekali. Bermula dari kata 'boleh juga', kagum, suka dan akhirnya jatuh cinta. Ini gila bahwa pada kenyataannya menggali seluk beluk seseorang bisa membuat dirimu terpesona dalam setiap informasi yang kamu ketahui. Dia pria yang menyimpan sejuta rahasia dibalik wajah innocentnya, kalian pasti tidak akan menyangka seorang calon dokter yang selalu menggenakan kemeja lengan panjang ternyata untuk menutupi hampir belasan tattoo dibadannya. Demi Tuhan, lagi lagi dibalik belasan tattoo yang dia miliki ternyata dia anak yang sangat menuruti semua perkataan mamanya, karena bagi dia mamanya adalah satu satunya. Orang tuanya sudah bercerai lama by the way.


George Steve Aldjaya, pewaris tunggal Djaya hospital. Kejeniusannya ternyata turun menurun, kakek nya Prof Dr.Albert Aldjaya ah sudahlah tak usah menyebutkan berapa gelar dibelakang nama kakek nya, salah satu dokter terbaik didunia mungkin, dengan banyaknya penghargaan yang didapat dan belum lagi prestasinya dalam dunia medis. Seiring dengan banyaknya informasi yang aku tahu, seiring itu juga perasaan ini tumbuh semakin dalam. Aku jatuh cinta pada pesonanya.


Katanya untuk mendekati seseorang, kamu juga harus dekat dengan orang disekitar targetmu itu. Nah itu yang coba aku praktekkan, undangan ulang tahun ke-70 dokter Albert yang papiku terima adalah peluang terbesar. Aku harus ikut, ini salah satu cara terbaik mendekati Steve. Demi Neptunus, dikampus dia pria tak terjamah, jangankan bisa mengungkapkan isi hati, untuk mengobrol dengan dia saja sulit!


" Pokoknya Villy mau ikutttt keacara itu papi!"


Aku merajuk dengan manja, anak tunggal wanita tentu sulit untuk ditolak keinginannya.


Berdandan maksimal dan elegan, ah juga jangan lupa meninggalkan kesan pintarmu. Aku disini bukan hanya ingin menarik perhatian Steve saja, masih ada mamanya dan juga kakek neneknya. Bak gayung bersambut astaga papi ternyata anak mentor kesayangan dokter Albert! Yas.. dengan sejuta rajukan manja, menyingkirkan rasa malu.

__ADS_1


" Papi. Villy suka banget sama Steve. Papi bisa ga aturin? Yaa yaa please..."


Entah apa yang papi katakan ke dokter Albert, berlanjut juga aku tak tahu apa yang dokter Albert katakan ke tante Liana mama Steve, yang jelas sore nanti Steve akan datang menjemput untuk dinner berdua! Yayayayayay!! Sedari pagi setelah menerima kabar yang sangat menggembirakan ini, aku sudah bersiap. ke salon creambath, manicure, pedicure, pasang lash extension pokoknya aku mau tampil maksimal.


Cukup kecewa ternyata acara makan malam kami biasa saja. Dia lebih banyak diam dan terlihat tidak nyaman, tidak bisa begini aku harus susun strategi lagi. Jika dia tidak bisa menolak mamanya, maka targetku selanjutnya dekati mamanya!


Hampir 4 bulan aku mendekati mamanya, butik langganannya menjadi langgananku juga, salon favoritnya juga jadi favoritku, tempat arisan kesukaannya juga jadi kesukaanku. Ah ya tante Liana bukan seorang dokter, dia hanya ibu rumah tangga biasa yang hobi berbelanja, kesalon dan arisan. Jadi tidak terlalu sulit bagiku untuk mendekati tante Liana. Dan semua membuahkan hasil, didepan aku dan Steve saat makan siang bertiga, tante Liana mengeluarkan kalimat yang sudah ditunggu tunggu sejak lama.


" Steve, kamu sama Villy cocok. Mama harap kalian bisa menjalin hubungan serius."


Taraaa.. jadilah hubungan resmi ini berjalan. Jangan tanya betapa bahagianya aku saat itu. Tapi kebahagiaan ini sementara, aah ternyata Steve tak membalas perasaanku. Mungkin dia perlu waktu untuk bisa jatuh cinta, benar begitu kan? Beri waktu maka cinta akan bisa hadir. Kalau kata pepatah orang Jawa WITING TRESNO JALARAN SOKO KULINO, cinta bisa tumbuh karena terbiasa. Iya Steve kamu akan jatuh cinta sama aku nanti, aku yakin itu.


Satu bulan, lima bulan, satu tahun, dua tahun, empat tahun, lima tahun???? Setelah ratusan kata putus terucap dari kamu, masih tidak adakah cinta dihati kamu?? Hey dengar aku tidak akan pernah merasa lelah memperjuangkan hubungan ini sendiri, karena kamu layak Steve. Kamu layak.


