
Di dalam suatu tempat, terdapat seorang pemuda yang telah terbaring di tempat tidur tanpa memperlihatkan tanda-tanda bahwa ia akan sadar, pemuda itu memiliki rambut panjang berwarna hitam dan kulit putih mulus serta penampilan wajah yang sangat tampan, pemuda tersebut tak lain adalah Min rhey.
lengan kiri Min rhey yang sebelumnya terluka sangat parah yang seperti retak di sepanjang lengan kirinya yang mengeluarkan sinar berwarna emas akibat sosok yang mengambil alih kesadarannya yang menggunakannya untuk membuat kubah dan serangan kepada pasukan raja iblis, sekarang sudah sembuh seperti sedia kala tanpa meninggalkan bekas sedikitpun.
Luka tersebut langsung meregenerasi kembali secara tiba-tiba setelah sosok yang berada di dalam tubuh Min rhey menghilang, Tidak di ketahui bagaimana bisa luka itu beregenerasi dengan sendirinya sedangkan Min rhey belum sadarkan diri.
Sekarang Min rhey telah berada di tenda kaisar Kong yang berada beberapa mil di depan lembah iblis tempat di mana seluruh pasukan berkemah.
Kemarin, ketika masih berada tepat di depan lembah iblis setelah sosok yang berada di dalam tubuh Min rhey membunuh semua pasukan raja iblis, Kaisar Kong langsung memerintahkan bawahannya untuk membawa Min rhey yang terjatuh ke permukaan tanah dan tak sadarkan diri ke tendanya.
Tiba-tiba, jari-jari tangan Min rhey mulai bergerak dan membuka kelopak matanya secara perlahan-lahan, secara samar-samar Min rhey dapat melihat sebuah langit-langit yang berwarna putih.
Min rhey mengalihkan pandangannya kesana kemari melihat keadaan di sana namun ia tidak melihat siapapun disana dan hanya dirinya sendiri yang terbaring di tempat tidur tersebut.
Min rhey langsung menggunakan kedua tangannya untuk menopang tubuhnya agar bisa duduk di atas tempat tidur tersebut lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur itu.
Untuk beberapa saat, Min rhey menenangkan pikirannya dan mengingat apa yang telah terjadi dan ia lalui, ketika Min rhey mengingat suara misterius yang berada di kegelapan itu tiba-tiba ia menggeretakkan giginya dengan sangat kuat karna sangat emosi.
"tunggu saja, aku akan mencarimu hingga ke ujung semesta sekalipun dan memberikanmu penderitaan yang sangat sakit!" ucap Min rhey dengan mengepalkan tangan kanannya di depan matanya dadanya dengan penuh tekad di dalam hatinya.
Tiba-tiba Min rhey tersentak ketika mengingat, bahwa sebelum ia berada di kegelapan itu ia sedang bertarung melawan raja iblis.
"sial! apakah iblis itu sudah mati!" ucap Min rhey lalu langsung turun dari tempat tidur dan bergegas keluar dari tenda tersebut.
Dua orang prajurit yang berjaga di depan jalan masuk tenda kaisar Kong dengan sebuah tombak yang masing-masing mereka pegang yang di silangkan di depan jalan masuk, langsung tersentak karna terkejut ketika melihat Min rhey yang tiba-tiba berlari keluar dari dalam tenda.
"Pa-pahlawan Min rhey!" ucap kedua prajurit tersebut secara serentak setelah membalikkan badannya dan sedikit membungkuk ke arah Min rhey berdiri untuk memberikan hormat.
Min rhey yang mendapati dua orang prajurit tersebut yang memberi hormat kepadanya langsung berhenti, lalu menaikkan tangannya menerima hormat kedua prajurit tersebut walaupun dirinya tidak terbiasa dan tidak terlalu menyukai perlakuan seperti itu, apalagi ketika ia mendengar dirinya di sebut 'pahlawan'.
