
setelah ledakan-ledakan berhenti, dapat terlihat penampakan yang sangat mengerikan di kediaman keluarga Bao, potongan-potongan tubuh manusia berserakan dimana-mana, darah mengalir seperti sungai menyatu menjadi genangan cairan berwarna merah gelap.
Min rhey yang menyaksikan hal tersebut langsung tersenyum sinis seakan-akan sangat bahagia setiap melihat pemandangan seperti itu, lalu Min rhey mengalihkan perhatiannya kepada patriak Bao.
patriak Bao juga mengalihkan perhatiannya kepada Min rhey, seketika seluruh tubuhnya tidak bisa bergerak seakan-akan ada sesuatu yang sangat berat menekan tubuhnya.
sebenarnya Min rhey telah mengeluarkan aura membunuhnya dan aura kultivasinya secara bersamaan untuk menekan tubuh patriak Bao agar ia tidak dapat melarikan diri.
Min rhey berjalan mendekati patriak Bao, setelah berada di dekat patriak Bao, Min rhey langsung mengambil artefak rantai pengekang tubuh dari ruang inventori artefak sistem.
setelah berada di tangan Min rhey, Min rhey langsung melemparkannya kepada tubuh patriak Bao, seketika rantai tersebut langsung melilit seluruh tubuh patriak Bao.
Arkkk!
Arkkk!
Arkkk!
patriak Bao langsung berteriak kesakitan ketika rantai tersebut melilit tubuhnya, ia merasakan seluruh energi Qi-nya terserap oleh rantai tersebut, dan juga ia merasakan seluruh tubuhnya di tusuk-tusuk oleh jarum.
30 menit kemudian
Arkkk!
Arkkk!
Arkkk!
Patriak Bao terus bertriak kesakitan walaupun seluruh tubuhnya sudah menjadi sangat lemas karna energi Qi-nya sudah hampir habis terserap oleh rantai pengekang tubuh.
Min rhey yang melihat hal tersebut langsung melepaskan lilitan rantai pengekang tubuh, setelah rantai tersebut terlepas Min rhey langsung memasukkannya kembali ke ruang inventori artefak sistem.
Patriak Bao langsung merasa lega ketika merasakan lilitan rantai tersebut sudah terlepas dari tubuhnya.
"tu-tuan muda Min, to-tolong ampuni aku!" ucap Patriak Bao terbata-bata dengan suara kecil memohon ampun kepada Min rhey.
Min rhey tidak menghiraukan permohonan Patriak Bao, Min rhey langsung membuat sebilah pedang Qi berwarna emas lalu langsung memotong-motong kecil kaki patriak Bao.
Arkkk!
Arkkk!
patriak Bao kembali bertriak kesakitan ketika ia merasakan kakinya teriris-iris sebilah pedang, Patriak Bao mengalihkan pandangannya ke arah kakinya, seketika ia membelalakkan matanya ketika melihat Min rhey memotong-motong kecil kakinya.
Min rhey tersenyum sinis setiap memotong-motong kecil bagian tubuh patriak Bao, seakan-akan ia akan sangat menyukai dan menikmati kegiatan tersebut.
__ADS_1
Min rhey terus memotong-motong kecil bagian tubuh patriak Bao, darah kembali mengalir seperti sungai dan menyatu menjadi genangan air kental berwarna merah gelap, potongan-potongan daging kecil dan tipis berserakan di tanah membuat pemandangan tersebut sangat mengerikan.
"to-tolong hentikan!" ucap patriak Bao terbata-bata karna menahan rasa sakit yang ia rasakan akibat bagian tubuhnya yang telah terpotong-potong kecil.
lagi-lagi Min rhey tidak menghiraukan perkataan Patriak Bao tapi ia terus melanjutkan kegiatannya.
Sekarang kaki dan tangan patriak Bao telah habis terpotong-potong kecil oleh Min rhey, tapi Min Rhey tidak berhenti di situ saja, Min rhey juga memotong telinga patriak Bao dan mencongkel matanya keluar dari tempatnya.
setelah itu Min rhey langsung memenggal kepala patriak Bao lalu menyimpannya di dalam cincin penyimpanan yang berada di jarinya.
sekarang di kediaman keluarga Bao sudah seperti Medan perang yang sangat mengerikan atau yang paling mengerikan yang pernah terjadi, mayat-mayat yang tubuhnya tidak utuh tergeletak di mana-mana, lubang-lubang kecil dan besar tercipta di mana-mana, itu semua hanya terjadi kurang lebih satu jam.
Min rhey langsung menggunakan zona persepsinya, setelah beberapa saat Min rhey langsung tersenyum penuh makna lalu berlari menuju sebuah bangunan yang lumayan besar yang terdapat di dalam wilayah kediaman keluarga Bao.
setelah berada di depan pintu bangunan tersebut Min rhey langsung mengepalkan tangannya lalu menggantungkannya ke depan menuju pintu bangun tersebut, seketika,
Bangg!
krash!
