SISTEM PENGUASA ABSOLUTE

SISTEM PENGUASA ABSOLUTE
135. KEMBALI KE ALAM RENDAH KULTIVATOR.


__ADS_3

"Di'er, besok kakak ingin kembali dulu ke alam rendah kultivator!" Ucap Min Rhey kepada Min Di Lhyn yang berada di depannya yang sedang memakan keripik kesukaannya.


"Kenapa kakak ingin kembali ke alam rendah kultivator, sedangkan urusan di sini belum selesai?" Tanya Min Di Lhyn kepada Min Rhey karna heran dan bingung dengan Min Rhey yang tiba-tiba ingin kembali.


"'kan masih ada waktu kurang lebih 3 minggu sebelum aliansi raja iblis dan kaisar iblis menyerang kerajaan iblis Djevelens ini, dan juga aku mengingat beberapa hal yang harus ku tepati di benua timur, alam rendah kultivator!" Jawab Min Rhey dengan santai kepada Min Di Lhyn.


Min Di Lhyn yang mendengar jawaban Min Rhey hanya menganggukkan kepalanya tanda paham, tanpa bertanya lagi.


Keesokan harinya.


Setelah menyantap sarapan pagi bersama Min Di Lhyn di dalam kamar mereka, Min Rhey memutuskan untuk pergi menemui Djevelens Levia bersama Min Di Lhyn di ruang tahta istana.


Min Rhey dan Min Di Lhyn keluar dari kamar dan berjalan melalui lorong-lorong panjang dan melewati berbagai macam ruangan yang berada di dalam istana tersebut.


Setelah berjalan beberapa saat, akhirnya Min Rhey dan Min Di Lhyn telah sampai di depan pintu raksasa, yang merupakan pintu masuk baru ruang tahta yang telah di ganti karna pintu masuk sebelumnya telah hancur akibat Min Rhey.


Di depan pintu raksasa itu juga dapat terlihat dua iblis yang berjaga, dengan tombak di tangan kanan dan kiri mereka.


Ketika kedua iblis itu melihat kedatangan Min Rhey, mereka langsung sedikit membungkukkan badannya ke arah Min Rhey, dan langsung membukakan pintu raksasa tersebut.


Krekkk!


Terdengar gesekan antara benda keras ketika pintu terbuka, yang membuat semua iblis yang berada di dalam ruangan tersebut, langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk.


Detik berikutnya, dapat terlihat Min Rhey dan Min Di Lhyn yang berjalan berdampingan dengan santai memasuki ruangan tersebut.


Setelah Min Rhey dan Min Di Lhyn melewati pintu raksasa itu, pintu itu kembali tertutup dengan perlahan-lahan.


Para petinggi iblis dan Djevelens Levia yang melihat kedatangan Min Rhey menebak bahwa Min Rhey akan meminta izin lagi untuk keluar berkeliling.


"Hmm, iya iya iya, kau boleh pergi berkeliling!" Ucap Djevelens Levia kepada Min Rhey, sambil melambai-lambaikan tangannya ke arah Min Rhey yang masih terus berjalan ke arahnya.


"Oi oi oi, Aku belum sempat bercerita, jangan langsung menyuruhku pergi begitu saja."Ucap Min Rhey menanggapi perkataan Djevelens Levia dengan raut muka yang sedikit kesal.


"Tapi kakak, tidak apa-apa kita langsung pulang saja ke Alam rendah kultivator tanpa menjelaskannya ke mereka." Ucap Min Di Lhyn kepada Min Rhey sambil menarik kaki baju Min Rhey.


"Aaa!"


Semua iblis itu langsung tersentak dan menampilkan ekspresi wajah yang terkejut ketika mendengar perkataan Min Di Lhyn.

__ADS_1


"Apa? Min Rhey, kau akan pulang ke alam rendah kultivator? Bagaimana dengan permintaanku?" Djevelens Levia langsung melemparkan beberapa pertanyaan secara tergesa-gesa ke Min Rhey dengan ekspresi terkejut.


"Hehehe, iya aku ingin pulang dulu ke alam rendah kultivator, mengenai permintaanmu itu tenang saja, aku pasti akan membantumu, bagaimanapun juga masih ada waktu tiga minggu mulai dari sekarang, sebelum kaisar dan aliansi raja iblis menyerang." Jawab Min Rhey dengan tenang atas pertanyaan Djevelens Levia.


"Baiklah Min Rhey, jadi kapan kau akan kembali lagi ke sini?" Djevelens Levia hanya menganggukkan kepalanya lalu bertanya kembali ke Min Rhey.


"Hmm entahlah, tapi pasti aku akan kembali sebelum mereka menyerang!" Jawab Min Rhey dengan penuh keyakinan di akhir kalimatnya.


Tanpa banyak tanya lagi, Djevelens Levia langsung menganggukkan kepalanya tanda percaya kepada Min Rhey yang akan menepati perkataannya.


Tanpa berlama-lama lagi, Min Rhey langsung membalikkan badannya dan segera meninggalkan ruangan tahta tersebut bersama Min Di Lhyn.


Djevelens Levia menawarkan untuk mengantar kepulangan Min Rhey dan Min Di Lhyn ke alam rendah kultivator, tapi Min Rhey menolak hal tersebut.


Tak butuh waktu lama, sehingga Min Rhey dan Min Di Lhyn sudah berada tepat di depan portal dimensi sebelumnya, tempat di mana mereka pertama kali datang.


Sama seperti sebelumnya, Min Di Lhyn langsung mengaktifkan portal dimensi tersebut hanya dengan menjentikkan jari kecilnya.


Tiba-tiba portal dimensi itu sedikit bergetar lalu tercipta lubang hitam yang tak berdasar.


"Ayo kita pulang dulu!" Ucap Min Rhey dan langsung melangkahkan kakinya memasuki lubang hitam tak berdasar itu dengan Min Di Lhyn yang mengikutinya dari belakang.


Portal dimensi itu berdengung ketika Min rhey dan Min Di Lhyn memasukinya, beberapa detik kemudian Lubang hitam tak berdasar tersebut perlahan-lahan mulai menghilang di udara kosong, seperti tidak terjadi apa-apa di sana.


Untungnya dua prajurit iblis yang berjaga di tangga naik menuju portal dimensi tersebut, tidak melihat apa yang di lakukan oleh Min Di Lhyn di atas sana.


Jika mereka melihatnya, dapat di pastikan mereka akan menjadi gila atau kepalanya meledak memikirkan cara Min Di Lhyn yang mengaktifkan portal dimensi tersebut hanya dengan jentikan jarinya.


bagaimana tidak? jika orang-orang pada umumnya untuk mengaktifkan portal dimensi mereka membutuhkan batu roh untuk memberikan energi pada portal dimensi dan juga semakin jauh tempat yang akan di tuju maka akan semakin banyak juga batu roh yang di butuhkan.


Sekarang Min Rhey dan Min Di Lhyn yang telah memasuki portal dimensi, mendapati dirinya terus melesat di lorong kehampaan sehingga tak lama kemudian mereka berdua dapat melihat setitik cahaya yang semakin lama semakin membesar.


Di waktu yang bersamaan, portal yang berada di tengah-tengah lembah iblis, sekarang Portal dimensi tersebut sedikit bergetar lalu muncul sebuah lubang hitam yang tak berdasar di tengahnya pertanda seseorang akan keluar dari sana.


Tiba-tiba dari dalam lubang hitam tak berdasar yang berada di tengah-tengah portal dimensi itu keluar sebuah kaki kanan yang melangkah dengan kokoh.


kemudian seluruh bagian tubuhnya telah keluar dari lubang hitam tak berdasar tersebut di ikuti oleh anak perempuan di belakangnya, Yap kedua orang tersebut adalah Min rhey dan di belakangnya adalah Min Di Lhyn.


Beberapa detik kemudian, lubang hitam tak berdasar itu perlahan-lahan mulai menghilang di udara kosong.

__ADS_1


Min Rhey mengalihkan pandangannya ke sekitar untuk mengamati keadaan di sekelilingnya.


Setelah merasa tak ada tanda-tanda kehidupan di sekitarnya, Min Rhey langsung melapisi seluruh tubuhnya dengan energi Qi-nya dan mulai melayang ke atas langit.


Min Rhey langsung melesat ke arah istana kekaisaran Kong berada atau lebih tepatnya ke arah barat laut.


Min Di Lhyn juga tidak tinggal diam di tempatnya, ia langsung terbang mengikuti Min Rhey dari belakang.


Jarak antara lembah iblis dengan kekaisaran Kong adalah membutuhkan waktu lebih dari satu hari perjalanan dengan berjalan kaki.


Tapi Min Rhey yang terbang menuju kekaisaran Kong dengan kecepatannya yang sekarang tanpa menggunakan skill Akselerasi, bisa sampai disana dalam waktu kurang dari satu jam.


Min Rhey juga tak lupa menggunakan skill bayangan ilusi untuk menutupi auranya, agar tidak ada orang yang menyadari kehadirannya ketika terbang di atas kota-kota yang ia lalui.


Perlu di ingat, hampir seluruh kota yang ada di benua timur melarang seorang kultivator terbang di atas kota, kecuali yang terbang tersebut adalah para penguasa kota, seperti wali kota, raja dan kaisar.


Setelah terbang hampir satu jam lamanya, akhirnya Min Rhey telah dapat melihat sebuah kota yang sangat luas dan besar dari jarak 10 mil di depannya. kota tersebut adalah kota kekaisaran Kong.


Min Rhey yang melihat hal tersebut sedikit menambah kecepatannya, dan berhenti ketika sudah berjarak 500 meter dari gerbang masuk kota kekaisaran.


Min Rhey turun dengan perlahan-lahan ke permukaan tanah dengan kaki kanannya yang pertama menyentuh tanah, di ikuti oleh Min Di Lhyn yang dari tadi hanya diam mengikutinya dari belakang.


Untuk beberapa saat, Min Rhey mengalihkan pandangannya ke sekitar, setelah merasa aman karna tidak ada yang melihatnya, Min Rhey segera bergegas berjalan menuju gerbang masuk kota tersebut.


Min Rhey dan Min Di Lhyn berjalan dengan santai ke arah barisan orang-orang yang sedang mengantri untuk memasuki kota kekaisaran.


"Hey! bu-bukankah itu...."


"A-apakah pe-pemuda itu..."


"Pa-pahlawan Min Rhey!"


.


.


.


Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2