
"ayah pecahkan itu jika terjadi sesuatu yang sangat berbahaya, aku akan langsung datang!" ucap Min rhey sambil membalikkan badannya berjalan menuju pintu rumah.
Min Hao yang mendengar perkataan Min rhey langsung menganggukkan kepalanya tanda mengerti kegunaan dan maksud Min rhey memberikan giok naga berwarna merah tersebut.
Sebelumnya Min rhey membeli giok naga berwarna merah tersebut dari toko artefak sistem seharga 105 poin sistem, giok naga tersebut merupakan sebuah artefak yang dapat memberikan sinyal kepada orang tertentu walaupun orang tersebut berada sangat jauh.
Min rhey yang baru saja akan membuka pintu rumah tiba berhenti ketika mendengar teriakan anak kecil yang memanggil namanya.
"Kakan tuan muda tidak memberi kami hadiah juga seperti tuan besar?" ucap Mou Lang yang berdiri di samping Tu Xia.
Jun Yue dan Mou long yang mendengar perkataan Mou Lang terdiam untuk beberapa saat, mereka berdua tidak menyangka bahwa Mou Lang akan mengatakan hal seperti itu.
Min rhey membalikkan badannya menatap Mou Lang sambil tersenyum manis, Min rhey langsung membuka toko sistem lalu membeli dua buah gelang giok berwarna hijau yang merupakan artefak yang dapat melindungi pemakainya dari serangan seorang kultivator yang berada di ranah fana.
Jika ada orang yang mengetahui hal tersebut mereka akan menjadi gila, karna Min rhey berniat memberikan dua artefak yang sangat berharga dan langkah untuk dua anak kecil kembar.
Min rhey melangkahkan kakinya mendekati Mou Lang dan Mou ling, setelah berada di depan mereka Berdua Min rhey mengibaskan tangannya untuk mengambil kedua gelang giok yang baru saja ia beli, Ketika kedua gelang giok tersebut berada di tangan Min rhey, Min rhey membungkukkan badannya agar sejajar dengan Mou lang dan Mou ling lalu mengarahkan gelang giok tersebut.
"maaf kakak lupa, ingat kalian berdua jangan nakal!" ucap Min rhey tersenyum manis sambil mengusap pucuk kepala kedua anak tersebut.
setelah memberikan gelang giok tersebut, Min rhey langsung membalikkan badannya berjalan menuju pintu rumah untuk keluar.
beberapa puluh menit kemudian telah terlewati, sekarang Min rhey telah berada 500 meter di luar gerbang kota. setelah memastikan bahwa di sekitarnya tidak ada orang-orang yang melihatnya, Min rhey langsung melapisi tubuhnya dengan energi Qi-nya.
Min rhey melayang ke udara meninggalkan permukaan tanah lalu melesat terbang dengan kecepatan yang stabil, tidak cepat dan juga tidak lambat.
sebenarnya Min rhey belum menentukan tujuan atau tempat yang akan ia tempuh, sehingga setelah terbang beberapa saat Min rhey memutuskan untuk berhenti di atas udara tepat di atas hutan yang sangat luas untuk menentukan tujuannya.
"ah, aku lupa menentukan tempat tujuanku!" ucap Min rhey sambil menggelengkan kepalanya, tapi tak lama kemudian Min rhey tiba-tiba tersenyum penuh makna karna teringat tentang suatu hal yang menurutnya bisa membantu dirinya menentukan tujuannya.
"sistem apakah ada kota yang bisa kau rekomendasikan untuk menjadi tempat tujuanku?" tanya Min rhey kepada sistem, Min rhey baru teringat bahwa sistemnya yang sekarang sudah dapat mengetahui berbagai hal.
[Ding]
[ada tuan, Yaitu ibukota kerajaan Xue yang bernama kota Meigui yang berada di arah selatan Kerajaan Tan]
"kenapa kau merekomendasikan ibukota kerajaan Xue sistem?" tanya Min rhey lagi kepada sistem, karna tidak tahu mengapa Sistem hanya merekomendasikan ibukota kerajaan Xue saja padahal masih ada ibukota kerajaan lain.
