SISTEM PENGUASA ABSOLUTE

SISTEM PENGUASA ABSOLUTE
68. HANYA SEBUAH MIMPI


__ADS_3

seketika tubuh gadis cantik itu berubah menjadi sebuah cahaya yang kecil yang semakin lama semakin besar sehingga menyinari seluruh kegelapan yang ada disana, Min rhey mengangkat tangannya untuk menghalangi sinar cahaya tersebut yang menyilaukan matanya.


ketika Min rhey membuka kembali kelopak matanya lalu menurunkan tangannya yang menghalangi cahaya yang menyilaukan tersebut, apa Min rhey lihat sekarang adalah matahari yang sudah berada di tengah-tengah langit, dan juga dirinya yang masih terbaring di tanah.


Min rhey bangun dari posisinya yang masih terbaring di tanah lalu mengalihkan perhatiannya ke sekitar, apa yang Min rhey lihat adalah dinding tanah yang mengelilingi dirinya.


Min rhey teringat dengan kejadian semalam ketika dirinya menghantam permukaan tanah dan gunung-gunung dengan sekuat tenaga sehingga terciptalah sebuah lubang dalam yang sangat besar.


"apakah itu hanya sebuah mimpi?" tanya Min rhey kepada dirinya sendiri dengan nada kecil.


Tapi yang membuat Min rhey heran dan bingung adalah apa yang ia alami sebelumnya seperti sangatlah nyata dan gadis cantik yang ia lihat seperti gadis cantik yang ia kenal ketika masih berada di bumi.


Tapi yang paling mengherankan dan membingungkan Min rhey adalah suara misterius yang mengatakan bahwa dia adalah penyebab dan yang menciptakan penderitaan Min rhey.


"ah, mungkin itu hanyalah sebuah mimpi biasa, karna semalam aku juga terlalu memikirkan 'dia'!" ucap Min rhey yang menganggap Mimpi tersebut hanyalah mimpi biasa yang terjadi jika seseorang memikirkan suatu hal maka orang itu akan bermimpi dengan hal yang bersangkutan yang ia pikirkan sebelum tidur.


2 jam kemudian.


sekarang Min rhey telah berada di lantai 5 paviliun merak putih atau ruangan kerja Chao wulei, Min rhey duduk di kursi yang telah di sediakan di depan meja kerja Chao wulei.


"kenapa kau terlambat datang Min rhey?" tanya Chao wulei yang duduk di kursi kerjanya.


"aku ketiduran di penginapan!" jawab Min rhey dengan berbohong kepada Chao wulei.


sebenarnya Min rhey belum kembali ke penginapannya tapi Ia langsung pergi ke paviliun merak putih untuk bertemu dengan Chao wulei.


"Ooo!" ucap Chao wulei sambil menganggukkan kepalanya tanda mengerti atas jawaban Min rhey.

__ADS_1


"apakah penjualan paviliunmu ada peningkatan?" tanya Min rhey kepada chao wulei yang ingin mengetahui bagaimana perkembangan paviliun milik Chao wulei setelah menerima sumberdaya darinya untuk di jual.


"ya, walaupun baru sehari, penjualan di paviliunku ini meningkat, banyak orang-orang yang datang kemari setelah melihat poster-poster yang telah di sebarkan bawahanku kemarin!" jawab Chao wulei dengan nada yang sangat gembira sambil tersenyum manis.


"ah, baguslah kalau begitu!" ucap Min rhey menanggapi jawaban Chao wulei, lalu segera berdiri dari tempat duduknya.


"Hei, kau mau ke mana Min rhey?" tanya Chao wulei ketika melihat Min rhey berdiri dari tempat duduknya.


"Hmm, aku akan pergi ke paviliun Navas api!" jawab Min rhey kepada chao wulei.


Chao wulei yang mendengar jawaban Min rhey, mengangkat sebelah alisnya karna bingung apa yang akan Min rhey lakukan di paviliun Navas api, Chao wulei belum tau bahwa Min rhey juga telah menjalin kerjasama bisnis dengan paviliun Navas api.


"aku ingin ke sana melihat perkembangan penjualan paviliun Navas api, karna kemarin aku juga telah membuat kerjasama bisnis dengan mereka sama seperti paviliun merak putih milikmu tapi dalam bidang persenjataan!" ucap Min rhey ketika melihat ekspresi wajah Chao wulei yang terlihat kebingungan kepada dirinya.


