
setelah beberapa saat kemudian, akhirnya malam hari pun telah tiba, sekarang Min rhey juga sudah berada di dalam istana kerajaan atau lebih tepatnya di ruang makan istana untuk menyantap makan malam bersama Xue Yi dan ratu Xue.
belasan menit berlalu, sehingga mereka bertiga telah selesai menyantap makan malamnya, Ratu Xue langsung mengajak mereka berdua ketempat kesukaannya yaitu Gasebo yang terletak di taman belakang istana kerajaannya.
tak lama kemudian, akhirnya mereka bertiga sampai di gasebo tersebut, ratu Xue langsung memanggil pelayan istana untuk segera membawakan mereka teh, tak butuh waktu lama seorang pelayan datang membawa nampan yang berisi tiga Cang teh dan satu teko di atasnya, pelayan tersebut langsung menaruhnya di atas Gasebo tersebut lalu segera berbalik meninggalkan tempat tersebut.
"jadi apa yang akan kau lakukan sekarang Min rhey?" tanya Ratu Xue kepada Min rhey sambil menatap wajahnya, karna ingin mengetahui apa yang akan Min rhey lakukan sekarang, ratu Xue juga tau bahwa Min rhey sudah tidak bisa melanjutkan pertandingan karna ia telah menyerah sebelum pertarungannya dengan Xue Yi.
"untuk sekarang aku belum memikirkan apa yang akan aku lakukan selanjutnya, aku pergi ke kerajaan Xue ini hanya karna ingin mengikuti pertandingan itu tapi aku tidak bisa lagi ikut bertanding karna aku sudah menyerah..."ucap Min rhey lalu berhenti sejenak untuk menarik nafas lalu melanjutkan kembali perkataanya.
"...aku akan memikirkan apa yang akan aku lakukan setelah pertandingan selesai karna aku masih ingin melihat cara bertarung para pemuda pemudi yang di anggap jenius itu!" jawab Min rhey menanggapi pertanyaan dari Ratu Xue tersebut sambil membalas tatapannya dengan tersenyum.
sekarang Min rhey belum menentukan tempat tujuan yang akan ia tempuh karna pertandingan yang di adakan di kerajaan Xue juga belum selesai, ia akan memutuskan hal tersebut setelah pertandingan itu selesai.
Ratu Xue yang mendengar jawaban Min rhey hanya menganggukkan kepalanya kecil menanggapi jawaban Min rhey tersebut, sedangkan Xue Yi yang mendengarnya hanya terdiam seperti memikirkan sesuatu setelah mendengar semua jawaban Min rhey. ratu Xue dan Min rhey yang menyadari tingkah laku Xue Yi langsung mengalihkan perhatiannya kepada Xue Yi.
"kau kenapa Yi'er? apakah ada sesuatu yang ingin kau katakan?" tanya Ratu Xue kepada Xue Yi dengan nada yang lembut serta tersenyum manis kepadanya. Ratu Xue sudah dapat menebak isi pikiran Xue Yi setelah mendengar jawaban Min rhey.
Xue Yi yang mendengar pertanyaan dari Ratu Xue langsung tersadar dari lamunannya lalu mengalihkan perhatiannya kepada Ratu Xue, tak lama kemudian Xue Yi tiba-tiba menolehkan kepalanya menatap wajah Min rhey, Min rhey yang mendapati hal tersebut menjadi bingung lalu segera bertanya kepada Xue Yi.
"ada apa? kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Min rhey kepada Xue Yi karna merasa aneh atas tatapan wajah Xue Yi yang seperti merasa sedikit kesal kepadanya.
"a-apakah kau masih ingat permintaanku kemarin?" jawab Xue Yi sambil bertanya kembali kepada Min rhey dengan nada terbata-bata setelah mendengar pertanyaan Min rhey tersebut.
"tentu saja aku ingat, kau kan ingin selalu ada di sampingku!" jawab Min rhey langsung menanggapi pertanyaan dari Xue Yi tersebut dengan nada bercanda kepada Xue Yi.
Xue Yi yang mendengar jawaban Min rhey tersebut kepadanya langsung membuka kelopak matanya dengan lebar karna terkejut serta membuat pipinya berubah warna menjadi merah seperti kepiting rebus lalu segera menundukkan kepalanya karna malu-malu kepada Min rhey.
Sedangkan Ratu Xue yang melihat mereka berdua hanya tersenyum canggung menanggapi suasana tersebut, ia juga sedikit merasa cemburu melihatnya karna ia juga ingin memiliki pasangan yang seperti suaminya dulu yang bisa mengerti perasaannya.
