SISTEM PENGUASA ABSOLUTE

SISTEM PENGUASA ABSOLUTE
126. MEMASUKI ISTANA RAJA IBLIS


__ADS_3

"Sekarang kita telah berada di alam Iblis!" jawab Min Di Lhyn dengan santai kepada Min rhey.


"Aaaa!!!!" Min Rhey berteriak terkejut setelah Min Di Lhyn menjawab pertanyaannya.


Min Rhey terkejut ketika mengetahui bahwa dirinya telah berada di alam Iblis yang tidak pernah di sebutkan oleh sistemnya, bukan hanya itu saja, Min Rhey juga terkejut karna melihat sebuah istana yang berdiri kokoh dengan penampakan yang menyeramkan dan aneh yang berada di depan matanya, istana tersebut tak lain adalah istana Raja iblis.


"Di'er, apa kau tahu istana itu?" Min rhey langsung bertanya kepada Min Di Lhyn seraya menunjuk ke arah istana tersebut.


"itu adalah istana raja iblis!" Jawab Min Di Lhyn dengan nada yang tenang.


Min Rhey yang mendengar jawaban Min Di Lhyn tersebut hanya menganggukkan kepalanya tanda paham dan mengerti, tapi meskipun begitu Min Rhey masih heran dan bingung kenapa sistemnya tidak memberitahukan keberadaan alam iblis tersebut.


Di sisi lain, iblis yang di tinggal oleh temannya untuk menjaga portal dimensi langsung terkejut ketika melihat dua orang manusia keluar dari portal dimensi tersebut.


Min Rhey tidak melihat Iblis yang berjaga tersebut karna iblis itu berada di anak tangga paling bawah yang menuju ke portal dimensi itu, sehingga ketika Min Rhey menyapu keadaan sekitar dengan pandangan lurus ia tidak melihat iblis tersebut.


"Hei! Manusia biadab! Bagaimana bisa kau sampai di sini?" Teriak Iblis yang menjaga portal dimensi tersebut kepada Min Rhey dan Min Di Lhyn.


Min Rhey dan Min Di Lhyn yang mendengar suara teriakan tersebut, langsung mengalihkan pandangannya ke sumber suara, sehingga mereka berdua dapat melihat seorang iblis yang berada di bawah yang mendongakkan kepalanya menatap mereka dengan tatapan sinis seraya menunjuk ke arahnya.


Min Rhey dan Min Di Lhyn hanya menatap iblis tersebut dengan ekspresi datar.


"Hei! Apa kau tuli? Atau kau ketakutan ketika melihatku sehingga kalian terdiam seperti itu?" Teriak lagi iblis tersebut kepada Min Rhey dan Min Di Lhyn. Karna merasa sangat marah ketika Min Rhey dan Min Di Lhyn hanya terdiam menatap dirinya.


"Kenapa ada serangga di sini?" Ucap Min Rhey dengan nada datar dan langsung mengibaskan tangannya yang telah teraliri sejumlah energi Qi ke arah iblis tersebut.


Swoshhhhh!


Slashhhh!


Tiba-tiba tercipta sebuah siluet bulan sabit berwarna keemasan dari kibasan tangan Min Rhey yang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah iblis yang berteriak kepadanya.


Saking cepatnya sehingga iblis tersebut tidak dapat bereaksi sedikitpun dan hanya bisa menerima bahwa kepalanya telah terpisah dengan tubuhnya.


[Ding]


[Membunuh kultivator tahap ksatria suci *5 mendapatkan poin pengalaman sebanyak 1.500.000 poin sistem 150.000]


Min Rhey tidak menghiraukan suara notifikasi sistem yang muncul di dalam kepalanya setelah membunuh iblis tersebut karna poin yang ia dapatkan sangatlah sedikit jika di bandingkan dengan poin yang ia butuhkan untuk menembus tingkatan kultivasinya.


Min Rhey juga tidak terkejut ketika mengetahui bahwa iblis tersebut telah berada di tahap ksatria suci, bagaimanapun ini adalah alam iblis terlebih lagi tempat yang ia datangi adalah istana raja iblis. sudah pasti banyak iblis yang mempunyai tingkat kultivasi tinggi yang berada di dalam wilayah istana itu.


