
"ah, sudahlah bibi!" ucap Min rhey yang memegang pundak Tu Xia dan mengangkatnya dari posisi bungkuknya.
"jadi sekarang bibi mau kemana?" Lanjut Min rhey bertanya kepada Tu Xia.
Tu Xia yang mendapati pertanyaan Min rhey terdiam, ia tidak tahu harus menjawab apa, karna rumahnya sudah hancur akibat organisasi kabut hitam waktu ia di tangkap, sehingga ia tidak tahu harus pergi kemana untuk melanjutkan kehidupannya.
Min rhey yang melihat Tu Xia terdiam tidak menjawab pertanyaannya dapat mengerti, karna sebelumnya ia juga di beritahu beri tahu oleh Mou long.
"bagaimana jika bibi ikut saja ke kediaman keluarga Min-ku, bagaimanapun Mou long adalah bawahanku dan aku sudah berjanji untuk menjamin semua kebutuhan dan keamanan keluarga bawahanku itu!" lanjut Min rhey tersenyum manis kepada Tu Xia lalu menunjuk Mou long.
Tu Xia yang mendengar perkataan Min rhey terkejut karna Min rhey mengatakan akan menjamin semua kebutuhan dan keamanannya, ia menolehkan kepalanya ke belakang menatap anaknya yaitu Mou long untuk meminta persetujuannya.
Mou long yang melihat tatapan ibunya dapat mengerti, ia langsung menganggukkan kepalanya kecil tanda menyetujui ibunya untuk ikut ke kediaman keluarga Min.
melihat Mou long menganggukkan kepalanya tanda setuju atas ajakan Min rhey, Tu Xia kembali menolehkan kepalanya ke depan menatap wajah Min rhey.
"baiklah Tuan muda dermawan, aku akan ikut ke kediaman keluarga min anda!" ucap Tu Xia membungkukkan badannya seraya menangkupkan tangannya kepada Min rhey yang di ikuti dengan kedua anak kembar di dekatnya yang sedari tadi hanya mengikuti ibunya.
"bibi tidak usah bersikap terlalu formal kepadaku, aku merasa tidak enak bibi, panggil saja aku Min rhey dan kalian berdua adik kembar panggil saja aku kakak!" ucap Min rhey memegang pundak Tu Xia lalu menolehkan kepalanya mengarah kedua adik kembar Mou long.
"itu tidak bisa tuan muda dermawan, tuan muda dermawan sudah menyelamatkan kami dan sekarang mengajak kami ke kediaman tuan muda dermawan, jika kamu tidak begini kami seperti orang yang tidak tahu berterima kasih!" ucap Tu Xia yang masih dalam posisi memberi hormat kepada Min rhey.
Min rhey yang mendengar perkataan Tu Xia memutar bola matanya ke arah lain sambil tersenyum kecut.
"ah, baiklah terserah bibi saja!" ucap Min rhey yang masih tersenyum kecut.
Min Hao maju mendekati Min rhey dan ketiga keluarga Mou long.
"Rhey'er apakah masih ada yang ingin kau urus?" tanya Min Hao kepada Min rhey sambil memegang pundaknya dari belakang.
Min rhey membalikkan badannya menatap wajah Min Hao dan terdiam sejenak lalu memperhatikan markas organisasi kabut hitam, dan muncul sebuah pertanyaan di dalam benaknya.
"bibi, apakah masih ada lagi orang yang di tahan di dalam markas organisasi kabut hitam?" tanya Min rhey yang membalikkan badannya menatap wajah Tu Xia tanpa menjawab pertanyaan Ayahnya.
Tu Xia yang mendapati pertanyaan Min rhey terdiam sejenak, karna bingung kenapa Min rhey mempertanyakan hal tersebut.
"masih ada puluha- tidak! tidak! ratusan orang yang di tahan di penjara bawah tanah markas organisasi kabut hitam tuan muda dermawan, kenapa tuan muda dermawan bertanya tentang itu?" jawab Tu Xia lalu bertanya kembali kepada Min rhey sambil menatapnya penuh tanda tanya.
"tentu aku ingin membebaskan mereka semua bibi!" jawab Min rhey santai sambil tersenyum manis kepada Tu Xia.
Tu Xia yang mendengar jawaban Min rhey terkejut ia tidak menyangka pemuda yang berdiri di depannya mempunyai hati yang sangat baik dan suka menolong, dan ketika ia melihat senyum manis Min rhey ia merasa sedang berhadapan langsung dengan seorang malaikat.
"bibi lebih baik menunggu di sini! Mou long, ayah ayo kita masuk untuk membebaskan semua orang yang telah di tahan oleh organisasi kabut hitam!" ucap Min rhey menatap Mou long lalu membalikkan badannya menatap Min Hao dan langsung berjalan menuju bangunan besar yang seperti istana yang di jadikan markas oleh organisasi kabut hitam.
"baik tuan muda!" ucap Mou long menganggukkan kepalanya kecil lalu segera mengikuti Min rhey.
