
"teknik pedang angin, gerakan kedua, angin penebas !" ucap Sei Yun menyebutkan nama tekniknya serta mengalirkan sejumlah energi Qi-nya kepada pedangnya ketika hampir sampai tepat di hadapan Qiang Jia Li.
"apakah kau kira tadi itu aku sudah serius melawanmu?" ucap Qiang Jia Li ketika melihat Sei Yun melesat menyerangnya sambil tersenyum meremehkan lalu mempersiapkan kuda-kudanya untuk menyambut serangan Sei Yun, yang juga mengalirkan sejumlah energi Qi-nya kepada pedangnya.
Sei Yun langsung menebaskan pedangnya mengarah bahu kanan Qiang Jia Li dengan sangat cepat, Walaupun begitu Qiang Jia Li masih dapat menangkis tebasan pedang Sei Yun itu dengan mengayunkan pedangnya menangkis tebasan pedang dari Sei Yun, seketika.
Kranggggggg!
Terdengar suara yang sangat nyaring yang memekakkan telinga ketika pedang Qiang Jia Li dan Sei Yun bertemu, Sei Yun yang menyaksikan bahwa serangannya dapat di tangkis dengan mudah oleh Qiang Jia Li merasa sedikit terkejut.
Pasalnya walaupun Qiang Jia Li dapat menangkis serangannya setidaknya Qiang Jia Li terkecoh sehingga dapat mengenai permukaan kulitnya, karna sasaran sebenarnya dari tebasan Sei Yun adalah pinggang sisi kiri Qiang Jia Li.
Tapi Qiang Jia Li Dapat menangkis serangan Sei Yun seolah-olah sudah mengetahui titik serangan Sei Yun sebenarnya.
"heheheh kenapa? kau terkejut?" tanya Qiang Jia Li kepada Sei Yun sambil terkekeh pelan.
Sei Yun yang mendapati pertanyaan seperti itu dari Qiang Jia Li hanya terdiam menampilkan wajah datarnya, tiba-tiba dengan sangat cepat tangan kiri Sei Yun langsung menangkap pergelangan tangan kanan Qiang Jia Li yang memegang pedang, di waktu yang bersamaan Sei Yun juga melepaskan pegangannya dari pedangnya lalu langsung mengayunkan tinjunya yang terselimuti energi Qi ke depan mengarah dada kanan Qiang Jia Li, seketika,
Bukkk!
Qian Jia Li terlempar beberapa meter kebelakang akbiat pukulan dari Sei Yun yang mengenai tepat dada kanannya, para penonton yang menyaksikan hal tersebut semakin bersemangat bersorak-sorai.
"wahhhh! hebatttt!"
"mereka memang pantas di sebut jenius!"
"tadi aku mengira Qiang Jia Li akan terkena tebasan dari Sei Yun, tapi ternyata Qiang Jia Li dapat menangkisnya dengan sangat mudah!"
"Tapi Sei Yun juga hebat karna serangannya dapat mengenai dada Kanan Qiang Jia li!"
hiruk pikuk antar penonton dapat terdengar, membicarakan masing-masing kehebatan Qiang Jia Li dan Sei Yun, sedangkan Min rhey yang dari tadi merasa bosan dengan pertarungan kelompok peserta lainnya tiba-tiba merasa sedikit tertarik ketika melihat pertarungan Qiang Jia Li dengan Sei Yun, karna pertarungan mereka sangatlah hebat dan seru layaknya dua orang yang sudah melewati puluhan pertarungan hidup dan mati saling bertukar serangan dibatas arena.
Di area kursi VIP.
"ternyata muridmu hebat juga penatua Yun Fao Si!" ucap Seorang pria paruh baya yang mengenakan pakaian yang sama dengan Qiang Jia li kepada seorang pria paruh baya yang duduk di sampingnya yang mengenakan pakaian yang sama dengan Sei Yun, yang bernama Yun Fao Si yang merupakan salah satu penatua di sekte angin panas serta guru Sei Yun.