"Di'er, ayo kita masuk ke istana itu!" Ucap Min Rhey sambil menolehkan kepalanya kepada Min Di Lhyn seraya langsung melapisi seluruh tubuhnya dengan energi Qi-nya dan langsung terbang ke arah istana tersebut.


Min Di Lhyn yang mendengar perkataan Min Rhey dan melihatnya sudah terbang ke arah istana tersebut hanya menganggukkan kepalanya menanggapi perkataan Min Rhey dan juga segera mengikuti Min Rhey dari belakang.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama sehingga Min Rhey telah sampai di depan pintu istana yang sangat tinggi dan lebar. Di sana Min Rhey juga dapat melihat dua iblis yang sedang berjaga di depan pintu tersebut yang masing-masing memegang sebuah tombak berwarna hitam.


Tanpa berlama-lama, Min Rhey turun dari atas udara dengan kaki kanannya yang pertama menyentuh permukaan lantai, di ikuti Min Di Lhyn dari belakang.


Kedua iblis yang menjaga pintu masuk istana tersebut langsung tersentak karna terkejut ketika melihat kedatangan dua orang manusia.


"Siapa kalian?"


"Dari mana kalian berasal?"


"Bagaimana cara kalian sampai di sini?"


Tanya kedua iblis tersebut dengan nada suara yang mengancam secara bergantian dengan mengarahkan tombak mereka ke arah Min Rhey dan Min Di Lhyn.


"jika kalian mengetahui jawaban dari pertanyaan kalian itu, kalian mau apa?" Tanpa menjawab pertanyaan kedua iblis itu, Min Rhey langsung melontarkan pertanyaan kepada kedua iblis itu dengan suara datar tanpa ekspresi.


Kedua iblis yang mendengar perkataan Min Rhey tersebut langsung membelalakkan matanya dan wajahnya mengeras karna sangat emosi.


"baik kau menjawab atau tidak, kami akan tetap membunuh kalian berdua!"


"apalagi hanya seorang yang baru berada di tahap pembentukan tubuh sedangkan yang satunya bahkan tidak memiliki energi Qi sedikitpun!"


Kedua iblis tersebut menjawab pertanyaan Min Rhey secara bergantian, kedua iblis itu menganggap kedua manusia yang berada di depannya sangatlah lemah, karna mereka melihat tingkat kultivasi Min Rhey hanya berada di tahap pembentukan tubuh sedangkan Min Di Lhyn tidak memiliki energi Qi sedikitpun.


"Teknik tombak ular hitam, tusukan tajam ekor ular!"


"Teknik tombak kalajengking api, Tusukan ekor kalajengking!"


Tanpa berlama-lama, kedua iblis itu langsung maju menyerang Min Rhey dan Min Di Lhyn dengan menghunuskan tombak mereka masing-masing menggunakan teknik yang berbeda.


"hmm, hanya tahap saint dan holy saint yang tidak tahu ketinggian langit!" Ucap Min Rhey dengan suara datar setelah melihat tingkat kultivasi kedua iblis yang maju menyerang dirinya dan Min Di Lhyn.


Min Rhey yang melihat kedua iblis itu semakin dekat, hanya mengibaskan tangannya dengan santai yang telah ia aliri sejumlah energi Qi-nya, sehingga tercipta sebuah siluet bulan sabit berwarna keemasan yang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah dua iblis tersebut, yang semakin lama semakin memanjang, seketika,


Swoshhhhh!


Slashhhh!


Swoshhhhh!


Bommm!


Krakkk!


Duarrrr!

__ADS_1


Siluet bulan sabit tersebut langsung memotong leher kedua iblis itu sekaligus, bukan sampai di situ saja. siluet bulan sabit itu terus melesat hingga menabrak pintu masuk istana sehingga dapat terdengar suara dentuman yang sangat nyaring yang memekakkan telinga, yang membuat pintu tersebut retak seperti jaring laba-laba dan beberapa detik kemudian pintu tersebut langsung meledak menjadi butiran-butiran batu yang beterbangan.


