SISTEM PENGUASA ABSOLUTE

SISTEM PENGUASA ABSOLUTE
24. CACING YANG KELUAR DARI SARANGNYA


__ADS_3

min rhey mengalihkan perhatiannya turun ke selangk***an mou long, dan min rhey dapat melihat sebuah cacing berwarna coklat dengan ukuran puluhan kali lipat dari ukuran biasanya.


"hehehe dari tadi cacingmu itu sudah keluar dari sarangnya" ucap min rhey terkekeh seraya menunjuk selangk***an mou long.


mou long yang mendengar perkataan min rhey menundukkan kepalanya melihat arah yang di tunjuk min rhey. seketika wajah mou long memerah karna malu lalu langsung menutupi cacingnya dengan kedua tangannya.


sebelumnya min rhey juga memotong cacing mou long yang masih bersembunyi di balik kain pakaiannya sampai-sampai pakaiannya juga ikut terpotong membuat sebuah lubang sehingga ketika seluruh bagian tubuh mou long yang telah di potong-potong oleh min rhey tumbuh kembali, cacing mou long keluar Melawati lubang pakaian tersebut.


"a-anu tuan muda apakah kau punya pakaian yang tidak terpakai lagi?" tanya mou long kepada min rhey yang meminta sebuah pakaian dengan posisi yang masih menutupi cacingnya dengan kedua tangannya.


"hahahah... aku punya banyak pakaian untukmu!" ucap min rhey tertawa terbahak-bahak karna merasa lucu dengan tingkah laku mou long.


"lebih baik kau pergi dulu membersihkan dirimu!" ucap min rhey menyuruh mou long pergi membersihkan dirinya karna hampir seluruh tubuhnya di penuhi dengan darah.


"pakai saja handukku ini!" lanjut min rhey memberikan sebuah handuk kepada mou long.


"aku tidak bisa memakai milik tuan muda!" ucap mou long menolak handuk pemberian min rhey.


"ini adalah perintah!" ucap min rhey tegas, ia terpaksa melakukan hal tersebut karna mou long menolak setiap ingin membuat dirinya dan mou long akrab seperti seorang teman dekat.


"baik tuan muda!" ucap mou long menundukkan kepalanya kembali, lalu pergi meninggalkan min rhey menuju kamar mandi.


setelah memastikan bahwa mou long telah masuk ke dalam kamar mandi, min rhey membeli sepasang pakaian di toko pakaian sistem untuk mou long.


min rhey membeli pakaian berwarna hijau bergaris-garis perak serta jubah yang selaras di belakangnya.


setelah beberapa menit mou long keluar dari kamar mandi dengan handuk yang di lilitkan di pinggangnya. min rhey yang melihat penampilan mou long cukup terkejut pasalnya min rhey mengira bahwa mou long adalah seorang pria yang berumur 40an dengan wajah buruk rupa.


tapi ternyata mou long adalah seorang pria dewasa dengan umur sekitar 25 tahun dengan wajah yang terbilang cukup tampan, pupil mata berwarna hitam, kulit putih bersih serta rambut panjang yang berwarna hitam legam karna sebelumnya mou long belum melepaskan seluruh topeng dan penutup kepalanya.


'ternyata dia bukan orang tua dengan wajah buruk rupa!' batin min rhey yang mengira mou long adalah orang bermuka buruk rupa.


"pakailah pakaian ini!" ucap min rhey memberikan pakaian yang ia beli dari sistem.

__ADS_1


"i-ini terlalu mewah tuan muda, saya sebagai bawahan tidak bisa menerimanya!" ucap mou long terbata-bata karna terkejut ketika melihat pakaian yang diberikan oleh min rhey.


min rhey yang mendengar ucapan mou long hanya menggelengkan kepalanya lalu berkata, "apakah kau lebih ingin memakai pakaian mu yang tadi itu?"


"ah ba-baiklah tuan muda, saya akan memakai pakaian ini" ucap mou long mengambil pakaian yang ada di tangan min rhey.


"kau lebih baik memakai pakaian itu di kamar mandi saja, aku tidak enak melihat sesama jenisku telanj*ng di depan mataku!" ucap min rhey mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"hehehe baiklah tuan muda!" ucap mou long tertawa canggung lalu segera pergi menuju kamar mandi untuk memakai pakaian yang diberikan oleh min rhey.