"tuan Muda anda juga sangat hebat, penatua Qiang Fu San!" ucap Penatua Yun Fao Si kepada orang yang memuji muridnya dengan nada sopan, pria paruh baya yang duduk di sampingnya adalah Salah satu penatua di keluarga Qiang yang bernama Qiang Fu San yang bertugas menemani dan menjaga Qiang Jia Li di kerajaan Xue.
kembali ke arena pertarungan kelima.
__ADS_1
Setelah belasan Menit berlalu, kedua teman Qiang Jia Li telah di kalahkan sehingga terkapar tidak sadarkan diri di lantai arena pertarungan, sehingga hanya Qiang Jia Li yang tersisa di kelompoknya.
Sedangkan Di kelompok Sei Yun, hanya tersisa dirinya dan satu temannya lagi karna satu temannya juga telah di kalahkan oleh teman kelompok Qiang Jia Li.
Penampilan Qiang Jia Li dan Sei Yun sekarang sudah babak belur setelah bertukar serangan selama belasan menit sebelumnya, Terdapat juga beberapa sayatan- sayatan pedang di beberapa bagian-bagian tubuh kedua orang tersebut tapi tidak terlalu dalam dan bisa di sembuhkan dengan sangat cepat jika meminum Pill penyembuh.
Setelah mengatur kembali nafasnya yang tidak beraturan, Sei Yun kembali menyusun rencana bersama temannya untuk mengalahkan Qiang Jia Li.
Sei Yun menyuruh temannya untuk menyerang sisi kanan Qiang Jia Li sedangkan dirinya menyerang di sisi kiri, Qiang Jia Li sudah dapat menebak strategi mereka jadi ia memutuskan untuk mengincar teman Sei Yun terlebih dahulu.
Sei Yun langsung maju menyerang di sisi kiri Qiang Jia Li dengan menusukkan pedangnya ke arah tubuh Qiang Jia Li, sedangkan temannya dari sisi kanan menebaskan pedangnya yang tertuju kepada perpotongan leher Qiang Jia Li.
"teknik rahasia, percepatan!" ucap Qiang Jia Li menyebutkan nama teknik rahasia keluarganya, ketika melihat serangan Sei Yun dan temannya.
dengan kecepatan tinggi Qiang Jia Li, ia langsung menghindari tusukan pedang dari Sei Yun dengan melangkah menyerong ke kanan lalu langsung melayangkan kaki kirinya yang terselimuti sejumlah energi Qi untuk menendang perut Sei Yun.
Tidak berhenti di situ, Qiang Jia Li langsung merendahkan kuda-kudanya sehingga serangan tebasan dari teman Sei Yun tidak mengenainya bersamaan dengan mengepalkan tangan kanannya serta mengalirkan sejumlah energi Qi, lalu langsung mengayunkannya ke depan menuju perut teman Min rhey, seketika,
Bukk!
Bukk!
Bang!!!
Sei Yun dan kedua temannya langsung terlempar ke dinding energi Qi transparan di waktu yang hampir bersamaan, Semua itu terjadi hanya dalam waktu yang sangat cepat.
Sei Yun dan kedua temannya langsung tidak sadarkan diri setelah menerima serangan dari Qiang Jia Li tersebut, Wasit yang menyaksikan hal tersebut langsung mengumumkan kemenangan Qiang Jia Li.
"pemenang pertarungan antar kelompok Qiang Jia Li dengan kelompok Sei Yun di arena kelima di menangkan oleh Qiang Jia Li!" teriak wasit mengumumkan kemenangan Qiang Jia Li.
para penonton langsung bersorak-sorai memberikan selamat kepada Qiang Jia Li atas kemenangannya, sedangkan penatua Qiang Fu San yang menyaksikan pertarungan Qiang Jia Li langsung tersenyum bangga serta bertepuk tangan dengan sangat riang.
2 jam kemudian.
"pertarungan kelompok selanjutnya di arena pertama adalah kelompok Min rhey melawan kelompok Wui lung!" teriak Lei Huang Ju mengumumkan kelompok yang akan bertarung di arena pertama setelah kelompok sebelumnya turun dari arena.
setelah beberapa jam berlalu, sudah banyak sekali kelompok peserta yang telah selesai bertarung. Sehingga giliran kelompok Min rhey sudah tiba untuk bertarung, kelompok Min rhey akan bertarung di arena pertama melawan seorang pemuda yang juga merupakan salah seorang tuan muda di sebuah keluarga yang bernama Wui yang berada di kerajaan Xue.
Ketika para penonton mendengar kedua nama yang di sebutkan oleh Lei Huang Ju tersebut yang akan segera bertarung di arena pertama, tiba-tiba semua penonton berteriak-teriak seperti orang gila menyebutkan nama peserta yang mereka anggap akan memenangkan pertarungan tersebut.
__ADS_1
"Min rhey semangat!!!"
"tuan muda Wui lung kalahkan dia!"
"aku yakin pemuda yang bernama itu pasti akan di kalahkan oleh tuan muda Wui lung!"
"apakah kau bodoh! kau tidak melihat bagaimana pemuda yang bernama Min rhey itu mengalahkan lawannya?"
tidak sedikit pula yang membicarakan siapa yang akan memenangkan pertarungan antar kelompok Min rhey dengan kelompok Wui lung, bahkan sudah ada yang bertengkar akibat hal tersebut.
"ah, akhirnya giliran kita sudah tiba, aku sangat bosan menunggu terus!" ucap Min rhey yang sekarang sudah berada di atas arena pertama dengan nada senang.
sedangkan Xue Yi yang mendengarkan perkataan Min rhey hanya terdiam tidak menanggapi perkataan Min rhey sambil melihat kedepan, memperhatikan kedatangan Kelompok Wui lung.
Wui lung bersama kedua temannya langsung membusungkan dadanya dengan sangat sombong ketika telah berada di atas arena, sambil melambaikan tangannya kepada para penonton.
"hei kau! keluarkan semua kemampuanmu jika kau ingin mengalahkanku!" ucap Wui lung kepada Min rhey dengan nada yang sangat sombong dan arogan sambil menunjuk ke arah Min rhey.
Min rhey yang mendapati perilaku Wui lung seperti itu kepada dirinya hanya tersenyum penuh makna lalu menganggukkan kepalanya kecil menanggapi perkataan Wui lung.
"apakah kalian sudah siap?"tanya wasit yang bertugas di arena pertama sambil menolehkan kepalanya ke arah kelompok Min rhey dan Wui lung secara bergantian.
"siap!" ucap kedua kelompok secara bersamaan. Wui lung dan kedua teman kelompoknya langsung mengambil senjatanya masing-masing dari dalam cincin penyimpanan lalu segera membuat kuda-kuda.
Xue Yi juga langsung mengeluarkan pedangnya dari dalam cincin penyimpanan lalu juga segera membuat kuda-kuda, sedangkan Min rhey seperti di pertarungan sebelumnya hanya berdiri santai.
"mulai!" ucap wasit tersebut memulai pertarungan dengan melambaikan tangannya dari atas kebawah.
para penonton juga semakin antusias ketika wasit memulai pertarungan, hampir semua penonton bersorak-sorai dengan penuh semangat kepada Min rhey dan Wui lung.
**Bersambung~
jangan lupa kasih bintang lima, like, vote, dan komen jika ada yang salah atau punya saran, agar Author semakin semangat dan rajin nulisnya, ok?
Follow IG Author dong, @Amien Rayzk🙏**
silahkan kunjungi, Novel ini menceritakan seperti pertempuran-pertempuran dan kerajaan-kerajaan di abad
__ADS_1
pertengahan.