Duarr!
terdengar suara dentuman keras seperti benda-benda yang kuat saling bertubrukan, lalu pintu bangunan tersebut retak seperti jaring laba-laba lalu hancur menjadi puing-puing bangunan yang tidak berguna lagi.
setelah pintu besar tersebut hancur dapat terlihat berbagai macam tanaman herbal, senjata, kitab-kitab teknik beladiri dan sebagainya berkumpul menjadi tumpukan-tumpukan harta yang berada di dalam bangunan tersebut.
setelah mengambil semua harta dan sumber daya yang berada di dalam ruang penyimpanan harta keluarga Bao, Min rhey kembali melapisi seluruh tubuhnya dengan energi Qi-nya lalu melayang ke atas udara.
setelah berada di atas udara Min rhey kembali menggunakan zona persepsinya untuk mencari keberadaan wanita dan anak-anak dari keluarga Bao.
setelah beberapa saat Min rhey langsung menganggukkan kepalanya kecil tanda paham dan mengerti, karna Min rhey mendapatkan keberadaan orang-orang dari keluarga Bao yang tersisa di sebuah ruang bawah tanah.
Min rhey tidak berniat untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah, ia juga mengingat perkataan orang tuanya sebelum pergi.
Min rhey mengangkat tangannya ke atas, lalu berkata,
"teknik dewa pedang, gerakan kedua, hujan pedang!" ucap Min rhey menyebutkan nama tekniknya.
tiba-tiba di atas ketinggian langit tercipta puluhan ribu lingkaran emas yang memiliki simbol-simbol aneh di sekitarnya, kemudian keluarlah pedang-pedang berwarna emas yang terbuat dari energi Qi yang menutupi seluruh Wilayah kediaman keluarga Bao.
ketika min rhey mengayunkan tangannya ke bawah seketika pedang-pedang emas tersebut bergetar lalu melesat ke bawah menuju bangunan-bangunan yang berada di dalam wilayah kediaman keluarga Bao, seketika,
Bomm!
Bomm!
__ADS_1
Duarr!
Duarr!
terjadi ledakan-ledakan yang besar yang menyebabkan bangunan kediaman keluarga Bao hancur menjadi puing-puing bangunan yang tidak berguna lagi.
Hampir semua orang yang berada di wilayah ibukota kerajaan Tan dapat melihat Puluhan ribu pedang Qi berwarna emas yang berada tepat di atas kediaman keluarga Bao lalu melesat ke bawah dan juga mendengar ledakan-ledakan yang berasal dari arah kediaman keluarga Bao.
"a-apa itu?" tanya seorang pejalan kaki terbata-bata karna terkejut dan ketakutan di waktu yang bersamaan.
"a-aku tidak tahu!" ucap seorang pejalan kaki yang juga ekspresinya sama dengan pejalan kaki di dekatnya.
hiruk pikuk terjadi antara pejalan kaki yang berlalu lalang di jalanan ibukota kerajaan Tan, ketika melihat puluhan ribu pedang Qi berwarna emas yang menutupi seluruh Wilayah kediaman keluarga Bao, yang membuat pemandangan tersebut sangat mengerikan.
Bahkan raja Tan yang berada di istananya dapat melihat kejadian tersebut, istana kerajaan Tan terletak di wilayah timur ibukota kerajaan.
Raja Tan sangat terkejut ketika melihat pemandangan tersebut, ia tahu betul bahwa tempat terjadinya hal tersebut berada di wilayah kediaman keluarga Bao.
kembali ke Min rhey.
Min rhey yang melihat semua bangunan yang berada di kediaman keluarga Bao, langsung menganggukkan kepalanya kecil tanda puas.
"baiklah, selanjutnya keluarga Si!" ucap Min rhey dengan wajah datar lalu membalikkan badannya lalu melesat menuju kediaman keluarga Si.
tak butuh waktu lama Min rhey telah sampai di kediaman keluarga Si, dan sekarang Min rhey melayang di atas udara tepat berada di atas kediaman keluarga Si.
Min rhey menggunakan zona persepsinya untuk mencari keberadaan para petinggi-petinggi keluarga Si, tak butuh waktu lama Min rhey telah menemukan keberadaan mereka, mereka semua sedang berada di dalam bangunan yang terletak di tengah-tengah kediaman keluarga Si.
Min rhey langsung terbang mendekati bangunan tersebut, setelah berada tepat di depan bangunan tersebut Min rhey langsung turun dengan kaki kanan yang pertama menyentuh permukaan tanah.
setelah berada di atas permukaan tanah Min rhey langsung berjalan menuju pintu besar bangunan tersebut lalu langsung memukulnya, seketika
Bang!
krsahh!
duar!
ketika tangan Min rhey bertemu dengan pintu besar tersebut dapat terdengar dentuman yang sangat keras sehingga pintu tersebut retak seperti jaring laba-laba, lalu hancur menjadi puing-puing bangunan yang tidak berguna lagi.
Bersambung~
.
.
__ADS_1
.
jangan pelit kasih like dan vote-nya dan juga kalau ada yang salah atau punya saran silahkan komen serta jangan lupa kasih bintang lima ok?