Chao wulei yang mendengar perkataan Min rhey sedikit terkejut karna ia tidak menyangka bahwa Min rhey juga melakukan kerjasama bisnis dengan paviliun Navas api, Chao wulei semakin heran dan bingung dimana sebenarnya Min rhey mendapatkan barang-barang berharga yang sangat banyak sehingga bisa melakukan bisnis dengan paviliun-paviliun besar seperti paviliun miliknya.


Min rhey yang mendengar pertanyaan Chao wulei hanya menganggukkan kepalanya kecil menanggapi pertanyaan itu.


"apakah kau ingin pergi bersamaku menonton pertandingan itu?" tanya Chao wulei kepada Min rhey untuk mengajaknya pergi menonton jalannya pertandingan tersebut.


"aku tidak bisa Chao wulei!" jawab Min rhey menolak ajakan Chao wulei.


"kenapa tidak bisa?" tanya Chao wulei lagi dengan tatapan heran.


"sebenarnya aku datang ke kerajaan Xue adalah untuk mengikuti pertandingan itu!" jawab Min rhey dengan menatap wajah Chao wulei sambil tersenyum.


Chao wulei yang mendengar jawaban Min rhey tidak bisa tidak terkejut, Chao wulei hanya mengira bahwa Min rhey datang ke kerajaan Xue untuk menjalin kerjasama bisnis.

__ADS_1


Chao wulei juga telah memeriksa tingkatan kultivasi Min rhey yang hanya berada di tahap pembentukan tubuh *7, walaupun itu dapat di anggap jenius tapi orang-orang yang akan mengikuti pertandingan yang akan di selenggarakan 4 hari lagi adalah orang-orang yang sangat jenius yang berasal dari berbagai organisasi, sekte, Keluarga, bahkan dari kerjaan lain.


"apakah kau bercanda, kau hanya berada di tahapan pembentukan tubuh *7?" tanya Chao wulei menatap wajah Min rhey dengan tatapan serius.


"untuk apa aku bercanda, aku ingin mengikuti pertandingan itu untuk menguji sampai di mana batas kekuatanku dan juga agar aku mendapatkan pengalaman bertarung!"jawab Min rhey dengan serius dengan mata yang tidak menunjukkan kebohongan kepada Chao wulei.


walaupun Min rhey memang berbohong kepada Chao wulei, Sebenarnya Min rhey ingin mengikuti pertandingan itu bukan untuk menguji kekuatannya tapi melainkan menguji kekuatan para pemuda yang di anggap sangat jenius yang juga akan mengikuti pertandingan tersebut.


Chao wulei yang mendengar dan melihat ekspresi wajah Min rhey yang serius menjadi terdiam, Chao wulei benar-benar tidak menyangka bahwa Min rhey akan mengikuti pertandingan antar kultivator muda yang akan dilaksanakan di kerajaan Xue.


6 jam kemudian.


Min rhey telah kembali lagi ke penginapannya setelah datang mengunjungi paviliun Navas api untuk mengetahui perkembangan penjualan di sana, ketika Min rhey tiba di paviliun Navas api, Min rhey di sambut dengan sangat sopan dan meraih oleh Lao Tzu Ying.


Lao Tzu Ying langsung mengajak Min rhey ke ruang kerjanya lalu menyuruh bawahannya untuk membawa berbagai macam makanan untuk di hidangkan kepada Min rhey.


Sekarang Min rhey telah membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi lalu mengenakan pakaiannya yang sering ia kenakan.


Min rhey turun ke lantai dasar penginapan untuk menyantap makan malam, setelah beberapa menit akhirnya Min rhey selesai menyantap makan malamnya, lalu berjalan kembali menuju kamarnya untuk beristirahat.


3 hari kemudian.


selama 3 hari ini Min rhey hanya berkeliling di ibukota kerajaan Xue dan hanya sesekali berkunjung ke paviliun merak putih dan paviliun Navas api.


Min rhey yang berada di dalam kamar penginapannya, sedang duduk di atas tempat tidurnya seperti sedang memikirkan sesuatu.


"hmm, besok pertandingannya sudah akan di mulai ya, aku harus mempersiapkan sebuah teknik tangan kosong karna jika aku menggunakan teknik dewa pedang itu akan menjadi hal yang merepotkan!" ucap Min rhey yang sambil memikirkan dampak yang akan terjadi jika ia menggunakan teknik beladiri dewa pedang.

__ADS_1


__ADS_2