SISTEM PENGUASA ABSOLUTE

SISTEM PENGUASA ABSOLUTE
84. PERMOHONAN RATU XUE


__ADS_3

"baiklah, kalau begitu besok aku akan mengunjunginya di stadion pertandingan untuk memberinya perhitungan!" ucap Patriak Se dengan nada yang sangat marah.


Kembali Ke Min rhey.


Sekarang Min rhey telah berada di Sebuah Gasebo yang terletak di teman belakang istana kerajaan Xue bersama Ratu Xue Yi, sedangkan Xue Yi bersama Jendral Chao mengelilinginya istana kerajaan Xue.


Ratu Xue menyuruh Jendral Chao mengajak Xue Yi untuk pergi mengelilingi istana kerajaan Xue, Agar Ratu Xue dapat berbicara empat mata dengan Min rhey, membicarakan suatu hal yang lebih serius daripada pembicaraannya tadi di ruang makan istana kerajaan.


Di ruang makan tadi, Min rhey hanya menjawab dengan santai pertanyaan Ratu Xue mengenai identitas aslinya, Min rhey mengatakan kepada ratu Xue bahwa ia hanyalah seorang tuan muda dari keluarga Min yang berada di kerajaan Tan.


"Min rhey apakah kau benar-benar memiliki elemen ilahi petir emas?" tanya Ratu Xue kepada Min rhey yang duduk di depannya dengan nada dan ekspresi yang lebih serius daripada di ruang makan tadi.


"jika iya, memangnya kenapa?" jawab Min rhey sambil bertanya kembali kepada Ratu Xue dengan nada santai, Sekarang Min rhey tidak lagi bersikap formal kepada Ratu Xue karna di sana ia hanya berdua sehingga tidak akan ada yang menegur Min rhey jika ia bersikap seperti itu kepada Ratu Xue.


Sebenarnya Min rhey juga tidak ingin Ratu Xue mengikatnya dengan sebuah peraturan yang akan memanfaatkannya, sehingga ia bersikap seperti itu agar Ratu Xue tidak berbicara dengan gegabah kepadanya.


Sedangkan Ratu Xue yang mendengar jawaban Min rhey dengan nada santai kepadanya yang terlihat tidak sopan berbicara kepada seorang ratu, yang membuatnya merasa sedikit terkejut tapi meskipun begitu sebagai seorang ratu ia harus selalu bersikap tenang.


"jika kau memang memiliki salah satu elemen ilahi, aku ingin kau tetap berhati-hati, karna jika ada orang-orang yang jahat mengetahuinya kau akan mendapatkan masalah besar!" jawab Ratu Xue memperingati Min rhey dengan nada yang sangat serius.


Min rhey yang mendengar peringatan dari ratu Xue menjadi bingung, pasalnya Min rhey mengira Ratu Xue mengajaknya bertemu di istana kerajaannya untuk mengajak atau merekrut Min rhey menjadi bawahannya Tapi sekarang Ratu Xue memperingatinya dengan sikap yang sangat serius kepadanya.


"soal itu tenang saja, aku bisa mengurusnya sendiri!" ucap Min rhey dengan nada santai menanggapi perkataan dari Ratu Xue.


"ah, aku hampir lupa memberitahumu ratu Xue, aku telah menghabisi beberapa orang yang memiliki niat buruk kepadaku dan Xue Yi yang pasti juga memiliki niat buruk kepada anda!" lanjut ucap Min rhey sambil melambaikan tangannya dengan santai mengeluarkan sesuatu dari dalam cincin penyimpanannya.


Bukkk!


Bukkk!


Bukkk!

__ADS_1


tiba-tiba keluar tiga kepala manusia yang telah terpisah dari tubuhnya, yang menciptakan sebuah suara benda jatuh di hadapan Ratu Xue.


Ratu Xue yang melihat ketiga kepala yang berada di hadapannya itu tidak bisa tidak merasa terkejut, pasalnya ratu Xue mengenal siapa pemilik kepala tersebut, terlebih lagi salah satu dari kepala itu adalah milik salah satu menteri kerajaannya.


"a-apakah mereka yang benar-benar memiliki niat buruk kepadamu dan kepadaku?" tanya Ratu Xue dengan nada yang terbata-bata karna terkejut kepada Min rhey.


Min rhey yang mendengar pertanyaan dari ratu Xue langsung menganggukkan kepalanya kecil menanggapi pertanyaan tersebut lalu Min rhey juga berkata,


"iya, kedua penatua sekte pedang tunggal itu juga membawa murid-muridnya untuk menyerangku dan Xue Yi, Sebelumnya aku sudah mencurigai mentrimu itu ketika kau mengungkapkan identitas asli Xue Yi!" ucap Min rhey kepada Ratu Xue, lalu segera berdiri dari tempat duduknya berniat meninggalkan ratu Xue.


"Min rhey tunggu sebentar!" ucap Ratu Xue kepada Min rhey untuk menghentikan langkah kakinya.


"apa lagi?" ucap Min rhey kepada Ratu Xue Tampa membalikkan badannya ke belakang untuk menatap Ratu Xue.


Brukkk!


"Min rhey, dengan segala hormat tolong lindungi putriku yaitu Xue Yi!" ucap Ratu Xue memohon kepada Min rhey sambil bersujud ke tanah menghadap Min rhey sehingga dapat terdengar suara seperti benda yang menghantam tanah.


"kenapa kau seperti itu? tindakanmu itu tidak mencerminkan kepribadian seorang ratu!" ucap Min rhey kepada Ratu Xue yang masih dalam posisi sujudnya.


"aku tahu tindakanku ini memang tidak pantas dilakukan oleh seorang ratu, tapi pantas di lakukan oleh seorang ibu untuk meminta pertolongan kepada seseorang untuk melindungi putrinya!" ucap ratu Xue dengan nada parau menanggapi perkataan Min rhey.


"kenapa bukan kau saja yang melindungi Xue Yi?" tanya Min rhey lagi kepada Ratu Xue yang penasaran dengan alasan Ratu Xue mengapa ia memintanya menjaga Xue Yi.


"Jika Xue Yi terus berada di sampingku ia tidak akan bisa berkembang, karna aku takut jika ia ditemukan oleh orang-orang yang seperti menyerangmu itu sehingga aku terpaksa untuk mengurungnya!" jawab Ratu Xue dengan nada parau kepada Min rhey.


Min rhey yang mendengar jawaban Ratu Xue terdiam sejenak lalu tiba-tiba menganggukkan kepalanya tanda mengerti kepada alasan Ratu Xue.


"baiklah, aku bisa saja melindungi Xue Yi tapi aku tidak akan selamanya berada di kerajaanmu ini dan juga aku tidak ingin Xue Yi terpaksa mengikuti!" ucap Min rhey kepada Ratu Xue.


"Asalkan Xue Yi aman kau boleh membawanya pergi kemanapun, dari yang kulihat selama kau bersama Xue Yi dari tadi pagi aku yakin Xue Yi memiliki sebuah perasaan kepadamu sehingga dia selalu ingin berada di sampingmu di bandingkan denganku!" ucap Ratu Xue menanggapi perkataan Min rhey.

__ADS_1


Min rhey yang mendengar perkataan Ratu Xue, yang mengatakan bahwa Xue Yi memiliki sebuah perasaan kepada dirinya merasa tidak percaya atas perkataan Ratu Xue tersebut, Tapi meskipun begitu tanpa Min rhey sadari ia juga sudah menaruh perasaan kepada Xue Yi.


Keesokan harinya.


Setelah belasan jam berlalu akhirnya mentari kembali menampakkan dirinya dari arah ufuk timur menyinari seluruh daratan.


sekarang stadion yang di dijadikan tempat penyelenggaraan pertandingan sudah di penuhi oleh puluhan ribu penonton, para peserta yang lolos maju ke babak kedua sekarang juga telah berada di kursi mereka masing-masing.


Min rhey dan Xue Yi juga sudah berada di tempat duduk yang ia tempati kemarin, semalam Min rhey bermalam di istana kerajaan Karna Xue Yi tersu memaksanya sehingga ia menyetujuinya.


terlihat seorang pria paruh baya yang berjalan menuju arena pertama yang berada di tengah-tengah stadion, pria paruh baya tersebut berhenti ketika sudah berada di tengah-tengah arena pertama.


"Baiklah, mungkin semua penonton sudah tahu siapa aku, tapi lebih baik aku memperkenalkan diri lagi agar para penonton sekali tidak lupa!" ucap Lei Huang berhenti sejenak untuk menarik nafas lalu segera melanjutkan perkataannya.


"perkenalkan nama saya adalah Lei Huang Ju yang akan memimpin jalannya pertandingan hari ini yaitu babak kedua pertandingan, peraturan babak kedua ini adalah pertarungan satu lawan satu antar peserta, jika salah satu peserta mengaku kalah atau sudah tidak bisa melanjutkan pertarungan maka ia telah dinyatakan kalah!"jelas Lei Huang Ju sambil mengalihkan perhatiannya kepada para penonton dan peserta.


setelah menjelaskan peraturan babak kedua, Lei Huang Ju mengalihkan perhatiannya ke arah ruang khusus Ratu Xue atau lebih tepatnya ratu Xue sendiri seperti meminta persetujuan.


Ratu Xue yang mendapati pandangan dari Lei Huang Ju langsung menganggukkan kepalanya kecil tanda memberi perintah kepada Lei Huang Ju untuk segera memulai pertandingan.


Lei Huang Ju yang melihat tanggapan dari Ratu Xue, langsung mengalihkan perhatiannya kepada para penonton lalu berkata,


"pertandingan babak kedua di mulai!" ucap Lei Huang Ju mengumumkan bahwa pertandingan babak kedua di mulai.


para penonton yang mendengar hal tersebut langsung bersorak-sorai semangat serta bertepuk tangan dengan sangat meriah.


"siapa yang bernama Min rhey disini! aku akan memberi perhitungan karna ia telah membunuh dua orang penatua sekteku!"


**Bersambung~


jangan lupa kasih bintang lima, like, vote, dan komen jika ada yang salah atau punya saran, agar Author semakin semangat dan rajin nulisnya, ok**?

__ADS_1


__ADS_2