[Ding]
[karna di ibukota kerajaan Xue akan mengadakan suatu pertandingan yang hanya bisa di ikuti oleh kultivator di bawah umur 25 tahun, pertandingan tersebut akan di selenggarakan 7 hari lagi]
Min rhey yang mendengar jawaban sistem langsung menganggukkan kepalanya sambil tersenyum senang ketika mendengar pertandingan.
__ADS_1
Min rhey langsung terbang menuju arah selatan atau tepatnya Ibukota kerajaan Xue, Min rhey hanya terbang dengan kecepatan yang stabil, tidak cepat dan tidak lambat.
mengapa Min rhey tidak terbang dengan kecepatan penuhnya agar bisa dengan cepat sampai di ibukota kerajaan Xue? itu di karenakan Min rhey ingin menikmati perjalanannya dan juga masih ada waktu selama 7 hari sebelum pertandingan di selenggarakan di ibukota kerajaan Xue, sehingga Min rhey tidak terburu-buru untuk cepat sampai di ibukota kerajaan Xue.
6 jam kemudian.
Min rhey yang sudah terbang selama beberapa jam dengan kecepatan stabilnya sudah melewati perbatasan kerajaan Tan dan kerajaan Xue, hari yang sudah menjelang sore, akhirnya Min rhey memutuskan berhenti untuk beristirahat ketika melihat sebuah kota yang berada di depannya dalam jarah 2 mil,
Min rhey terbang mendekati kota tersebut, ketika sudah berjarak 500 meter dari gerbang masuk kota, Min rhey turun dari atas langit dengan kaki kanannya yang pertama menyentuh permukaan tanah.
setelah berada di permukaan tanah, Min rhey berjalan menuju gerbang kota, Min rhey dapat melihat berbagai macam orang yang berbeda umur dan jenis keluar masuk di gerbang kota tersebut.
setelah beberapa saat berjalan, akhirnya sekarang Min teh telah sampai di depan gerbang kota, Min rhey dapat melihat sebuah plat yang di pasang di atas gerbang kota yang bertuliskan Qingchu.
Kota yang di singgahi Min rhey untuk beristirahat bernama kota Qingchu, Kota Qingchu merupakan kota yang berada di jalur utama perdagangan kerajaan Xue sehingga banyak orang-orang yang berasal dari kalangan bangsawan, Keluarga terkenal dan kuat, serta organisasi lainnya yang singgah di kota tersebut.
"hei anak muda! biaya masuk kota adalah 5 keping koin perak!" ucap seorang prajurit penjaga gerbang yang sedikit berteriak kepada Min rhey.
sebenarnya biaya masuk kota hanya 3 keping koin perunggu saja, tapi ketika prajurit penjaga gerbang itu melihat Min rhey yang mengenakan pakaian yang terlihat sangat mewah, ia berpikir untuk menaikkan harga untuk masuk kota Qingchu sehingga menjadi sebanyak 5 keping koin perak.
Min rhey yang mendengar perkataan prajurit gerbang hanya menganggukkan kepalanya kecil, lalu beralasan merogoh kantong yang berada di pakaiannya mencari uangnya.
"sistem! tukarkan poin sistemku sebanyak 1000 menjadi koin emas lalu jadikan 1 koin emas menjadi koin perak!" ucap Min rhey dengan suara yang sangat kecil sehingga prajurit yang berada di depannya tidak mendengarnya.
[Ding]
[penukaran telah selesai, mendapatkan koin emas sebanyak 10 milyar]
[Ding]
[membagi 1 koin emas menjadi koin perak]
[pembagian koin telah selesai, mendapatkan koin perak sebanyak 100.000]
setelah penukaran selesai Min rhey segera mengambilnya dengan cara mengeluarkannya dari dalam kantong pakaiannya agar tidak terlihat mencurigakan, lalu memberikan 5 koin perak pada prajurit penjaga gerbang.
"hmm, kau boleh masuk!" ucap prajurit gerbang mempersilahkan Min rhey masuk ke kota sambil tersenyum dengan penuh kemenangan karna berpikir telah membodohi Min rhey, tapi pikirannya itu sangatlah salah, sebenarnya Min rhey bisa langsung memberikan koin emas kepada prajurit tersebut, tapi jika Min rhey melakukannya maka hal tersebut pasti akan menarik perhatian orang-orang.
