
"karna kau memang terlihat imut!" langsung jawab Min rhey dengan nada santai tanpa menolehkan kepalanya kesamping untuk menatap Xue Yi yang duduk di sampingnya.
Xue Yi yang mendengarkan jawaban Min rhey, semakin merasa malu, karna Min rhey mengakui dirinya dengan terang-terangan bahwa ia memang sangat imut.
6 jam kemudian.
setelah beberapa jam berlalu, akhirnya semua kelompok peserta telah bertarung di atas arena, Lei Huang Ju segera naik ke arena pertama yang berada tepat di tengah-tengah stadion tersebut.
"baiklah, pertandingan babak pertama telah selesai hari ini, kelompok peserta yang berhasil maju ke babak kedua berjumlah 200 kelompok dengan jumlah peserta sebanyak 599 karna ada satu tim yang hanya berjumlah dua orang peserta, babak kedua pertandingan akan di lanjut besok pagi!"ucap Lei Huang Ju menjelaskan hasil pertandingan babak pertama hari ini.
Semua penonton yang mendengar pengumuman hasil pertandingan babak pertama pertandingan dari Lei Huang Ju langsung bertepuk tangan dengan meriah menanggapi pengumuman tersebut.
setelah mengumumkan hasil pertandingan tersebut, semua penonton segera berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan menuju gerbang keluar stadion. sedangkan para peserta juga langsung bergegas keluar dari stadion tersebut berjalan melalui gerbang keluar peserta.
"jadi kau mau kemana dulu gadis imut?" tanya Min rhey kepada Xue Yi yang tetap memanggilnya dengan sebutan 'gadis imut'.
"sa-saya tidak tahu!" jawab Xue Yi dengan menundukkan kepalanya serta pipinya yang kembali berubah warna menjadi merah seperti kepiting rebus.
"hei! kau tidak usah terlalu bersikap formal padaku!" ucap Min rhey kepada Xue Yi karna merasa sedikit tidak enak jika Xue Yi selalu bersikap formal kepadanya.
Xue Yi yang mendengar perkataan Min rhey hanya langsung menganggukkan kepalanya kecil menanggapi perkataan Min rhey itu tanpa menolehkan kepalanya ke Min rhey.
"Baiklah, kau ikuti aku saja dulu, lalu kita pergi bersama ke istana kerajaan malam ini!" ucap Min rhey kepada Xue Yi sambil menarik tangan kecilnya berjalan menuju gerbang keluar peserta.
Xue Yi yang mendapati tangannya langsung di tarik Min rhey berjalan menuju gerbang keluar peserta semakin merasa malu, karna baru pertama kali ada yang memperlakukannya seperti itu tapi ia hanya memilih mengikuti Min rhey tanpa memprotesnya.
setelah beberapa saat berjalan, akhirnya Min rhey dan Xue Yi sudah berada di luar stadion, Min rhey berpikir untuk terus bersama Xue Yi dulu untuk melindunginya dari orang-orang yang seperti yang di katakan Ratu Xue yang bisa saja menculiknya lalu memanfaatkannya untuk mengancam ratu Xue.
__ADS_1
Kenapa bukan ratu Xue sendiri yang melindungi Xue Yi atau menyuruh beberapa pengawalnya? itu di karenakan, Ratu Xue berpikir jika ia melakukan hal tersebut maka pasti akan menimbulkan pertanyaan di antara orang-orang yang melihatnya sehingga kemungkinan besar membuat orang-orang yang membencinya mendengar hal tersebut lalu mencari informasi sebenarnya mengenai identitas asli Xue Yi.
Lalu kenapa Min rhey berniat melindungi Xue Yi, padahal belum ada orang lain yang mengetahui identitas asli Xue Yi selain para petinggi-petinggi kerajaan yang ada di ruangan khusus ratu Xue tadi?
itu di karenakan ketika Min rhey masih berada di ruangan khusu ratu Xue, ia melihat salah satu menteri kerajaan Xue yang berada di sana seperti tersenyum jahat yang mengandung niat jahat setelah mendengar penjelasan ratu Xue mengenai Xue Yi.
"apakah kau ingin membeli makanan-makanan yang ada di pinggir jalan ini?" tanya Min rhey yang berdiri tepat di samping Xue Yi, sambil menolehkan kepalanya menatap Xue Yi.
Xue Yi yang mendengar pertanyaan dari Min rhey tersebut, langsung terdiam beberapa saat lalu langsung menggelengkan kepalanya menanggapi pertanyaan Min rhey.
"kenapa? apakah kau tidak punya uang?" tanya Min rhey lagi kepada Xue Yi.
Xue Yi yang mendengar pertanyaan Min rhey lagi Langsung menolehkan kepalanya ke samping menatap wajah Min rhey lalu langsung menganggukkan kepalanya kecil menanggapi pertanyaan Min rhey tersebut.