__ADS_1
setelah beberapa saat, akhirnya Xue Yi telah memenangkan dirinya dari rasa malu-malunya ketika mendengar jawaban Min rhey, Xue Yi langsung menatap Min rhey dengan tatapan murung yang terlukis di wajahnya, lalu segera bertanya lagi kepada Min rhey,
"jadi jika pertandingan telah selesai kau pasti akan pergi? lalu bagaimana dengan permintaanku itu kepadamu, apakah kau tidak akan memenuhinya?" tanya Xue Yi dengan nada yang sedikit terdengar sedih sambil menatap wajah Min rhey dengan tatapan murung.
Min rhey yang mendengar pertanyaan dari Xue Yi tersebut langsung terdiam, Min rhey dapat langsung mengerti atas pertanyaan yang di lontarkan Xue Yi tersebut, setelah beberapa saat terdiam Min rhey mengalihkan pandangannya kepada ratu Xue yang memandanginya dengan tatapan seperti orang yang memohon untuk menyetujui perkataan Xue Yi tersebut.
Min rhey yang melihat tatapan ratu Xue yang seperti itu langsung tersenyum manis sambil menganggukkan kepalanya menanggapi tatapan dari ratu Xue tersebut. Min rhey mengalihkan kembali pandangannya kepada Xue Yi lalu langsung mengelus pucuk kepalanya dengan lembut.
"sudah tentu aku akan pergi tapi sekarang aku belum tahu akan kemana dan juga tentu saja aku akan memenuhi permintaanmu itu karna aku sudah berjanji akan memenuhi apapun yang kau minta!" ucap Min rhey kepada Xue Yi dengan nada lembutnya seraya terus mengelus pucuk kepalanya dengan lembut.
Xue Yi yang mendengar dan mendapati perlakuan Min rhey yang seperti itu kepadanya tidak bisa tidak merasa bahagia, Saking bahagianya sampai-sampai ia tidak menyadari bahwa beberapa butir air matanya berjatuhan, Min rhey yang melihat hal tersebut langsung mengusap pipi Xue Yi yang basah akibat air matanya sendiri.
"terima kasih kasih Min rhey!" ucap Xue Yi dengan nada yang sangat bahagia seraya tersenyum manis menatap wajah Min rhey.
Min rhey yang mendengar perkataan Xue Yi tersebut hanya mengangguk menanggapi perkataan Xue Yi seraya tersenyum senang melihat Xue Yi yang bahagia seperti itu, tiba-tiba Min rhey memikirkan suatu hal lalu segera mengatakannya kepada Xue Yi dan ratu Xue.
Ratu Xue dan Xue Yi yang mendengar hal tersebut langsung menganggukkan kepalanya tanda setuju atas perkataan Min rhey tersebut, Xue Yi juga sudah di beritahu oleh ratu Xue mengenai kekuatan Min rhey yang ia perlihatkan ketika masih berada di ruang khusunya di stadion tadi.
selama beberapa saat mereka semua yang berada di Gasebo tersebut terus berbincang-bincang sambil tertawa bahagia.
3 hari kemudian.
Tak terasa tiga hari telah berlalu dengan begitu sangat cepat, apa yang Min rhey lakukan selama tiga hari tersebut hanya terus menyaksikan pertarungan para peserta yang lolos ke babak selanjutnya bersama dengan Xue Yi, ratu Xue dan para petinggi lainnya di ruangan khusus ratu Xue, Min rhey juga belum membantu Xue Yi meningkatkan kekuatannya karna selama tiga hari itu mereka semua selalu pulang di sore hari setelah menyaksikan pertarungan para peserta pertandingan.
kabar mengenai Min rhey yang mengalahkan para petinggi sekte pedang tunggal juga telah menyebar luas ke segala penjuru benua timur, yang menyebabkan banyak yang mengagumi sosok Min rhey dan tak sedikit pula yang percaya hal tersebut.
Sekarang babak final telah selesai, peserta yang memenangkan juara pertama adalah seorang tuan muda yang berasal dari keluarga terkenal yang berada di kerajaan Dong, juara kedua adalah seorang gadis yang berasal dari sebuah sekte di kerajaan Yuang sedangkan untuk juara ketiga adalah seorang pemuda yang berasal dari sebuah sekte di kerajaan Xue.