"Di mana semua pasukan, Apakah mereka masih bertempur melawan raja iblis dan pasukannya?" Tanya Min rhey kepada kedua prajurit tersebut sambil mengalihkan perhatiannya ke sekitar tapi tidak melihat siapapun selain sebuah tenda-tenda yang tak berpenghuni.
"Bukankah pahlawan Min rhey sendiri yang sudah membunuh raja iblis dan semua pasukannya, mengenai semua pasukan yang tidak ada di sini, itu karna yang mulai kaisar Kong memerintahkan semuanya untuk membersihkan mayat-mayat yang ada di depan lembah iblis, sedangkan kami berdua di perintahkan untuk menjaga tenda ini!" Jelas salah satu dari prajurit tersebut menjawab pertanyaan Min rhey dengan nada sopan lalu kembali sedikit membungkukkan tubuhnya ke arah Min rhey.
Min rhey yang mendengar jawaban dari prajurit tersebut membuat dirinya sangat terkejut dan kebingungan, bagaimana tidak? Min rhey tidak ingat dan tahu bahwa dirinyalah yang membunuh raja iblis dan pasukannya.
"Mungkin Pahlawan Min rhey masih belum mengingatnya karna anda langsung pingsan tak sadarkan diri setelah mengeluarkan serangan yang langsung membunuh semua pasukan raja iblis!" Lanjut kembali prajurit tersebut ketika melihat raut wajah Min rhey yang terlihat kebingungan.
Min rhey yang kembali mendengar perkataan prajurit tersebut hanya menganggukkan kepalanya seolah-olah ia mengerti tapi sebenarnya ia masih bingung dan muncul berbagai macam pertanyaan-pertanyaan di dalam benaknya.
"lalu bagaimana dengan pasukan bayanganku?" tanya lagi Min rhey ketika mengingat pasukan bayangan yang ia keluarkan.
"Pasukan bayangan pahlawan Min rhey masih berada di sana dan hanya diam di tempatnya!" jawab prajurit tersebut sambil sedikit membungkukkan badannya.
Min rhey yang mendengarnya hanya sedikit mengangguk dan langsung meninggalkan kedua prajurit tersebut, Min rhey berjalan ke arah lembah iblis tempat di mana pertempuran sebelumnya terjadi.
Selama di perjalanan Min rhey memikirkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul di dalam benaknya sendiri.
"bukankah aku yang hampir di bunuh oleh raja iblis? tapi kenapa prajurit itu mengatakan bahwa aku yang membunuhnya dan semua pasukannya?" Batin Min rhey yang bertanya-tanya atas kejadian tersebut.
"ah, sudahlah memikirkannya membuat kepalaku menjadi kembali pusing, mungkin benar aku hanya tidak mengingatnya!" Ucap Min rhey seraya menggelengkan kepalanya sambil memeganginya yang tak ingin terlalu memikirkannya.
Min rhey terus berjalan, hanya dalam beberapa langkah saja tiba-tiba Min rhey berhenti ketika mengingat sesuatu.
"Tunggu dulu, jika aku memang benar membunuh raja iblis dan pasukannya setidaknya aku telah menembus tingkatkan, apalagi hadiah dari membunuh raja iblis tidaklah sedikit!" Ucap Min rhey sambil memegangi dagunya seraya memikirkan sistemnya.
"Status!" ucap Min rhey yang ingin memeriksa statusnya.
[Ding]
__ADS_1
STATUS
nama: Min Rhey
umur: 17 tahun
ras: manusia
body: Dewa racun, Dewa elemen, Dewa kematian, Penguasa Dewa naga.