"hehehehe, aku sudah menduganya!" ucap Min rhey sambil terkekeh Pelang kepada Xue Yi.
Xue Yi mendapatkan perlakuan seperti itu dari Min rhey dan melihat senyuman manis yang terlukis di wajah Min rhey membuat sesuatu di dalam hatinya tiba-tiba bergejolak tapi Xue Yi tidak mengetahui apa sebenarnya hal tersebut.
"Ba-baiklah Min rhey!" ucap Xue Yi yang langsung menerima tawaran Min rhey sambil tersenyum manis membalas senyuman Min rhey.
Xue Yi langsung berjalan menuju stang-stang makanan yang berbaris rapi di pinggir jalan, sedangkan Min rhey hanya mengikutinya dari belakang sambil tersenyum bahagia karna merasa senang melihat Xue Yi tersenyum manis kepadanya barusan.
Xue Yi terus mengambil makanan yang berbeda-beda dari stang-stang makanan lain, sedangkan Min rhey yang mengikutinya dari belakang langsung membayar makanan yang di ambil oleh Xue Yi kepada pedagang makanannya.
setelah beberapa menit, akhirnya Xue Yi telah selesai berbelanja makanan lalu memasukkan sebagian makanan yang telah ia beli ke dalam cincin penyimpanannya, sedangkan yang lainnya langsung ia santap sambil berjalan.
Min rhey yang melihat Xue Yi membeli makanan yang sangat banyak dalam sekali belanja, menjadi heran dan bingung di waktu yang bersamaan, 'apakah semua makanan itu bisa di tampung dengan tubuh kecilnya itu?' tanya Min rhey dalam benaknya sendiri.
__ADS_1
Min rhey tidak menyangka bahwa Xue Yi akan membeli banyak sekali makanan, tapi meskipun begitu ia tidak memprotesnya karna ia juga memiliki uang yang sangat banyak di dalam ruang inventori sistemnya dan juga ia ikut merasa bahagia jika melihat Xue Yi bahagia.
50 meter di belakang Min rhey
puluhan meter di belakang Min rhey, terlihat beberapa orang yang seperti sedang mengikutinya, Mereka semua terlihat seperti mempunyai niat buruk kepada Min rhey dan Xue Yi.
"penatua Kan Asep kita serang pemuda itu di tempat yang sepi lalu langsung merebut artefaknya serta menculik gadis yang bersamanya itu!" ucap salah satu dari orang yang mengikuti Min rhey yang ternyata adalah Penatua Ma Tamu Cok, kepada orang yang berada di samping yang merupakan Penatua Kan Asep.
"aku mengerti Penatua Ma Tamu Cok, tapi aku benar-benar tidak menyangka bahwa ratu Xue memiliki seorang putri yang selama ini ia sembunyikan!" ucap Penatua Kan Asep kepada penatua Ma tamu Cok lalu menolehkan kepalanya ke belakang menatap seorang pria paruh baya yang juga bersama mereka.
"ini semua berkat informasi dari kakakku yaitu menteri Ma Tamu ***!" ucap penatua Ma Tamu Cok menanggapi perkataan penatua Kan Asep lalu juga ikut menolehkan kepalanya ke belakang menatap pria paruh baya yang berada di belakangnya.
pria paruh baya tersebut adalah salah satu menteri kerajaan Xue yang bernama Ma Tamu ***, Ma Tamu *** adalah kakak dari Penatua Ma tamu Cok dari sekte pedang tunggal, mereka sudah lama membenci Ratu Xue dan juga sudah melakukan berbagai macam cara untuk membunuh atau menurunkan Ratu Xue dari tahtanya, tapi dari semua rencana yang telah mereka lancarkan tidak ada yang berhasil.
"kali ini, rencana kita pasti akan berhasil!" ucap menteri Ma Tamu *** kepada Penatua Ma Tamu Cok dan Kan Asep lalu tersenyum penuh makna.
Min rhey yang terus berjalan mengikuti Xue Yi dari belakang yang terus menyantap makanan yang telah ia beli, Tiba-tiba menyunggingkan senyum menyeramkannya ketika merasakan Energi Qi menteri yang ia lihat tadi di ruang khusus Ratu Xue dengan zona persepsinya.
"Si serangga kecil pengganggu sudah ingin bertindak ya?" ucap Min rhey dengan suara pelan sehingga Xue Yi yang berada di depannya tidak mendengarnya.
**Bersambung~
Author: maaf banget ya🙏, kemarin ngak up dan hari ini up-nya lambat soalnya ada urusan mendadak.
jangan lupa kasih bintang lima, like, vote, dan komen jika ada yang salah atau punya saran, agar Author semakin semangat dan rajin nulisnya, ok?
Follow IG Author dong, @Amien Rayzk🙏**
__ADS_1