Sedangkan Min Hao hanya menganggukkan kepalanya kecil menanggapi ajakan Min rhey dan langsung mengikutinya.
setelah mereka bertiga sampai tepat di depan markas organisasi kabut hitam mereka dapat melihat pintu besar yang terbuat dari bahan-bahan yang mahal dan juga kuat.
Min rhey maju ke depan pintu besar tersebut lalu langsung melayangkan tangan kanannya yang terkepal tanpa menggunakan energi Qi-nya yang hanya menggunakan kekutan fisiknya, tiba-tiba,
banggg!
krash!
__ADS_1
duarrr!
dapat terdengar suara dentuman keras seperti benda-benda keras yang saling bertabrakan ketika kepalan tangan Min rhey dan pintu besar bertemu yang membuat pintu besar tersebut retak dan langsung hancur menjadi puing-puing bangunan yang tak berguna lagi.
Min Hao dan Mou long yang melihat hal tersebut sedikit terkejut, tapi mereka langsung menggelengkan kepalanya menghilangkan rasa terkejut mereka, karna mereka berpikir hal tersebut mungkin suatu hal yang biasa bagi orang yang bisa membunuh ribuan orang sekaligus hanya dengan satu serangan.
"ayo!" ajak Min rhey menolehkan kepalanya ke belakang menatap Min Hao dan Mou long yang berdiri di belakangnya.
Min Hao dan Mou long hanya menganggukkan kepalanya kecil lalu langsung masuk ke markas organisasi kabut hitam mengikuti Min rhey yang berjalan di depan mereka.
setelah berada di dalam ruangan Min rhey menolehkan kepalanya ke kanan kiri seperti orang yang mencari sesuatu.
Min Hao dan Mou long yang telah sampai di dekat Min rhey menjadi bingung ketika melihat tingkah laku Min rhey.
"ada apa Rhey'er?" tanya Min Hao yang berada di samping Min rhey sambil menatap wajahnya.
Min rhey menolehkan kepalanya ke samping menatap wajah Min Hao dan menjawab, "aku sedang mencari jalan untuk pergi ke penjara bawah tanah markas ini!" jawab Min Rhey.
Mou long yang mendengar jawaban Min rhey segera maju mendekati sebuah lukisan lalu langsung memiringkan lukisan tersebut, Min rhey dan Min Hao yang melihat Mou long melakukan hal tersebut menjadi bingung karna tak tahu untuk apa ia melakukan hal tersebut, tapi seketika,
derkkk!
Dinding yang berada di samping lukisan yang di Miringkan oleh Mou long langsung bergeser, dapat terlihat sebuah lorong dengan anak tangga yang menuju ke bawah serta lilin-lilin yang berada di sisi kanan dan kiri lorong tersebut sebagai penerangan.
"ini jalannya tuan muda!" Ucap Mou long menunjuk ke Lorong tersebut sambil tersenyum bangga kepada Min rhey dan Min Hao.
Mou long dapat mengetahui lorong yang menuju penjara bawah tanah tersebut karna ia sering melihat penatua organisasi kabut hitam keluar masuk sambil membawa tahanan yang telah di tangkap oleh organisasi kabut hitam, tapi ia di larang untuk memasuki lorong tersebut.
Min rhey dan Min Hao yang melihat Mou long yang tersenyum bangga karna telah menemukan jalan menuju penjara bawah tanah hanya tersenyum kecut.
Min Hao hanya mengangguk kecil menanggapi perkataan min rhey pertanda setuju, sedangkan Mou long yang mendengar perkataan min rhey langsung tersenyum kecut, 'andaikan aku tidak membuka jalan ini pasti tuan muda akan kelelahan mencarinya' batin Mou long yang agak kesal.
Min rhey dan Min Hao langsung berjala menuju lorong tersebut, setelah berada di sana ia langsung berkata,
"ayo kita bebaskan semua tahanan lalu kita pulang ke rumah!" ucap Min rhey lalu berjalan menuruni anak tangga.
Min Hao dan Mou long hanya mengangguk kecil lalu mengikuti Min rhey dari belakang.
setalah Beberapa menit berjalan menuruni anak tangga mereka bertiga telah sampai di sebuah ruangan yang di penuhi dengan puluhan sel tahanan yang di huni beberapa orang yang terikat dengan rantai yang kondisinya sangat memprihatinkan pada setiap selnya.
"ayah, Mou long ayo kita keluarkan semua orang yang berada di dalam sel!" ucap Min rhey menolehkan kepalanya ke belakang menatap dua orang yang mengikutinya.
Min Hao dan Mou long hanya mengangguk kecil lalu mendekati setiap sel untuk mengeluarkan orang yang berada di dalamnya, begitupun dengan Min rhey ia tidak tinggal diam ia juga langsung mendekati sel untuk mengeluarkan orang yang berada di dalamnya.
30 menit kemudian.
semua orang telah keluar dari ruangan sel tahanan tak lupa pula rantai yang mengikat tangan atau kaki mereka juga sudah di lepaskan.
dapat terlihat ratusan orang dengan berbagai macam usia dan berbeda jenis yang sedang berkumpul dengan pakaian yang sudah sangat kotor dan ada juga yang sudah sobek.