3 jam kemudian.


min rhey dan mou long hanya menghabiskan waktu selama 3 jam untuk bercerita tentang hal-hal yang tidak penting, jika ada orang lain yang melihat min rhey dan mou long berbicara dan tertawa bersama-sama, mereka berdua pasti akan dikira sebagai orang gila karna beberapa jam yang lalu mou long berniat untuk membunuh min rhey, tapi min rhey dapat membalikkan keadaan sehingga dirinya menyiksa mou long dan sekarang mereka berdua menjadi majikan dan bawahan yang sedang bercerita sambil tertawa terbahak-bahak bersama.


tak terasa mentari telah menampakkan dirinya menyinari seluruh wilayah benua timur pertanda pagi hari akan di mulai, sinar mentari masuk melalui jendela dan menerpa wajah dua orang yang berada di dalam ruang kamar.


min rhey yang merasa pagi hari telah tiba tersenyum sinis dengan niat membunuh yang kuat, sedangkan mou long yang menyaksikan perubahan ekspresi min rhey langsung ketakutan.


"sekarang sudah pagi, waktunya untuk membasmi kecoak yang berkeliaran di kediaman min-ku!" ucap min rhey mengalihkan pandangannya ke arah mou long.


"kau masih ingatkan, apa yang harus kau lakukan?" tanya min rhey kepada Mou long.


"a-aku masih mengingatnya tuan muda!" jawab mou long menundukkan kepalanya.


"baiklah, aku ingin membersihkan diri ku dulu, kau tunggu saja aku disini!" ucap min rhey berjalan menuju kamar mandi.


beberapa saat kemudian min rhey keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang masih sama sebelumnya karna min rhey telah membeli beberapa pakaian yang serupa.


"mou long ikuti aku untuk pergi sarapan bersama kedua orang tuaku!" ajak min rhey kepada mou long.


mou long yang mendengar ajakan min rhey, yang mengajaknya untuk pergi sarapan bersama dengan kedua orangtuanya terkejut, pasalnya ia tidak pernah mendengar dari siapapun bahwa seorang bawahan bisa sarapan bersama dengan tuannya.


"aku tidak pantas untuk sarapan dengan tuan muda!" ucap mou long menundukkan kepalanya seraya menangkupkan tangannya.

__ADS_1


plak!


terdengar suara pukulan yang mengenai kepala, dapat terlihat sebuah benjolan di kepala mou long, min rhey sudah sangat malas dan bosan dengan sikap mou long yang sangat formal kepada dirinya.


"aduh... kenapa tuan muda memukul kepalaku? apakah ada yang salah dengan ucapanku barusan?" tanya mou long mengusap kepalanya yang terkena pukulan min rhey.


min rhey hanya mengayunkan tangannya saja tanpa menggunakan Ki atau kekuatan fisiknya sehingga kepala mou long hanya benjol. jika min rhey menggunakan energi Qi-nya bisa saja kepala mou long meledak.


"kau tidak usah bersikap terlalu formal kepadaku, aku menjadikan dirimu bawahan agar aku juga mempunyai seorang teman yang bisa aku ajak berbicara dengan santai" jawab min rhey menatap mou long.


"ta-tapi tuan mu-" ucapan mou long terhenti ketika min rhey kembali berbicara.


"tidak ada tapi-tapi!" ucap min rhey tegas lalu menarik tangan mou long menuju pintu kamar.


min rhey terus menarik tangan mou long menuju ruang makan yang ada di rumahnya, setelah beberapa saat min rhey dan mou long telah sampai di ruang makan rumah min rhey.


min rhey dan mou long dapat melihat sebuah kursi panjang dengan beberapa kursi yang ada di sisi-sisinya dan juga terdapat sepasang suami istri paruh baya yang duduk di kursi tersebut mereka tak lain dan tak bukan adalah min Hao dan Jun Yue orang tua min rhey.


.


.


.


AUTHOR: MAAF KALAU CERITANYA KURANG SERU DAN MENARIK.


.


.


.


LIKE AND KOMEN.

__ADS_1


__ADS_2