SISTEM PENGUASA ABSOLUTE

SISTEM PENGUASA ABSOLUTE
81. MELINDUNGI XUE YI


__ADS_3

Untuk beberapa saat Min rhey memikirkan sebuah rencana untuk menangani orang-orang yang mengikutinya dari puluhan meter di belakangnya.


"ah, gadis imut ayo kita pergi ke hutan!" ucap Min rhey kepada Xue Yi yang berada di depannya dengan nada santai.


setelah memikirkan berbagai macam rencana, akhirnya Min rhey memutuskan untuk menangani orang-orang yang memiliki niat jahat tersebut, dengan memancingnya keluar dari kota Meigui lalu masuk ke hutan untuk menyelesaikan mereka.


"ah, hu-hutan?" ucap Xue Yi yang langsung berhenti berjalan dengan suara terbata-bata karna terkejut ketika mendengar perkataan Min rhey yang mengajaknya ke hutan.


Min rhey yang mendengar perkataan Xue Yi hanya menganggukkan kepalanya kecil menanggapi perkataan Xue Yi tersebut.


"a-apakah anda akan melakukan sesuatu kepadaku?" tanya Xue Yi kepada Min rhey dengan suara terbata-bata karna merasa sedikit takut dan terkejut.


Xue Yi berpikir bahwa Min rhey mengajaknya ke hutan untuk melakukan hal yang buruk padanya sehingga ia merasa sedikit takut.


Min rhey yang mendapati pertanyaan dan ekspresi wajah Xue Yi yang seperti itu langsung mengerti mengapa ia seperti itu.


"tidak, aku tidak akan melakukan suatu hal buruk padamu, aku mengajakmu pergi ke hutan untuk mencari sesuatu!" jawab Min rhey dengan nada tenang sambil berbohong kepada Xue Yi atas tujuan sebenarnya pergi ke hutan.


Xue Yi yang mendengar jawaban Min rhey terdiam sejenak lalu langsung menganggukkan kepalanya kecil mempercayai jawaban Min rhey.


Min rhey dan Xue Yi langsung berjalan menuju Gerbang kota Meigui, setelah beberapa saat berjalan akhirnya mereka berdua telah berada di luar gerbang, mereka berdua terus berjalan menuju hutan yang berada tidak jauh dari luar gerbang.


Penatua Kan Asep, Penatua Ma Tamu Cok dan Ma Tamu *** serta beberapa orang lainnya lagi terus mengikuti Min rhey dan Xue Yi masuk ke hutan dari jarak yang tidak terlalu jauh.


"heheheh, mereka benar-benar tidak tahu bahwa kita mengikutinya!" ucap Penatua Ma Tamu Cok sambil terkekeh pelan serta tersenyum menyeramkan.


"mereka benar-benar orang bodoh!" ucap menteri Ma Tamu *** menanggapi perkataan Penatua Ma Tamu Cok yang juga tersenyum menyeramkan.


Setelah beberapa saat berjalan memasuki hutan, akhirnya Min rhey Sudah berada beberapa ratus meter di kedalaman hutan luar gerbang kota. tiba-tiba Min rhey langsung berhenti ketika merasa sudah cukup jauh di kedalaman hutan.


"apakah anda sudah menemukannya?" tanya Xue Yi kepada Min rhey ketika melihatnya tiba-tiba berhenti.

__ADS_1


"Tidak, tapi ada beberapa orang yang sedang mendekat dengan niat buruk kepada kita berdua!" jawab Min rhey sambil membalikkan badannya ke belakang menatap Xue Yi.


Xue Yi yang mendengar jawaban Min rhey langsung tersentak karna terkejut, ia tidak percaya bahwa ada beberapa orang yang mendekatinya dengan niat buruk.


"a-apakah anda tidak berbohong?" tanya Xue Yi kepada Min rhey dengan nada yang terbata-bata karna merasa ketakutan.


"hmm, tapi kau tenang saja aku akan melindungimu!" jawab Min rhey dengan nada yang penuh keyakinan dan percaya diri sambil menganggukkan kepalanya kecil.


Tak lama kemudian tiba-tiba muncullah beberapa orang yang mengelilingi Min rhey dan Xue Yi, beberapa dari mereka mengenakan pakaian sekte pedang tunggal dan satu dari mereka ada yang mengenakan pakaian yang terlihat mewah.


Xue Yi yang melihat hal tersebut langsung mendekati Min rhey lalu memegang lengan bajunya karna merasa sangat ketakutan melihat hal tersebut.


Min rhey yang mendapati Xue Yi seperti itu dapat mengerti penyebabnya, Min rhey langsung menggenggam tangan Xue Yi yang memegang lengan bajunya lalu melepaskannya, seraya berkata,


"Xue Yi, percayalah padaku aku tidak akan membiarkan mereka mendekatimu apalagi sampai menyakitimu!" ucap Min rhey sambil menolehkan kepalanya menatap wajah Xue Yi yang ketakutan.


Xue Yi yang mendengar perkataan Min rhey serta mendengar namanya di sebut oleh Min rhey, langsung menganggukkan kepalanya kecil menanggapi perkataan Min rhey tersebut, dan juga Xue Yi juga merasakan jantungnya berdetak lebih cepat daripada sebelum-sebelumnya tapi ia belum tahu penyebab hal tersebut.


"hahahaha, kau anak yang baik pemuda karna kau pergi ke hutan ini agar kami bisa membunuhmu dengan mudah!" ucap Penatua Ma Tamu Cok sambil tertawa jahat serta menunjuk ke arah Min rhey.


Xue Yi yang mendengar perkataan Penatua Kan Asep semakin ketakutan sehingga tubuhnya bergetar, sedangkan Min rhey yang mendengar semua perkataan dua orang tersebut hanya tersenyum penuh makna menatap mereka.


"ambil saja apa yang kalian inginkan, jika kalian memang bisa mengambilnya!" ucap Min rhey dengan nada dinginnya serta menampilkan wajah datarnya menatap semua orang yang mengelilingi dengan menolehkan kepalanya ke arah mereka semua.


semua orang yang mengelilingi Min rhey langsung terdiam setelah mendengarkan perkataan Min rhey, lalu tiba-tiba mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"hahahaha, ternyata kau masih bisa melucu ketika akan menghadapi kematian!" ucap Ma Tamu *** sambil tertawa terbahak-bahak.


"kalian semua! serang pemuda itu!" teriak Penatua Ma Tamu Cok kepada orang-orang yang mengikutinya yang sebenarnya adalah murid-murid dari sekte pedang tunggalnya, yang memiliki tahap kultivasi rata-rata berada di tahap penyempurnaan roh *5.


para murid-murid tersebut langsung menyerang Min rhey dari berbagai arah, mereka semua berlari menuju Min rhey sambil menghunuskan senjatanya masing-masing.

__ADS_1


Min rhey yang melihat hal tersebut langsung menyunggingkan senyum menyeramkannya, lalu mengaliri kedua telapak tangannya dengan energi Qi-nya seraya mengarahkannya ke arah murid-murid yang maju dari samping kiri kanannya, sedangkan Xue Yi langsung berjongkok lalu menutup matanya serta memegangi kepalanya karna ketakutan ketika melihat murid-murid dari sekte pedang tunggal menyerangnya.


"elemen air, tombak air!"


"elemen api, bola api!"


Min langsung menggunakan dua sekaligus elemennya yang berlawanan di waktu yang bersamaan, sambil terus mengalahkanku kepada murid-murid sekte pedang tunggal yang mendekatinya.


Wushhh!


Wushhh!


Wushhh!


Slashhhh!


Slashhhh!


"Arkkkk!"


"Arkkkk!"


Tombak-tombak yang terbuat dari air langsung melesat menuju para murid-murid tersebut dengan kecepatan tinggi yang membuat mereka tidak bisa menghindar sehingga mereka tertusuk oleh tombak-tombak tersebut.


Bola api yang dikeluarkan Min rhey juga terus keluar dari tangannya mengarah para murid-murid itu, yang membuat terbakar sampai menjadi hangus.


teriakan-teriakan yang menyayat hati terdengar dari Murid-murid tersebut, ketika mereka terkena serangan Min rhey.


Sedangkan ketiga orang yang memimpin para murid-murid tersebut tidak bisa tidak terkejut ketika menyaksikan Min rhey mengeluarkan serangan elemen yang berlawanan di waktu yang bersamaan.


Bersambung~

__ADS_1


jangan lupa kasih bintang lima, like, vote, dan komen jika ada yang salah atau punya saran, agar Author semakin semangat dan rajin nulisnya, ok?


Follow IG Author dong, @Amien Rayzk🙏


__ADS_2