
"Lagi-lagi tidak cukup satu detik, aku sudah mati lagi, ternyata aku memang masih sangatlah lemah!" Batin Min Rhey yang pasrah dengan apa yang terjadi.
Tanpa berlama-lama, Min Rhey langsung menekan tombol 'NO' yang berada di layar hologram yang berada di depannya.
Seketika, kesadaran spiritualnya kembali lagi pada tubuhnya yang dalam posisi bermeditasi di atas tempat tidur.
Min Rhey membuka secara perlahan-lahan kelopak matanya sehingga sempurna.
"Hahaha, bagaimana kakak? apakah kakak masih ingin menaikkan tingkat kesulitan dan berlatih di mode survival?" Tanya Min Di Lhyn seraya tertawa kepada Min Rhey yang sudah berada di samping tempat tidur entah dari kapan.
Min Rhey menolehkan kepalanya ke samping menatap wajah Min Di Lhyn yang menertawainya dengan ekspresi wajah yang lesu.
"hehehe, jangan begitu kakak!" Ucap Min Di Lhyn ketika menyadari tatapan Min Rhey yang seperti itu.
Min Rhey menghirup udara lalu menghembuskannya dengan pelan, tanpa berlama-lama lagi, Min Rhey kembali membuka fitur latihan sistem lalu mengaturnya menjadi mode latihan versus dan tingkat kesulitan mudah.
Setelah mengatur fitur latihan sistem, Min Rhey langsung memasuki kembali fitur latihan.
Sama seperti sebelumnya, kesadaran spiritual Min Rhey kembali ke dalam ruang dimensi latihan, hanya saja sekarang di depannya dari jarak sekitar 100 meter hanya terdapat satu tiruan tubuhnya yang berdiri diam tanpa berkedip sekalipun.
[Ding]
[Mode latihan: Versus
Tingkat kesulitan: mudah
Di mulai, menghitung mundur 10...9...8...]
Tiba-tiba, layar hologram transparan kembali muncul di depan mata Min Rhey bersamaan dengan pemberitahuan sistem.
[3...2...1]
Swush!
Sama seperti sebelumnya, di waktu yang bersamaan ketika hitungan mundur sistem telah selesai, seketika ruang dimensi yang di tempati oleh Min Rhey berubah dengan kecepatan yang bisa di lihat dengan mata.
Ruang dimensi tersebut berubah mulai dari atas yang menampilkan langit pada umumnya yang juga terdapat sebuah matahari, lalu gunung-gunung dengan berbagai macam ukuran yang mengelilinginya Min Rhey dari jarak Puluhan ribu mil jauhnya.
Tiba-tiba tubuh tiruan yang berdiri di depan Min Rhey sejauh 100 meter langsung menatapnya dengan tajam.
"Ayo kita mulai!" Ucap Min Rhey yang juga membalas tatapan tajam tubuh tiruan tersebut.
Dengan sedikit gerakan, Min Rhey dan tubuh tiruan itu langsung menghilang di udara kosong yang meninggalkan retakan di bekas pijakan mereka masing-masing seperti jaring laba-laba.
Bang!
Bang!
Duarrrr!
Sepersekian detik berikutnya, terdengar dentuman-dentuman dan ledakan-ledakan yang besar dan kuat.
Min Rhey dan tubuh tiruan itu mengaliri sejumlah energi Qi ke tangan kanan mereka masing-masing dan langsung beradu pukulan.
Dengan kecepatan tinggi masing-masing, mereka berdua mengayunkan tangan kanannya yang terkepal ke depan, sehingga kepalang tangan Min Rhey dan tubuh tiruan itu saling bertabrakan yang menciptakan dentuman dan fluktuasi udara yang kuat.
Tidak berhenti di situ saja, tubuh tiruan itu langsung menarik tangan kanannya dan di waktu yang bersamaan ia langsung mengayunkan kaki kanannya yang juga telah teraliri sejumlah energi Qi mengarah tulang rusuk bagian kiri Min Rhey.
Min Rhey yang menyadari hal tersebut, langsung menyilangkan kedua tangannya lalu mengarahkannya ke sisi kirinya untuk menahan tendangan tubuh tiruannya karna tidak sempat lagi untuk menghindarinya.
"Sial! kuat sekali-" Ucap Min Rhey dengan nada kesal.
Bangg!
Swoshhhhh!
Duarrrrr!
Dapat terdengar suara dentuman yang sangat keras seperti dua buah benda keras yang saling bertabrakan ketika tangan Min Rhey dan kaki tubuh tiruan itu bersentuhan.
Bukan hanya itu saja, saking kuatnya tendangan tiruan tersebut sehingga membuat Min Rhey melesat kebelakang seperti peluru sejauh beberapa mil.
lalu menghantam tanah yang menciptakan garis lurus yang dalam.
__ADS_1
Swoshhhhh!
Tubuh tiruan itu tidak tinggal diam di tempatnya setelah melancarkan serangan kepada Min Rhey, Ia langsung melapisi seluruh tubuhnya dengan energi Qi-nya lalu melesat dengan kecepatan tinggi dan juga mengaktifkan skill Akselerasi, percepatan 10 kali lipat.
Dapat terlihat sebuah siluet cahaya berwarna emas yang melesat lurus beberapa jengkal di atas permukaan tanah ke arah Min Rhey dan juga menciptakan fluktuasi-fluktuasi udara yang sangat kuat.
Hanya dalam beberapa sepersekian detik saja tubuh tiruan itu sudah berada tepat di atas tubuh Min Rhey yang masih melesat ke belakang.
"cepat sekali-" Ucap Min Rhey yang melihat hal tersebut, seraya membuka lebar-lebar matanya karna sangat terkejut.
Tubuh tiruan tersebut langsung menciptakan pedang energi Qi berwarna emas yang terselimuti elemen petir emas di tangan kanannya, dan segera menariknya kebelakang lalu menusukkannya ke arah pertengahan antara dada dan perut Min Rhey.
"Skill Akselerasi, percepatan 10 kali lipat!" Ucap Min Rhey yang melihat tubuh tiruan itu kembali melancarkan serangan kepada dirinya dan juga langsung mengaktifkan skill Akselerasinya untuk menghindar.
Dengan kecepatan tinggi dalam sepersekian detik, ketika ujung pedang energi Qi itu sudah berjarak beberapa cm lagi dari permukaan baju Min Rhey, Min Rhey langsung menembakkan elemen angin yang sangat kuat menggunakan tangan kanannya ke samping, seketika,
Swoshhhhh!
Boommm!
Duarrrrr!
Min Rhey langsung melesat ke samping kiri akibat dorongan dari tembakan elemen anginnya, sehingga pedang energi Qi itu hanya mengenai permukaan tanah yang menciptakan ledakan dan fluktuasi udara yang sangat kuat.
Dari ledakan itu juga tercipta sebuah lubang yang dalam dan sangat luas, bahkan akibat elemen petir emas yang menyelimuti pedang itu membuat tanah menjadi gosong seperti arang.
"Benar-benar hebat!" Ucap Min Rhey yang kagum kepada tubuh tiruannya sendiri ketika melihat dampak serangannya dari jarak jauh.
Min Rhey langsung menggelengkan kepalanya untuk membuang rasa kagumnya dan kembali fokus untuk bertarung melawan tubuh tiruannya.
"Teknik dewa pedang, gerakan kedua, hujan pedang!" Ucap Min Rhey seraya mengangkat tangannya lurus ke atas langit.
tiba-tiba, di atas ketinggian langit tepat di atas tubuh tiruan tersebut, tercipta ribuan lingkaran emas yang memiliki simbol-simbol aneh di sekitarnya, kemudian keluarlah pedang-pedang berwarna emas yang terbuat dari energi Qi.
ketika min rhey mengayunkan tangannya ke bawah seketika pedang-pedang emas tersebut bergetar lalu melesat ke bawah menuju tubuh tiruan tersebut, seketika,
Swoshhhhh!
Swoshhhhh!
Tanggg!
Tranggg!
Tingggg!
Boomm!
Duarrr!
Ribuan pedang energi Qi berwarna emas menghujani tubuh tiruan itu dengan kecepatan tinggi yang menciptakan fluktuasi-fluktuasi udara yang sangat kuat di atas ketinggian langit.
Tubuh tiruan yang mendapati serangan tersebut tidak tinggal diam, Ia langsung mengangkat tangan kanannya yang memegang pedang energi Ki yang terselimuti elemen petir emas, lalu memutarnya seperti baling-baling di atas kepalanya untuk menghalau pedang energi Qi yang melesat ke arahnya.
Sehingga pedang-pedang energi Qi itu langsung terhempas ke berbagai arah yang menciptakan ledakan besar ketika menyentuh permukaan tanah, bahkan ada yang langsung hancur ketika bersentuhan dengan pedang energi Qi tubuh tiruan itu, yang menciptakan suara-suara retakan yang nyaring.
Di waktu yang bersamaan, Min Rhey tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut, di mana tubuh tiruan itu masih sibuk menghalau ribuan pedang energi Qi yang menghujaninya, langsung mundur ke belakang dengan kecepatan tinggi sejauh lima Mil, untuk mempersiapkan sebuah serangan skala besar.
"Kombinasi teknik, pernapasan dewa pedang naga petir emas, kemurkaan sang naga emas!" Ucap Min rhey seraya mengalirkan sejumlah besar energi Qi-nya ke pedang energi Qi yang telah ia buat di tangan kanannya.
Di waktu yang bersamaan Min rhey melakukan gerakan-gerakan aneh seperti seseorang yang sedang menari bersama pedangnya sambil menutup kelopak matanya.
lalu menarik pedangnya ke belakang sehingga lengan dan pedangnya selurus tiba-tiba Min rhey membuka kelopak matanya yang bersinar berwarna emas dan langsung mengayunkan pedangnya secara vertikal ke arah tubuh tiruan itu.
Dari bekas tebasan pedang Min rhey di udara kosong, tiba-tiba muncul sebuah lingkaran raksasa berwarna emas yang mempunyai diameter setinggi puluhan meter dengan berbagai macam simbol-simbol aneh yang memenuhi pinggiran lubang raksasa tersebut, seketika,
Groarrrrrrrrrrrr!
Boommm!
Bommm!
Duarrrr!
__ADS_1
Swoshhhhh!
sebuah siluet naga raksasa sepanjang tiga kilometer yang berwarna emas, keluar dari lingkaran emas raksasa tersebut yang tubuhnya di selimuti oleh petir-petir emas yang menyambar ke berbagai arah sehingga menciptakan ledakan-ledakan besar ketika sambaran petir itu mengenai permukaan tanah.
serta naga emas itu juga langsung mengaum dengan suara yang sangat keras yang membuat gendang telinga sakit, tanpa berlama-lama siluet naga raksasa emas itu langsung melesat dengan kecepatan cahaya ke tempat tubuh tiruan itu.
Di sisi lain, tubuh tiruan yang masih menahan hujan ribuan pedang energi Qi, dapat merasakan bahaya berskala besar dari sisi kanannya yang mendekat dengan kecepatan tinggi.
Tubuh tiruan itu langsung menolehkan kepalanya ke kanan sehingga dapat melihat sebuah siluet naga raksasa berwarna emas yang terselimuti elemen petir emas yang melesat ke arahnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Dalam sepersekian detik, ketika siluet naga raksasa itu sudah berjarak 10 meter dari tubuh tiruan itu, Ia langsung mengarahkan telapak tangan kirinya ke arah siluet naga raksasa tersebut dengan melingkarkan tangannya ke dada, seketika,
Wunggggg!
Tercipta sebuah lubang hitam yang tak berdasar dengan diameter yang lebih besar daripada tubuh siluet naga raksasa tersebut, yang membuatnya langsung terhisap masuk ke dalam lubang hitam itu seperti cacing yang terbawa air masuk ke dalam pipa.
Min Rhey yang berpikir bahwa tubuh tiruan itu akan terkena serangannya dengan telak langsung membuat ekspresi wajahnya berubah dengan membelalakkan matanya karna sangat terkejut.
"kekuatanku memang sama dengannya, tapi yang membedakanku adalah kemampuannya menggunakan teknik yang lebih baik dariku!" Batin Min Rhey menilai tubuh tiruannya sendiri.
Hujan ribuan pedang energi Qi yang telah berhenti, membuat tubuh tiruan itu membalikkan badannya ke arah Min Rhey lalu menghilangkan pedang energi Qi-nya di tangan kanannya.
Lalu menjulurkan tangan kanannya ke arah Min Rhey dengan telapak tangan yang mengarah ke atas, lalu mengepalkannya seperti menggenggam sesuatu, tiba-tiba,
Krakkk!
Tanah yang di pijaki Min Rhey langsung menahan atau menutupi kakinya hingga lututnya sehingga membuat dirinya tidak bisa menggerakkan kakinya sendiri.
Min Rhey yang mendapati hal tersebut, berusaha untuk melepaskan kakinya dengan mengalirkan sejumlah besar energi Qi tapi hanya bisa membuat sedikit retakan di permukaan tanah yang menahan kakinya yang membuat dirinya benar-benar terkejut.
Di waktu yang bersamaan, tubuh tiruan itu langsung mengangkat tangan kanannya lurus ke atas langit.
Tiba-tiba, di atas ketinggian langit tepat di atas tubuh Min Rhey, tercipta ribuan lingkaran emas yang memiliki simbol-simbol aneh di sekitarnya, kemudian keluarlah pedang-pedang berwarna emas yang terbuat dari energi Qi.
Tanpa berlama-lama, tubuh tiruan itu mengayunkan tangan kanannya ke bawah yang membuat ribuan pedang energi Qi yang berada di atas ketinggian langit itu bergetar lalu melesat dengan kecepatan tinggi.
Serta lubang hitam tak berdasar yang besar itu mengembalikan serangan Min Rhey sebelumnya dengan kekuatan dan kecepatan yang lebih hebat.
Swoshhhhh!
Swoshhhhh!
Tercipta fluktuasi udara yang sangat besar dan kuat dari pedang dan siluet naga raksasa berwarna emas yang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Min Rhey.
"Benar-benar cara bertarung yang hebat, aku tidak pernah memikirkan cara ini!" Batin Min Rhey dengan sudut bibirnya yang sedikit terangkat melihat serangan tubuh tiruan itu.
Min Rhey tidak lagi berusaha untuk melepaskan kakinya dari tanah yang menahannya dan hanya menyambut serangan-serangan itu, seketika,
Groarrrrr!
Boommmm!
Duarrrrrr!
Siluet naga itu langsung mengaum dan langsung melahap seluruh tubuh Min Rhey lalu detik berikutnya terjadi Ledakan yang sangat besar dan kuat yang menciptakan lubang yang sangat luas dan dalam dengan diameter 10 Mil.
Bukan hanya itu saja, ledakan-ledakan terus terjadi akibat ribuan pedang yang melesat ke permukaan tanah.
Dari pertarungan tersebut, Min Rhey hanya bisa bertahan selama lebih 10 detik, tapi meskipun begitu Min Rhey sudah mendapatkan sedikit pelajaran dari tubuh tiruannya sendiri.
[Ding]
[Tuan rumah telah kalah
Apakah tuan rumah masih ingin melanjutkan latihan?
Yes/No]
"Hehehe, ayo lanjutkan dan berlatih dengan lebih serius lagi!" Ucap Min Rhey dengan penuh semangat dan langsung memilih tombol 'YES'.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung~