
FLASH BACK : ON
Sehari setelah kematian raja iblis Djevelens Konge, kabar kematiannya langsung menyebar ke segala penjuru alam iblis, sehingga kaisar iblis vestlig regjering yang mendengar kabar tersebut, langsung mengadakan konferensi bersama seluruh raja iblis yang ada di alam iblis termasuk Djevelens Levia yang telah menggantikan posisi raja iblis Djevelens Konge, dengan menggunakan sebuah artefak yang dapat menyambungkan mereka semua, sehingga dapat melihat dan mendengar langsung para raja iblis dan kaisar iblis di depan matanya.
Djevelens Levia yang sedang duduk di kursi pusat yang berada di ruang pertemuan istananya sedang memperhatikan layar yang menampilkan belasan iblis di depannya.
Dapat terlihat dari layar yang berada di tengah tersebut sebuah sosok iblis dengan perawakan kulit merah darah, dua batang tanduk di kepalanya yang botak yang melengkung ke depan seperti tanduk domba, dua taring panjang yang berada di rahang atasnya, dan mengenakan pakaian berwarna hitam polos yang atasannya terbuka sehingga dadanya yang bidang terlihat, iblis tersebut adalah Kaisar iblis vestlig regjering.
"Putri Djevelens Levia, sekarang kau telah menjadi raja iblis menggantikan ayahmu yang telah terbunuh di alam rendah kultivator!"Ucap vestlig regjering sambil menatap layar yang menampilkan wajah Djevelens Levia.
"Aku sungguh tidak percaya jika raja iblis Djevelens Konge yang bisa di bilang raja iblis terkuat yang berada di alam iblis ini terbunuh di alam rendah kultivator!"Lanjut vestlig regjering kepada Djevelens Levia.
"Bahkan raja iblis Djevelens Konge telah mengerahkan lebih 1 juta pasukannya untuk menyerang Alam rendah kultivator tapi tidak satupun dari pasukan itu yang kembali bahkan raja iblis Djevelens Konge sendiri!" Ucap salah satu raja iblis yang berpenampilan seperti kerbau dengan kulit berwarna coklat, telinga lancip dan sebuah besi kecil yang melingkar di tengah-tengah lubang hidungnya, yang berada di layar ujung bagian kanan dengan nada mengejek kepada Djevelens Levia.
"hahaha, aku bahkan ragu jika ia benar-benar raja iblis terkuat di alam iblis ini!" Ucap raja iblis yang berpenampilan seperti babi menanggapi perkataan raja iblis yang berpenampilan seperti kerbau barusan sambil tertawa mengejek kepada Djevelens Levia.
"yah, aku juga sedikit terkejut tentang hal itu tapi itu juga kesalahan ayahku sendiri, mengenai dia yang terkuat atau tidak aku tidak mempedulikannya!" Ucap Djevelens Levia menanggapi perkataan kedua raja iblis tersebut dengan nada tenang.
Semua iblis yang berada di layar tersebut langsung mengerutkan keningnya karna keheranan ketika mendengar tanggapan Djevelens Levia yang tenang dan yang paling terkejut serta keheranan adalah kedua raja iblis yang memiliki penampilan seperti kerbau dan babi tersebut, karna Djevelens Levia tidak tersulut emosi meskipun mereka berdua telah mengejeknya dan menertawakannya.
"kenapa kau berkata bahwa kematian ayahmu adalah kesalahan dirinya sendiri?" Tanya vestlig regjering kepada Djevelens yang sangat penasaran dan keheranan atas kalimat pertamanya.
Menurut kaisar iblis vestlig regjering, menyerang Alam rendah kultivator atau tempat tinggal manusia lainnya adalah memang sudah menjadi tugas sebagai ras iblis, yang harus memusnahkan musuh bebuyutan ras mereka yaitu ras manusia.
Tapi sayangnya pemikiran kaisar iblis vestlig regjering dan raja iblis Djevelens Levia sangatlah berbeda.
"Kenapa? itu karna dia menyerang Alam rendah kultivator!" Jawab Djevelens Levia kepada vestlig regjering dengan nada yang sedikit tinggi pada akhir kalimatnya.
Semua iblis yang mendengar jawaban Djevelens Levia semakin mengerutkan keningnya karna semakin heran dan bingung maksud dari jawaban Djevelens Levia. Bukankah menyerang Alam rendah kultivator memang sudah menjadi tugas sebagai ras iblis? pikir mereka semua.
__ADS_1
"Apa maksudmu raja iblis Djevelens levia? apakah kau bermaksud tidak ingin meneruskan penyerangan ke Alam rendah kultivator?" Tanya lagi vestlig regjering kepada Djevelens Levia dengan nada yang agak tinggi.
"ya! aku memutuskan untuk menghentikan penyerangan ke Alam rendah kultivator dan ingin menciptakan kedamaian antar seluruh ras!" Jawab Djevelens Levia dengan raut wajah serius seraya menatap layar yang menampilkan wajah Kaisar iblis vestlig regjering.
Semua iblis yang berada di layar tersebut langsung tersentak sambil membuka lebar-lebar matanya karna terkejut ketika mendengar jawaban Djevelens Levia.
Banggg!
Langsung terdengar suara dentuman yang bersamaan ketika belasan iblis yang berada di dalam layar di depan Djevelens Levia memukul meja mereka dengan kuat karna sangat marah.
"Kurang ajar kau raja iblis Djevelens levia!"
"Apakah kau sadar atas apa yang kau katakan, hah?"
"Apa? perdamaian antar seluruh ras? jangan bercanda!"
Beberapa raja iblis itu juga langsung melontarkan kata-kata kepada Djevelens Levia dengan nada tinggi karna emosi.
Sedangkan kaisar iblis vestlig regjering masih terdiam menatap tajam wajah Djevelens Levia yang berada di layar di depannya.
"Raja iblis Djevelens levia! apakah kau tau alasan kita para ras iblis menyerang Alam rendah kultivator selain berusaha memusnahkan ras manusia yang berada di sana? tentu saja kau pasti belum tau yang satu ini karna kau baru menjadi raja iblis..."
"... Sebenarnya beberapa ribu tahun yang lalu, aku dan belasan raja iblis lainnya termasuk ayahmu, mendapat perintah langsung dari yang mulia agung kaisar dewa iblis untuk mencari sebuah ruang dimensi yang tersembunyi di Alam rendah kultivator!" Jelas vestlig regjering dengan nada dan ekspresi wajah yang sangat serius kepada Djevelens Levia.
"Aku memberimu waktu selama sebulan, jika kau tetap tidak merubah keputusanmu aku akan langsung menyerang kerajaan iblis Djevelens!" Lanjut lagi vestlig regjering kepada Djevelens Levia untuk memberinya peringatan keras.
Belasan raja iblis lainnya yang mendengar perkataan vestlig regjering langsung setuju dan juga menyatakan akan ikut untuk menyerang kerajaan iblis Djevelens sesuai apa yang di katakan vestlig regjering.
Djevelens Levia yang mendengar perkataan semua iblis yang berada di layar yang di depannya itu hanya terdiam dan langsung mematikan artefak yang menyambungkannya sehingga layar-layar tersebut langsung menghilang di udara kosong.
__ADS_1
FLASH BACK : OFF
Kembali ke Min rhey, sekarang Min Rhey dan Min Di Lhyn telah berada di sebuah kamar yang berada di istana kerajaan iblis Djevelens setelah di antar oleh pelayan istana tersebut atas perintah Djevelens Levia.
Setelah membicarakan beberapa hal selama beberapa saat dengan Djevelens Levia, sekarang Min Rhey sedikit tau beberapa informasi tentang alam iblis ini dan kondisi kerajaan iblis Djevelens dari para petinggi iblis kerajaan iblis itu yang berada di ruang tahta sebelumnya.
"29 hari dari sekarang, aku akan latihan extra lagi sambil mengumpulkan poin pengalaman yang sangat banyak!" Ucap Min Rhey dengan girang.
Min Rhey mengatakan hal tersebut karna tadi Djevelens Levia mengatakan bahwa dirinya sudah sangat yakin dan tidak akan merubah keputusannya lagi, sehingga penyerangan kaisar iblis vestlig regjering bersama aliansi raja iblis lainnya sudah pasti akan terjadi.
Di sisi lain, Min Di Lhyn yang mendengar perkataan Min Rhey mengerutkan keningnya seraya menatap aneh Min Rhey.
"Ada apa Di'er? kenapa kau menatap kakak seperti itu?" Tanya Min Rhey yang menyadari tatapan aneh Min Di Lhyn kepada dirinya.
"Apakah kakak menganggap membunuh itu sebuah latihan untuk meningkatkan kekuatan kakak?" Jawab Min Di Lhyn seraya bertanya balik kepada Min Rhey.
"Bukankah itu memang latihan! Apa ada yang salah?" Jawab Min Rhey kepada Min Di Lhyn membenarkan pemikirannya tentang membunuh.
"Aduhhhh!"Ucap Min Di Lhyn menanggapi jawaban Min Rhey tersebut seraya menepuk keningnya lalu menggelengkan kepalanya.
"ternyata masih ada beberapa pemahaman kakak tentang suatu hal yang harus aku luruskan atau perbaiki dulu!"Batin Min Di Lhyn
.
.
.
Bersambung
__ADS_1