
Gadis imut itu yang mendengar perkataan pengawal tersebut ketika mengatakan bahwa ia di panggil oleh yang mulia ratu, Membuat dirinya tersentak karna terkejut.
"Hah! kenapa yang mulia ratu Xue memanggil kami?" tanya Min rhey kepada pengawal kerajaan tersebut dengan nada yang terkejut.
"maaf, saya tidak tahu tuan, tapi sebaiknya anda dan nona segera menghadap ke yang mulia ratu Xue!" jawab pengawal tersebut dengan membungkukkan badannya menghadap Min rhey.
'baru juga di bilang bakalan ada masalah, masalah itu sudah datang menghampiri ku!' batin Min rhey yang kesal.
"baiklah, ayo Gadis imut!" ucap Min rhey yang segera berdiri dari tempat duduknya lalu menolehkan kepalanya menatap wajah gadis imut itu yang masih duduk di kursinya.
tiba-tiba pipi gadis tersebut yang tadinya sudah berwarna kemerahan sekarang semakin memerah seperti kepiting rebus ketika mendengar Min rhey memanggilnya dengan 'gadis imut'.
tapi walaupun begitu ia hanya menganggukkan kepalanya kecil menanggapi perkataan Min rhey lalu segera berdiri dari tempat duduknya dan mengikuti Min rhey berjalan menuju ruang khusus Ratu Xue.
Setelah beberapa saat berjalan di temani oleh pengawal kerajaan tadi akhirnya Min rhey dan gadis tersebut sampai di depan pintu ruang khusus Ratu Xue, pengawal kerajaan tersebut langsung mengetuk pintu lalu berkata,
Tok!
tok!
tok!
"yang mulia ratu, tuan dan nona itu telah datang!" ucap pengawal kerajaan tersebut dari balik pintu.
"baiklah, biarkan mereka masuk!" ucap ratu Xue yang berada di dalam ruang khusunya.
"baik yang mulia ratu!" ucap pengawal tersebut sambil membungkukkan badannya.
krekkkk!
__ADS_1
"silahkan masuk tuan dan nona!"
terdengar suara gesekan antar benda ketika pengawal tersebut membuka pintu, lalu mempersilahkan Min rhey dan gadis imut tersebut masuk ke ruangan khusus Ratu Xue.
Min rhey dan gadis tersebut melangkahkan kakinya memasuki ruangan tersebut, sesampainya di dalam Min rhey dan gadis tersebut dapat melihat meja panjang dan beberapa orang yang duduk di kursi yang terlihat sangat mewah serta seorang wanita cantik yang masih terlihat muda yang duduk di tengah di kursi yang paling mewah yang ada di dalam ruangan tersebut.
Min rhey dan gadis tersebut berjalan maju lalu berhenti ketika berada tepat di depan wanita cantik yang terlihat masih muda tersebut, wanita tersebut tak lain dan tak bukan adalah Ratu Xue.
"salam yang mulia ratu!" ucap Min rhey memberi salam kepada Ratu Xue sambil berlutut dengan satu lutut menyentuh lantai serta menangkupkan kedua tangannya.
"salam yang mulia ratu!" ucap Gadis yang bersama min rhey menundukkan kepalanya serta mengangkat sedikit jubahnya, seperti layaknya seorang putri memberi salam.
"lancang!" teriak salah seorang pria paruh baya yang merupakan jendral yang duduk tak jauh dari ratu Xue lalu berdiri sambil mengeluarkan pedangnya dari dalam cincin penyimpanannya lalu berjalan mendekati gadis tersebut.
jendral tersebut marah ketika melihat Gadis yang bersama Min rhey memberi hormat kepada ratu Xue seperti itu, karna jendral tersebut berpikir bahwa gadis itu tidak pantas memberi hormat kepada Ratu Xue seperti layaknya seorang putri kerajaan.
Min rhey langsung mengangkat kepalanya ketika mendengar suara teriakan jendral tersebut yang ditujukan kepada gadis imut di sampingnya, entah kenapa hatinya tiba-tiba menggebu-gebu karna kesal, tiba-tiba,
Min rhey yang sebelumnya masih berlutut tiba-tiba menghilang lalu langsung berada di depan gadis imut tersebut, untuk menghalangi jendral yang marah yang berjalan mendekati gadis imut Tersebut.
semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut tidak bisa tidak terkejut ketika menyaksikan hal tersebut, walaupun hanya berjarak beberapa meter saja tapi tidak ada yang bisa melakukan seperti apa yang dilakukan Min rhey.
"kenapa kau mengeluarkan senjatamu? apakah kau ingin melukai teman sekelompokku?" tanya Min rhey dengan nada dan wajah dinginnya kepada jendral yang marah tersebut.
"aku akan akan memotong kakinya, agar ia bisa berlutut selamanya di depan yang mulia ratu Xue! jika tidak ingin minggir kau juga akan kehilangan kakimu" jawab jendral tersebut dengan nada marahnya kepada Min rhey.
"lakukan saja jika kau bisa, aku akan tetap berdiri di sini untuk melindunginya!" ucap Min rhey dengan nada dinginnya serta menatap dingin wajah jendral tersebut.
jendral tersebut yang mendengar perkataan Min rhey semakin marah karna ia berpikir bahwa Min rhey bertindak tidak sopan di depan yang mulia ratu Xue, sehingga jendral tersebut langsung melesat ke depan ke arah Min rhey dengan pedang yang terhunus ke depan, tapi ketika ujung pedang Jendral tersebut tinggal sejengkal dari leher Min rhey tiba-tiba,
__ADS_1
bang!
bukkk!
Min rhey langsung mengeluarkan aura membunuhnya lalu mengarahkannya ke jendral tersebut seorang diri, sehingga pedang jendral tersebut langsung terjatuh ke lantai bersamaan dengan tubuhnya sehingga dapat terdengar suara benda jatuh yang nyaring.
Jendral tersebut merasakan sesuatu yang sangat berat menimpa dirinya sehingga membuat tubuhnya tidak bisa bergerak, walaupun begitu ia berusaha dengan sekuat tenaga untuk melihat Min rhey, tapi ketika matanya bertemu dengan tatapan mata Min rhey.
Ia langsung bergidik ketakutan, ia merasa seolah-olah langsung di tatap oleh dewa kematian ketika melihat kedalam bola mata Min rhey.
Ratu Xue, para petinggi-petinggi lainnya serta gadis yang berdiri di belakang Min rhey, terkejut dan sekaligus merasa heran karna tidak tahu apa yang membuat jendral tersebut langsung terjatuh ke lantai, yang membuat dirinya terlihat sangat menyedihkan.
"sudahlah jendral Lei hang, tidak apa-apa jika gadis itu memberi salam seperti itu, dan untuk kau anak muda tolong hentikan apa yang kau lakukan kepada Jendral Lei Hang sehingga ia seperti itu!" ucap Ratu Xue kepada jendral yang marah tadi yang bernama Lei Hang, lalu mengalihkan perhatiannya kepada Min rhey untuk meminta melepaskan Jendral Hang.
para petinggi-petinggi lainnya yang mendengar perkataan Ratu Xue menjadi heran, Karna mereka semua tahu bahwa Ratu Xue mempunyai sikap yang sangatlah tegas, ia tidak pernah tidak menghukum orang yang bersikap tidak sopan di depannya, tapi sekarang Ratu Xue seperti menganggapnya hal biasa.
Min rhey yang mendengar permintaan Ratu Xue segera menarik kembali Aura membunuhnya yang ia fokuskan kepada jendral Hang.
Setelah Min rhey menaraik kembali Aura membunuhnya, Jendral Lei Hang langsung bernafas lega lalu berusaha berdiri.
"jendral Hang minta maaf kepada anak muda itu!" ucap Ratu Xue memerintahkan jendral Lei hang meminta maaf kepada Min rhey.
Jendral Hang yang mendengar perintah dari Ratu Xue langsung mengalihkan perhatiannya kepada Ratu Xue karna ingin memprotes perintah Ratu Xue, tapi ketika ia melihat mata Ratu Xue yang menatapnya dengan tatapan tajamnya, tiba-tiba jendral Lei Hang langsung mengalihkan pandangannya kembali kepada Min rhey, laku berkata,
"maafkan saya tuan!" ucap Jendral Hang meminta maaf kepada Min rhey dengan membungkukkan sedikit badannya serta menangkupkan kedua tangannya.
Min rhey yang menyaksikan hal tersebut hanya menganggukkan kepalanya kecil menanggapi permintaan maaf dari jendral Hang, lalu segera mengalihkan pandangannya kepada ratu Xue.
"kenapa anda memanggil kami yang mulia ratu?" tanya Min rhey kepada ratu Xue dengan suara tenang walaupun di dalam hatinya ia masih merasa kesal.
__ADS_1
**Bersambung~
jangan lupa kasih bintang lima, like, vote, dan komen jika ada yang salah atau punya saran, agar Author semakin semangat dan rajin nulisnya, ok**?