"terima kasih banyak tuan!" ucap mereka serempak membungkukkan badannya seraya menangkupkan tangannya menghadap Min rhey, Min Hao dan Mou long.
Mereka bertiga yang melihat hal semua orang telah keluar dari sel tahanan tersenyum senang karna telah menyelamatkan ratusan orang dari penderitaan yang mereka alami.
"sudahlah, tidak usah bersikap seperti itu kepada kami berdua, karna orang yang telah meminta kami untuk membebaskan kalian adalah anakku yaitu Min rhey!" ucap Min Hao menunjuk Min rhey yang berada di dekatnya.
__ADS_1
Semua orang yang mendengar perkataan Min Hao langsung mengangkat tubuhnya dari posisi bungkuknya untuk melihat orang yang di maksud Min Hao, mereka semua dapat Melihat seorang pemuda yang masih terlihat berumur sekitar 17 tahun yang mengenakan pakaian berwarna hitam dengan garis-garis bercorak naga berwarna emas.
"terima kasih banyak tuan muda dermawan, karna telah membebaskan kami!" ucap semua orang secara serempak yang kembali membungkukkan badannya seraya menangkupkan tangannya memberi hormat kepada Min rhey.
"sudahlah, silahkan angkat Tubuh kalian semua!" ucap Min rhey melambaikan tangannya sambil tersenyum manis kepada semua orang.
Semua orang mengangkat tubuhnya dari posisi bungkuknya ketika mendengar perkataan Min rhey, seketika Meraka semua merasa nyaman ketika melihat senyum manis Min rhey yang seperti seorang malaikat yang turun dari surga tertinggi.
"ayah antar semua orang keluar dan tunggu aku di depan markas ini! kalian semua ikuti ayahku untuk keluar dari ruang penjara bawah tanah ini!" ucap Min rhey menatap ayahnya lalu menatap semua orang yang telah keluar dari sel tahanan.
Min Hao dan semua orang yang telah keluar dari sel tahanan mengangguk kecil tanda mengerti lalu segera berjalan meninggalkan ruang penjara bawah tanah menuju lorong untuk keluar.
setelah beberapa saat semua orang telah pergi meninggalkan Min rhey dan Mou long yang masih berada di ruang tahanan bawah tanah, Mou long tidak pergi karna di suruh oleh Min rhey untuk tinggal.
"tuan muda, apa yang akan kita lakukan setelah ini, bukankah setelah semua orang keluar kita akan langsung pulang?" tanya Mou long yang berada di samping Min rhey dengan penuh tanda tanya karna tak tahu apa yang akan di lakukan Min rhey yang meminta dirinya untuk tinggal.
Min rhey yang mendapati pertanyaan Mou long langsung tersenyum penuh makna, Lalu menjawab,
"apakah kau tahu ruang penyimpanan harta markas ini?" jawab Min rhey sambil bertanya kembali kepada Mou long.
Min rhey berpikir tidak mungkin markas organisasi kabut hitam tidak memiliki harta yang banyak mengingat organisasi kabut hitam selalu mendapatkan misi pembunuhan dengan upah yang lumayan banyak, sehingga ia berniat untuk mengambil semuanya.
Mou long yang mendengar perkataan Min rhey langsung mengerti maksud Min rhey menyuruhnya untuk tinggal, ia langsung menganggukkan kepalanya, sambil berkata,
"saya tahu tuan muda, ruang penyimpanan harta markas ini berada di atas!" jawab Mou long.
"baiklah, ayo kita ke sana!" ucap Min rhey sambil tersenyum bersemangat.
Mou long berjalan di depan untuk menunjukkan arah ruangan penyimpanan harta di ikuti Min rhey dari belakang menaiki anak tangga lorong yang ia lewati tadi.
setelah sampai di ruangan yang pertama kali Meraka berdua masuki, Mou long masih terus berjalan menuju lorong-lorong yang berada di dalam markas organisasi kabut hitam.
setelah beberapa menit kemudian Mou long berhenti ketika telah sampai di depan sebuah pintu besar yang hampir sama persis dengan pintu masuk markas tersebut.
"ini tuan muda!" ucap Mou long menolehkan kepalanya ke belakang menatap Min rhey sambil menunjuk ke arah pintu besar tersebut.
"hmm.. mundurlah!" ucap Min rhey mengangguk kecil lalu berjalan mendekati pintu besar tersebut.
setelah berada tepat di depan pintu besar itu, Min rhey langsung melayangkan tangan kanannya yang terkepal mengarah pintu besar tersebut yang hanya menggunakan kekutan fisiknya tanpa menggunakan energi Qi-nya, tiba-tiba,
banggg!
krash!
duarrr!
dapat terdengar suara dentuman keras seperti benda-benda keras yang saling bertabrakan ketika kepalan tangan Min rhey dan pintu besar bertemu yang membuat pintu besar tersebut retak dan langsung hancur menjadi puing-puing bangunan yang tak berguna lagi.
Bersambung~
.
.
.
__ADS_1
Jangan pelit kasih like dan vote-nya dan juga kalau ada yang salah atau punya saran silahkan komen aja, ok?