Segel naga: 9 juta/ 12 juta
profesi: alkemis tingkat ilahi, tabib Tingkat ilahi, master array tingkat ilahi
Kultivasi: Dewa putih*4
poin pengalaman: 397 kuadriliun/750 kuadriliun
teknik beladiri: Dewa pedang tingkat Dewa (100%), teknik ilmu pernapasan tingkat kaisar (100%).
teknik budidaya: pelahap alam semesta tingkat dewa (100%)
Skill: pembangkitan tingkat langit (100%),bayangan ilusi tingkat raja (100%)
Elemen: api(100%) ,air(100%),angin(100%),tanah(100%), petir(100%), cahaya(100%), kegelapan (100%), racun(100%), api emas(100%), api hitam(100%), petir emas(100%),petir hitam(100%)
senjata: pedang petir emas tingkat langit
artefak: jantung kelinci suci tingkat roh, rantai pengekang tubuh tingkat roh
poin sistem: 28 kuadriliun
poin pemahaman: 1.000(tinggi),150.000(raja), 9.995.673.000(kaisar)
kekayaan: 9,9 milyar poin emas, 99,950 koin perak
penyimpanan: 3 butir pil tubuh abadi tingkat surgawi, kartu diskon 50% pembelian di toko sistem selama 5 bulan, 7 kotak misteri mystic, 7 kotak misteri besar mystic, 7 kotak misteri Legendary, 7 kotak misteri besar Legendary, 7 kotak misteri mythik, 7 kotak misteri besar mythik
TOKO
UPGRADE
VERSI 25
Tiba-tiba muncul sebuah layar hologram berwarna biru transparan di depan mata Min rhey yang menampilkan statusnya, Min rhey yang mendapati hal tersebut langsung memperhatikannya dengan seksama sambil memegangi kepalanya seraya mengangguk-anggukkan kepalanya tanda paham dengan status dirinya.
Tiba-tiba perhatian Min rhey terhenti ketika melihat tingkat kultivasinya masih berada di dewa putih*4 yang seharusnya setidaknya ia telah menembus tingkatkan walaupun hanya sekali karna telah membunuh ratusan ribu pasukan raja iblis dan hadiah dari misi membunuh raja iblis.
"Hei, Sistem! kenapa aku masih berada di tingkat dewa putih *4 setelah membunuh raja iblis dan semua pasukannya?" Tanya Min rhey kepada sistem dengan nada yang terdengar sedikit marah.
Min rhey yang menunggu jawaban dari sistemnya, tidak mendapatkan jawaban sedikitpun membuat dirinya bingung sambil memiringkan kepalanya.
"Hei, sistem! jawab!"
"sistem!"
Min rhey terus-menerus memanggil sistem tapi tidak mendapatkan jawaban atau respon sedikitpun.
"apa yang sebenarnya terjadi, kenapa sistem tidak merespon sedikitpun?" Batin Min rhey yang kebingungan dan keheranan di waktu yang bersamaan ketika mendapati sistemnya tidak menjawab sedikitpun pertanyaannya.
__ADS_1
Min rhey yang penasaran atas apa yang terjadi kepada sistemnya, langsung mengeceknya melalui layar hologram berwarna biru transparan yang berada di depannya.
[pengaktifan sistem]
[proses: 27%, 03 jam lagi]
[Harap tuan rumah bersabar]
Ketika Min rhey menekan versi sistem yang berada paling bawah di layar hologram transparan tersebut, tiba-tiba layarnya teralihkan dan menampilkan pemberitahuan atas pengaktifan sistem.
Min rhey yang melihat hal tersebut semakin bingung dan heran, Bagaimana tidak? di sana tertulis bahwa sistemnya sedang dalam masa pengaktifan tapi ia masih bisa melihat statusnya bahkan bisa membuka toko.
"arhh! sudahlah, aku bisa menanyakan semuanya kepada sistem setelah ia aktif kembali!" ucap Min rhey yang menggelengkan kepalanya yang tak ingin ambil pusing dan langsung bergegas ke ara lembah iblis.
Tak butuh waktu lama sehingga Min rhey telah tiba di depan lembah iblis. Min rhey dapat melihat tumpukan mayat iblis yang menjadi gunung kecil serta pasukan bayangannya yang tak jauh dari sana.