Ratu Xue dan Min rhey naik ke atas atas arena pertama yang berada di tengah-tengah stadion tersebut, untuk menyerahkan hadiah yang telah di tentukan kepada para peserta yang menjadi pemenang, Min rhey juga ikut naik karna permintaan dari ratu Xue, ratu Xue memanggil Min rhey untuk ikut menyerahkan hadiah ke para peserta yang menjadi pemenang karna Min rhey juga sudah menjadi idola para penonton dan peserta akbiat aksinya beberapa hari yang lalu ketika melawan para petinggi sekte pedang tunggal dengan sangat mudah.
__ADS_1
para penonton yang melihat Min rhey ikut naik ke atas arena pertama untuk menyerahkan hadiah kepada para pemenang langsung bersorak-sorai dengan penuh semangat dan senang kepada Min rhey.
Setelah beberapa saat berlalu akhirnya penyerahan hadiah kepada para peserta pemenang telah selesai, Min rhey dan ratu Xue langsung bergegas untuk kembali ke ruang khusunya untuk menunggu acara penutupan pertandingan.
Tapi baru beberapa langkah Min rhey dan ratu Xue melangkahkan kakinya tiba-tiba mereka langsung berhenti ketika mendengar seseorang seseorang dari atas ketinggian langit.
"hahahaha! ternyata orang yang di suruh bunuh oleh tuanku hanyalah bocah yang baru berada di awal tahap ranah fana, tapi itu pantas karna kau masih berada di alam rendahan ini!" ucap seseorang dari atas ketinggian langit sambil tertawa sinis menggunakan energi Qi-nya.
Semua orang yang berada di dalam stadion tersebut dapat mendengar perkataan orang tersebut sehingga mereka semua mengalihkan perhatiannya ke atas. tak ada seorangpun yang berada di sana yang dapat melihat tahapan kultivasi orang tersebut yang berarti orang tersebut berada di tahapan yang sangat tinggi.
Min rhey yang mendengar suara tersebut juga langsung mengalihkan pandangannya ke asal suara tersebut, apa yang Min rhey lihat adalah seseorang yang menggunakan jubah yang berwarna serba hitam pekat serta sebuah kerudung yang menutupi kepalanya sehingga Min rhey tidak dapat melihat dengan jelas wajahnya hanya dapat melihat sepasang mata yang berwarna merah menyala.
tak lama kemudian Min rhey langsung terkejut sambil membuka lebar-lebar kelopak matanya ketika mengetahui tahapan kultivasi orang tersebut 'ta-tahap dewa kedua *9!' batin Min rhey dengan nada yang sangat terkejut.
Min rhey benar-benar tidak menyangka bahwa ada orang yang selain dirinya di alam rendah kultivator ini yang telah mencapai ranah dewa biasa.
"semuanya lari!!! tinggalkan stadion ini jika tidak kalian semua akan mati disini bahkan hanya dengan satu serangan saja dari orang itu!!!"teriak Min rhey menggunakan energi Qi-nya memperingati semua orang yang berada di sana dengan nada yang sangat tergesa-gesa dan panik lalu mengalihkan perhatiannya kepada Ratu Xue yang berdiri si sampingnya, lalu berkata,
"Ratu Xue, segera bawa pergi Xue Yi dan perintahkan bawahanmu untuk mengeluarkan semua penonton dari sini lalu pergi ke tempat yang aman dari sini karna orang itu sangat bebahaya!"ucap Min rhey dengan nadanua yang tergesa-gesa dan panik kepada ratu Xue.
Ratu Xue yang mendapati Min rhey seperti itu langsung terkejut dan terdiam tapi tak lama kemudian ia langsung mengerti dengan perkataan Min rhey, Ratu Xue yakin bahwa orang yang berada di ketinggian langit tersebut adalah orang dengan tahapan kultivasi yang sangat tinggi yang bahkan dirinya tidak dapat melihat tahapan kultivasinya, Ratu Xue langsung menganggukkan kepalanya menanggapi perkataan Min rhey tersebut lalu segera berlari menuju ruangannya untuk melakukan apa yang Min rhey perintahkan.
semua penonton langsung mengalihkan perhatiannya kepada Min rhey yang berdiri di tengah-tengah arena stadion ketika mendengar peringatan Min rhey yang sangat tergesa-gesa dan panik, tapi tak lama kemudian mereka semua juga langsung mengerti perkataan Min rhey tersebut lalu segera berlari meninggalkan stadion dengan bantuan dari para prajurit kerajaan yang telah mendapatkan perintah dari Ratu Xue.
**Bersambung~
jangan lupa kasih bintang lima, like, vote, dan komen jika ada yang salah atau punya saran, agar Author semakin semangat dan rajin nulisnya, ok**?
Pertempuran yang seru akan segera terjadi😈, terus ikuti Novel SPA
__ADS_1