"terima kasih!" ucap Min rhey Kepada prajurit penjaga gerbang lalu melangkahkan kakinya melewati gerbang masuk kota.
ketika Min rhey melewati gerbang kota, Min rhey dapat melihat banyak sekali pejalan kaki yang berlalu lalang dan pedagang yang berbaris rapi di pinggir jalan menjajakan dagangannya.
Min rhey berjalan dengan santai sambil mencari penginapan terbaik yang ada di kota Qingchu, dalam perjalanan Min rhey juga dapat mendengar obrolan-obrolan pejalan kaki wanita mengenai dirinya.
__ADS_1
"lihat pemuda itu, dia sangat tampan!" ucap seorang pejalan kaki wanita.
"iya, apakah mungkin dia ingin menikah denganku?" ucap wanita lainnya yang berada di dekat wanita sebelumnya.
banyak pejalan kaki wanita yang terkagum-kagum dengan ketampanan Min rhey, Sebelumnya Min rhey Ketika Min rhey telah keluar dari gerbang kota Tansia, ia telah melepaskan skill bayangan ilusinya yang menutupi ketampanannya tapi tidak dengan tingkat kultivasinya.
Min rhey yang mendengar obrolan-obrolan wanita mengenai dirinya langsung mempercepat langkah kakinya karna tidak ingin menjadi perhatian orang banyak.
setelah beberapa saat berjalan akhirnya Min rhey sampai pada sebuah penginapan yang terlihat sangat mewah yang mempunyai beberapa tingkat lantai.
Min rhey melangkahkan kakinya memasuki penginapan tersebut, laku berjalan menuju meja resepsionis untuk memesan kamar.
"apa ada yang bisa saya bantu tuan muda?" tanya wanita yang berada di meja resepsionis sambil tersenyum ramah kepada Min rhey.
"hmm, aku ingin memesan kamar terbaik yang ada di sini!" jawab Min rhey yang juga tersenyum ramah membalas senyuman wanita tersebut.
"harga kamar terbaik di sini selama sehari adalah 5 koin emas di tambah dengan makanannya maka menjadi 7 koin emas tuan muda!" ucap Wanita tersebut memberitahu harga kamar terbaik kepada Min rhey.
Min rhey yang mendengar perkataan wanita tersebut hanya menganggukkan kepalanya lalu mengeluarkan 7 keping koin emas dari kantong pakaiannya.
"ini!" ucap Min rhey meletakkan 7 keping koin emas di atas meja resepsionis.
wanita tersebut langsung menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis lalu membalikkan badannya untuk mengambil kunci kamar.
"ini kunci kamarnya tuan muda, kamarnya berada di lantai 3!" ucap wanita yang berada di meja resepsionis.
beberapa saat kemudian, sekarang Min rhey telah berada di dalam kamar penginapan sambil merebahkan dirinya di atas tempat tidur.
keesokan harinya.
setelah membersihkan diri di dalam kamar mandi, Min rhey turun untuk menyantap sarapan pagi di lantai dasar penginapan, beberapa menit telah terlewati akhirnya Min rhey selesai menyantap sarapan pagi yang di berikan oleh penginapan.
Min rhey berjalan mendekati meja resepsionis untuk mengembalikan kunci kamar, setelah mengembalikan kunci kamar Min rhey langsung bergegas keluar dari penginapan tersebut lalu berjalan menuju gerbang kota.
setelah melewati gerbang kota, Min rhey terus menjalan lalu berhenti ketika sudah berjarak 500 meter dari luar gerbang kota, untuk beberapa saat Min rhey memperhatikan sekitarnya.
setelah memastikan bahwa tidak ada yang melihatnya, Min rhey langsung melapisi seluruh tubuhnya dengan energi Qi-nya lalu melayang ke udara meninggalkan permukaan tanah.
"saatnya melanjutkan perjalanan menuju ibukota kerajaan Xue!"
**Bersambung~
Note: maaf ya, waktu baru-baru puasa author jarang up soalnya gak punya waktu buat nulis. Tolong kalau komentar di like juga yaaaa, ok**?
__ADS_1