"Mi-Min rhey?" Ucap ratu Xue terbata-bata karna terkejut yang tak jauh dari tempat Min rhey berdiri.
Ratu Xue masih merasa terpukul atas kematian putri semata wayangnya, sehingga ia menjadi sedikit sedih ketika melihat Min rhey karna ia seolah-olah melihat bayangan putrinya yang tersenyum ketika berada di samping Min rhey.
Para raja dan kaisar yang berdiri di samping ratu Xue langsung mengalihkan pandangannya mengikuti pandangan ratu Xue ketika mendengar nama 'Min rhey' keluar dari mulutnya.
"Semuanya! beri salam kepada pahlawan kita, pahlawan Min rhey!" Teriak kaisar Kong kepada seluruh pasukan yang berada di sana.
"salam pahlawan Min rhey!!!"
Para pasukan yang mendengar teriakan kaisar Kong tersebut langsung mengalihkan pandangannya ke arah kaisar Kong dan mengikuti pandangannya sehingga dapat melihat Min rhey, tanpa berlama-lama mereka semua langsung menangkupkan tangannya kearah Min rhey seraya membungkukkan badannya secara serentak.
Min rhey yang mendapati hal tersebut hanya menggelengkan kepalanya karna dan langsung mengangkat tangannya untuk menerima salam tersebut dari ratusan ribu pasukan yang berada di depannya.
Min rhey langsung berjalan ke tempat para raja dan ratu serta kaisar berada. setelah Min rhey berada di sana ia melihat raut muka Ratu Xue yang masih terlihat sedikit sedih.
Min rhey tahu apa yang membuat Ratu Xue seperti itu, yaitu kematian Xue Yi. tiba-tiba Min rhey merasakan hatinya sangat sakit ketika mengingat kejadian ketika Xue Yi di penggal oleh raja iblis di depan matanya.
"Ratu Xue, aku-" belum sempat Min rhey menyelesaikan perkataannya, Ratu Xue langsung memotongnya.
"Tidak apa-apa Min rhey, itu semua sudah terlanjur dan mungkin itu sudah takdirnya, setidaknya sebelum ia pergi, ia dapat merasakan kebahagiaan walaupun hanya sesaat ketika bersamamu!" Ucap ratu Xue dengan suara sayu tanpa menolehkan kepalanya ke Min rhey untuk menyembunyikan kesedihannya.
Para raja dan kaisar juga sudah mengetahui bahwa perempuan yang selalu bersama Min rhey adalah putri ratu Xue, mereka dapat mengetahuinya ketika mencoba menenangkan ratu Xue dari kesedihannya sehingga ratu Xue mengatakannya sendiri karna percuma juga ia sembunyikan setelah kematian putrinya.
Tanpa berlama-lama, Min rhey langsung bergegas ke arah pasukan bayangannya berada, ketika sampai di sana, Min rhey langsung memerintahkan mereka untuk bersembunyi di dalam bayangannya.
Semua orang yang berada di sana yang melihat bayangan-bayangan tersebut yang masih berjumlah puluhan juat berubah menjadi asap lalu masuk ke bayangan Min rhey langsung terperangah karna terkejut dan tak percaya atas apa yang mereka lihat dengan mata kepala mereka sendiri.
"Pahlawan Min rhey memang memiliki banyak teknik-teknik yang unik dan langka!"
"iya, dia juga sangat kuat!"
"apalagi dia juga sangat tampan!"
Hiruk pikuk antara pasukan kembali terjadi membicarakan kehebatan Min rhey ketika melihatnya memasukkan kembali pasukan bayangannya ke dalam bayangannya sendiri.
Tak butuh waktu lama sehingga semua pasukan bayangannya sudah masuk semua ke dalam bayangannya, Lalu Min rhey bergegas ke arah pasukan seperti mencari seseorang di sana.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG~