
"peraturan pertandingan kali ini mungkin sedikit berbeda dengan peraturan sebelum-sebelumnya, karna peserta yang mengikuti pertandingan ini berjumlah kurang lebih 1500 orang peserta, maka kami memutuskan untuk babak pertama akan di laksanakan dengan pertarungan kelompok agar tidak memakan waktu terlalu banyak karna kami hanya akan menerima 600 orang peserta untuk maju ke babak selanjutnya!" ucap Lei Huang Ju berhenti sejenak untuk menarik nafas. lalu melanjutkan penjelasannya mengenai peraturan pertandingan babak pertama.
para penonton dan juga peserta kecuali Min rhey merasa sedikit terkejut ketika mendengar penjelasan Lei Huang Ju, pasalnya pertandingan-pertandingan sebelumnya tidak pernah di laksanakan dengan pertarungan kelompok.
"setiap kelompok hanya berisi tiga orang, mengenai pengelompokannya para peserta sendiri yang akan mencari atau memilih teman kelompok mereka masing-masing, kami akan memberikan waktu untuk para peserta selama 30 menit untuk membentuk kelompok mereka, kalian para peserta silahkan memilih teman kelompok kalian sendiri!" lanjut Lei Huang Ju menjelaskan peraturan pertandingan lalu membalikkan badannya menatap ke para peserta yang sedang duduk memperhatikan dirinya.
para peserta yang mendengar kalimat terakhir Lei Huang Ju, segera berdiri lalu berjalan ke peserta lainnya untuk mengajak mereka berkelompok, tak sedikit juga yang hanya menolehkan kepalanya ke kiri dan kanan untuk melihat siapa yang menurutnya cocok berkelompok dengannya.
banyak juga peserta yang mendaftar bersama teman atau keluarganya sendiri sehingga mereka memutuskan untuk membuat kelompok bersama.
Sedangkan Min rhey yang tidak mengenal satupun dari para peserta tersebut hanya terus berdiri sambil menolehkan kepalanya ke kiri dan kanan mencari seseorang yang belum mempunyai kelompok.
20 menit kemudian.
setelah beberapa puluh menit berlalu, Min rhey belum menemukan seseorang yang ingin mengajaknya masuk ke kelompoknya bahkan tidak ada satu orangpun yang mendekati Min rhey.
"hei! kau!" tiba-tiba terdengar suara seseorang dari samping Min rhey dengan nada yang sedikit berteriak kepadanya.
Min rhey langsung mengalihkan pandangannya ketika mendengar seseorang yang berteriak kepadanya sambil tersenyum senang karna Min rhey berharap bahwa orang itu akan mengajaknya masuk ke kelompoknya, tapi apa yang di harapkan Min rhey sangatlah salah.
ketika Min rhey memfokuskan pandangannya kepada orang yang meneriakinya, ia dapat melihat seorang pemuda yang seumuran dengannya yang mengenakan pakaian berwarna coklat tua serta sebuah gambar pedang yang ujungnya menghadap ke atas di dadanya.
"apakah kau juga peserta yang ingin mengikuti pertandingan ini?" tanya pemuda tersebut dengan nada arogan kepada Min rhey.
Min rhey yang mendengar pertanyaan pemuda berbaju coklat tua tersebut hanya menganggukkan kepalanya menanggapi pertanyaan pemuda tersebut sambil tersenyum bersemangat.
pemuda yang hanya mendapati Min rhey menganggukkan kepalanya sambil tersenyum bersemangat tanpa menjawab pertanyaan dengan suara, entah kenapa merasa kesal terhadap Min rhey.
"hei! apakah kau bodoh, kau hanya berada di tahap pembentukan tubuh *7 tapi juga ingin mengikuti pertandingan ini, lebih baik kau pulang saja karna sudah jelas kau tidak bisa bertahan dalam babak pertama ini!" ucap pemuda tersebut dengan nada yang sangat arogan kepada Min rhey, karna mengetahui bahwa Min rhey hanya berada pada tahap pembentukan tubuh*7.
__ADS_1
pemuda tersebut dapat mengetahui tahap kultivasi Min rhey karna ia berada di tahap penyempurnaan Qi *6, walaupun yang ia tahu mengenai tahap kultivasi Min rhey sangatlah salah besar, karna Min rhey selalu menggunakan skill bayangan ilusinya jadi tidak ada yang dapat mengetahui Tingkat tahapan kultivasinya yang sebenarnya.
itulah juga penyebab sehingga belum ada yang mendekati Min rhey untuk menjadi teman kelompoknya, karna Meraka berpikir jika mengajak Min rhey makan ia hanya akan menjadi beban di dalam arena pertarungan nanti.
Min rhey yang mendengar perkataan pemuda tersebut hanya terus tersenyum seperti orang yang bodoh, pemuda berpakaian coklat tua yang melihat ekspresi wajah Min rhey yang seperti itu semakin kesal, sehingga ia melangkahkan kakinya mendekati Min rhey untuk memukulnya tapi tiba-tiba sebuah tangan menarik bahunya dari belakang.
"sudahlah Jan Cok Mu, Kau tak usah mengurusi seekor semut lemah seperti dirinya!" ucap teman sekelompok pemuda berpakaian coklat tua tersebut dengan nada yang juga sangat arogan kepada Min rhey.
pemuda yang di panggil Jan Cok mu itu langsung mengalihkan pandangannya ke belakang menatap temannya yang pakaiannya mirip dengannya, Jan Cok Mu terdiam beberapa saat lalu menganggukkan kepalanya kecil menanggapi perkataan temannya itu.
"awas saja kau! jika kita bertemu di arena pertarungan nanti aku pastikan akan membuat 206 tulang mu patah semua!" ucap Jan Cok Mu dengan nada yang sangat arogan dan sombong kepada Min rhey memberinya peringatan.
"lima menit lagi, begi peserta yang kelompoknya sudah cukup tiga orang silahkan perwakilannya maju sambil membawa nomor peserta teman sekelompoknya!" ucap Lei Huang Ju kepada para peserta menggunakan energi Qi-nya.
para peserta yang mendengar perkataan Lei Huang Ju segera menyuruh teman sekolompoknya untuk maju menjadi perwakilan untuk menyerahkan nomor peserta mereka.
sedangkan Min rhey yang mendengar pemberitahuan Lei Huang Ju tersebut, tiba-tiba menengok ke kiri-kanan dengan tergesa-gesa untuk mencari orang yang belum memiliki kelompok, tapi semua peserta yang Min rhey lihat sudah memiliki kelompok masing-masing yang sudah cukup tiga orang.
"A-anu apakah anda belum memiliki kelompok?" tanya gadis tersebut kepada Min rhey dengan nada yang sedikit terbata-bata karna malu, tapi terdengar halus dan imut.
Min rhey yang mendengar pertanyaan tersebut segera membalikkan badannya, tiba-tiba ketika Min rhey melihat gadis kecil tersebut ia sedikit tersentak karna merasa sedikit terkejut ketika melihat penampilan gadis tersebut.
gadis tersebut mempunyai perawakan rambut panjang lurus sebahu yang berwarna hitam, kulit putih mulus, pupil mata yang berwarna hijau zamrud, dengan tinggi yang kurang lebih 155 cm sehingga ia hanya setinggi dagu Min rhey karna Min rhey memiliki tinggi badan yang kurang lebih 168 cm, serta gadis tersebut juga mengenakan jubah berwarna hijau zamrud polos.
"iya, apakah kau ingin sekelompok denganku?" jawab Min rhey lalu bertanya kembali kepada gadis tersebut.
Gadis tersebut hanya menganggukkan kepalanya lalu segera mengeluarkan nomor pesertanya dan memberikannya kepada Min rhey, Min rhey langsung mengambil nomor peserta gadis imut tersebut, angka nomor peserta gadis cantik itu adalah 1205 sedangkan Min rhey adalah 1206, sebuah angka yang berurutan seolah-olah mereka memang harus bersama.
"waktu tinggal 10 detik lagi, sepuluh, sembilan......" ucap Lei Huang Ju menghitung mundur.
__ADS_1
Min rhey yang mendengar hitungan mundur dari Lei Huang Ju, langsung mengalihkan perhatiannya ke sekitar, apa yang ia lihat semua peserta telah memiliki kelompok dan telah menyerahkan nomor pesertanya kepada Lei Huang Ju, hanya dirinya dan gadis cantik itu yang memiliki kelompok lengkap dan belum menyerahkan nomor pesertanya.
tanpa berpikir panjang lagi Min rhey segera berlari menuju tempat berdiri Lei Huang Ju untuk menyerahkan nomor pesertanya dan gadis imut sekelompoknya.
"... empat, tiga-" hitungan mundur Lei Huang Ju berhenti ketika Min rhey tiba di depannya sambil menyerahkan dua buah nomor peserta.
"paman ini nomor pesertaku dan teman sekelompokku, apakah aku bisa mengikuti pertandingan ini walaupun aku hanya berdua?" tanya Min rhey kepada Lei Huang Ju sambil menyerahkan nomor pesertanya.
"ah, bisa anak muda bahkan seorang diripun bisa jika tidak ada lagi peserta yang tidak mempunyai kelompok atau tidak ada yang mengajakmu masuk ke kelompoknya!" jawab Lei Huang Ju.
Min rhey yang mendengar jawaban itu merasa sedikit kesal, andaikan ia tahu dari tadi mungkin Min rhey hanya akan duduk santai di tempatnya sambil menunggu waktu yang telah di tentukan telah habis.
sebenarnya Min rhey tidak takut melawan tiga orang sekaligus atau langsung mengahadapi semua peserta sekaligus karna ia sudah pernah membunuh ribuan bahkan puluhan ribu orang dalam satu kali serangan, yang ia takutkan hanyalah jika Min rhey tidka bisa mengikuti pertandingan tersebut.
"siapa namamu andak muda dan teman sekelompokmu itu?" tanya Lei Huang Ju kepada Min rhey, tujuan Lei Huang Ju mempertanyakan nama peserta adalah agar dapat dengan mudah memanggil mereka ketika akan bertarung.
"ah, namaku adalah Min rhey dan temanku adalah.." jawab Min rhey lalu berhenti sejenak karna tidak tahu nama gadis yang sekelompoknya dengannya, Min rhey mengalihkan pandangannya ke pada gadis imut tersebut tiba-tiba sudut bibirnya terangkat.
"nama teman sekelompokku adalah si gadis imut!" lanjut Min rhey memberitahu nama teman sekelompoknya kepada Lei Huang Ju sambil terkekeh pelan.
Lei Huang Ju yang mendengar nama yang di sebutkan Min rhey tiba-tiba tertawa kecil, lalu segera menganggukkan kepalanya kecil tanda menerima nama yang di sebutkan min rhey lalu menulisnya di nomor peserta mereka sesuai nama yang di sebutkan Min rhey.
setelah beberapa saat kemudian, Min rhey telah kembali ke tempat duduknya tapi gadis imut itu juga berada di dekat Min rhey karna semua peserta duduk di dekat anggota kelompok mereka masing-masing.
Lei Huang Ju yang tadi turun dari arena pertarungan setelah menerima semua nomor peserta yang sudah membentuk kelompok yang terdiri dari tiga orang walaupun ada satu kelompok yang hanya berisikan dua orang yaitu Min rhey dan gadis imut itu.
akhirnya Lei Huang Ju kembali lagi ke atas arena pertarungan setelah menyusun pertarungan antar kelompok.
**Bersambung~
__ADS_1
ingat like, komen, dan vote-nya ya kak, supaya Author Tambah semangat nulisnya, kalau punya saran silahkan di tulis di komen. juga jangan lupa kasih bintang lima, ok**?