Notifikasi sistem juga kembali terdengar di dalam kepala Min Rhey setelah kedua kepala iblis yang barusan ingin menyerang dirinya terjatuh ke lantai.


Sekarang Min Rhey dapat melihat ruangan di balik pintu raksasa tersebut dengan penampakan yang terlihat mengerikan yang juga memiliki pilar-pilar seperti yang ada di depan pintu masuk serta seluruh dinding dan lantai ruangannya berwarna hitam dengan corak berwarna merah darah.


Min Rhey yang tidak ingin menghabiskan waktunya hanya untuk melihat ruangan tersebut dari luar, langsung melangkahkan kakinya memasuki ruangan istana tersebut bersama Min Di Lhyn yang dari tadi hanya mengikuti langkah kakinya.


Di sisi lain istana, atau lebih tepatnya ruang tahta istana tersebut, semua iblis yang berada di sana termasuk Djevelens Levia langsung tersentak karna sangat terkejut ketika mendengar suara ledakan dan juga dapat merasakan getaran yang berasal dari ledakan tersebut.


"Apa yang barusan itu?" tanya Djevelens Levia yang duduk di kursi singgasananya.


"kami juga tidak tahu yang mulia raja iblis!" Ucap salah satu iblis yang berada di dalam ruangan tersebut kepada Djevelens Levia dengan panggilan raja iblis.


Sehari setelah kematian raja iblis Djevelens konge, Putri raja iblis yaitu Djevelens Levia langsung di angkat menjadi raja iblis selanjutnya untuk mengisi kekosongan gelar dan tahta raja iblis tersebut.


Djevelens Levia langsung mengalihkan pandangannya ke iblis yang belum lama datang melapor kepada dirinya mengenai portal dimensi yang kembali aktif dan juga menciptakan tanda-tanda akan ada yang keluar dari portal dimensi tersebut.


Djevelens Levia yang mengingat perkataan iblis tersebut, membuat dirinya menebak-nebak bahwa istananya di serang oleh sosok yang keluar dari dalam portal dimensi itu.


Tanpa berlama-lama, Djevelens Levia mengecek keadaan dalam wilayah istananya dengan menyebarkan energi Qi-nya dalam radius 1 mil.


"hmm, kenapa bisa ada dua manusia yang berada di alam iblis ini?"Djevelens Levia sedikit mengerutkan keningnya ketika merasakan kehadiran dua manusia yang berada di ruangan depan istananya, Bukan hanya itu saja Djevelens Levia juga heran dan bingung di waktu yang bersamaan ketika mengetahui tingkat kultivasi kedua manusia tersebut.


Yap, dua manusia itu tentu saja adalah Min Rhey dan Min Di Lhyn. tingkat kultivasi yang di rasakan oleh Djevelens Levia sama seperti yang di rasakan oleh dua iblis penjaga pintu masuk istana yang telah Min Rhey bunuh barusan.


"Semuanya, bersiap kita kedatangan dua tamu yang misterius!" Ucap Djevelens Levia dengan nada serius kepada semua iblis yang berada di dalam sana.


Djevelens Levia mengatakan hal tersebut karna yakin bahwa kedua manusia tersebut yang menciptakan ledakan barusan, tapi ia merasa ada kejanggalan dengan kedua manusia tersebut, Djevelens Levia berpikir sangat tidak mungkin dengan tingkat kekuatan yang sangat lemah bahkan satu di antara kedua manusia itu tidak memiliki energi Qi sedikitpun, yang membuat kericuhan di dalam wilayah istananya.


Bahkan Djevelens Levia juga yakin, kedua iblis yang berjaga di pintu masuk istana yang telah mencapai tahap saint dan holy saint tidak bisa menciptakan ledakan dan getaran yang seperti barusan, karna istana itu terbuat oleh material yang sangat kuat. Sehingga terbesit sebuah pemikiran di dalam otak Djevelens Levia bahwa kedua iblis itu telah mati di tangan kedua manusia yang baru muncul tersebut.


"Apa maksud anda yang mulia raja iblis?"


.


.


.


.


.


Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2