Okeh aku pernah baca satu buku dan juga ada lirik lagu demikian katanya bebaskan cinta itu maka dia akan kembali, biarkan rasa rindu itu ada.


" Kamu cuma jenuh aja sama hubungan lima tahun kita, 1.5 bulan lagi kita ke Jerman berdua melanjutkan studi spesialis. Oke kita break pacaran dulu."


Begitulan aku memberi Steve waktu, iya waktu untuk dia merindukan aku sebentar. 1.5 bulan cukup, aku melakukannya dengan elegan kan?


" Aku akan membantu kerabat mama yang menggelar event besar, dia membutuhkan seorang dokter jaga selama 1bulan penuh. Dan aku putuskan untuk membantu, jadi aku akan sedikit sibuk 1bulan ini. Harap kamu ngerti." Keinginan Steve ini tidak pernah aku sangka menjadi sebuah petaka. Iya petaka buat aku dan cintaku.


Satu minggu pertama dia masih sempat untuk membalas pesan singkat yang aku kirimkan, untuk selanjutnya dia tidak membalas bahkan sulit dihubungi dan ditemui. Dan aku baru mengetahui belakangan ternyata Steve mempunyai apartemen pribadi dan dia tidur disana. Selanjutnya Steve bagai menghilang ditelan bumi, ini gila bahkan dia tidak terlihat merindukan aku. Harus diselidiki.


Penyelidikan kali ini membuahkan hasil, bukan hal yang baik. Steve banyak membeli bunga belakangan ini, aku tahu karena itu toko bunga langganan tante Liana. Semuanya mengira aku yang menerima bunga itu, hanya senyum pias dan hambar yang bisa aku tunjukkan mendengar candaan pegawai toko bunga meledek betapa Steve bucin sama aku. Jangankan buket bunga, sehelai daun saja tidak pernah aku terima! Akhirnya aku tau, ada wanita lain. Ada wanita yang membuat dia terpesona dan yang jelas wanita itu berniat merebut Steve. Sebelum kata break menjadi putus sungguhan. Aku harus bertindak!

__ADS_1


" Villy ga tau dimana salah Villy ,tante, Villy udah lakuin semua yang terbaik, Villy banyak berkorban untuk Steve. Tapi apa? Sekarang dia berselingkuh..." Menangis tersedu sedu mengiba didepan tante Liana, hanya dia yang bisa menyelamatkan hubunganku dengan Steve, karena Steve sungguh mengabaikan aku.


Dan itu berhasil yas!! 1minggu lagi kami akan berangkat ke Jerman berdua, kembali berstatus pacaran resmi dan kami akan melanjutkan studi spesialis. Aku memilih spesialis bedah dan Steven spesialis jantung dan pembuluh darah, ah kan sudah kuduga materi kardiovaskular memang jodoh kami. Sungguh the power of tante Liana sangat hebat.


Aku mungkin dulu lupa atau memang sengaja mengabaikan semua tentang isi hati dan perasaan kamu Steve. Aku memaksakan perasaan cintaku tanpa mau mendengar keinginan hatimu, aku tetap bersikeras bahwa cinta kamu akan tumbuh. Aku yakin itu. Tapi lima tahun lagi kita bersama disini di negri orang hanya berdua yang aku pikir kita akan semakin dekat dan bergantung. Pada kenyataannya, perasaan kamu tidak bisa tumbuh sama sekali.


Seiring dengan gelar spesialis yang kita dapatkan dengan baik dan memuaskan, seiring itu juga kamu sudah menekatkan hati untuk meyakinkan tante Liana, papiku dan aku untuk mengakhiri hubungan kita. Karena desakan dan ultimatum papi aku melepasmu, aku tertahan di Jerman dan kamu pulang ke tanah air. Aku berharap aku bisa kuat, entah berapa ribu tetes airmata yang jatuh, entah berapa ratus hari akan aku lewati dengan menderita seperti ini hanya karena rasa cintaku yang sedalam ini. Jatuh cinta seorang diri ternyata menyakitkan. Oke Steven aku akan beri kamu kesempatan satu lagi untuk merindukan aku. Nanti saat aku pulang ketanah air, kita akan saling jatuh cinta sekali lagi dan hidup berbahagia. Aku yakin itu!


Delapan bulan berlalu, hatiku mulai terbiasa tetapi tetap sama ada cinta yang besar untukmu, dan itu harus hancur berkeping keping ketika mendengar kabar,


" Dia udah punya pacar, iya wanita itu pacarnya. Steve sendiri yang mengkonfirmasi sama gua." Kabar dari seorang teman lama ditelepon meluluh lantakkan semua hatiku.


Aku harus pulang, merebut kembali milikku, sudah sepantasnya apa yang menjadi kepunyaanku diambil kembali.


Steve, ternyata 10 tahun tidak akan permah cukup.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Halo ini cerpen lama soal Villy Pov yah. ud lama aku tulis tapi pembacanya sedikit sekali 🤣


jadi aku post disini aja. Terimakasih


__ADS_2