
min rhey yakin bahwa orang yang sedang mendekati kamarnya dari luar adalah orang yang sama dengan merusak dentian milik min rhey pemilik tubuh sebelumnya, min rhey sudah menduga bahwa orang tersebut akan kembali lagi tapi min rhey belum tahu pasti siapa orang tersebut dan siapa yang telah menyuruhnya untuk menyerang dirinya.
min rhey berjalan menuju jendela yang berada di samping tempat tidurnya lalu membukanya lebar-lebar, min rhey membuka jendela tersebut bertujuan untuk memberi jalan masuk untuk orang yang ingin menyerangnya agar bisa cepat-cepat bertemu dengan orang tersebut. jika ada orang yang mengetahui alasan min rhey tersebut maka orang itu akan menganggap min rhey gila, karna biasanya orang yang mengetahui bahwa dirinya akan di serang oleh seseorang akan merencanakan sesuatu terlebih dahulu atau langsung pergi untuk bersembunyi tapi yang min rhey inginkan adalah bertemu dengan orang yang ingin menyerangnya sesegera mungkin.
setelah membuka jendela min rhey kembali ke tempat tidurnya lalu duduk di atas tempat tidurnya untuk menunggu orang yang ingin menyerangnya itu.
tidak butuh waktu lama setelah min rhey duduk, sebuah siluet berwarna hitam melesat masuk ke kamarnya melalui jendela tadi yang telah min rhey buka.
siluet berwarna hitam itu berhenti tepat di depan min rhey yang hanya berjarak 2 meter, ketika siluet itu berhenti di depan min rhey, dapat terlihat seseorang yang mengenakan pakaian serba hitam dengan penutup wajah yang hanya memperlihatkan sepasang mata yang seperti seorang ninja dari bumi.
"ternyata dugaanku benar, kau pasti akan datang lagi!" ucap min rhey dengan wajah datar yang masih duduk di atas tempat tidurnya.
"hahaha... apakah kau sudah pasrah ketika mengetahui bahwa aku akan datang lagi!" ucap orang berpakaian serba hitam tersebut sambil tertawa sinis.
"dulu aku hanya merusak dentianmu tapi sekarang aku akan membunuhmu!" lanjut orang berpakaian serba hitam lalu mengeluarkan senjatanya yang berupa belati dari cincin penyimpanannya
"silahkan, coba saja kalau kau bisa!" ucap min rhey dengan wajah datarnya lalu berdiri dari tempat tidurnya.
"baiklah, bersiaplah untuk menghadapi kematianmu anak sial*n!" ucap orang berpakaian hitam lalu melesat menuju min rhey yang ada didepannya serta mengarahkan belatinya menuju dada kiri min rhey.
mungkin jika orang lain yang melihat pergerakan dari orang berpakaian hitam itu sangatlah cepat tapi bagi min rhey itu hanya seperti kura-kura yang sedang berjalan di depannya.
ketika jarak belati yang akan menusuk dada kiri min rhey tinggal beberapa centimeter lagi, tiba-tiba min rhey menghilang dari tempatnya berdiri.
"hah!"
orang berpakaian hitam terkejut membelalakkan matanya ketika min rhey tiba-tiba menghilang dari depannya, lalu sebuah suara terdengar dari belakangnya.
"hanya seorang yang berada di tahap penyempurnaan roh *7 ingin membunuhku!" ucap min rhey yang muncul di belakang orang berpakaian hitam.
orang berpakaian hitam membalikkan tubuhnya mencari asal suara, dan melihat min rhey yang sedang berdiri serta tersenyum sinis memandangi dirinya.
orang berpakaian hitam yang melihat senyum sinis dari min rhey tiba-tiba tubuhnya bergetar ketakutan tak dapat bergerak seperti ada sesuatu yang sedang mengikat tubuhnya.
"ba-bagaimna bi-bisa ka-" ucap orang berpakaian hitam terbata-bata karna terkejut dan ketakutan di waktu yang bersamaan lalu mundur beberapa langkah kebelakang, tapi belum sempat menyelesaikan ucapannya min rhey langsung berkata,
"tentu saja aku lebih kuat darimu!" ucap min rhey dingin lalu mengeluarkan aura tingkat kultivasinya yang di fokuskan kepada orang berpakaian hitam seorang diri.
orang berpakaian hitam langsung menjatuhkan belati yang berada di tangannya serta menjatuhkan rahangnya karna terkejut ketika merasakan aura kultivasi min rhey yang keluar dari dalam tubuhnya.
__ADS_1
"ta-tahap ra-raja a-alam!" ucap orang berpakaian hitam yang sudah tertunduk karna merasakan sesuatu yang sangat berat menekan tubuhnya.
min rhey berjalan mendekati orang berpakaian hitam lalu mensejajarkan tubuhnya dengan orang tersebut.
"a-apa yang a-kan kau lakukan pada-!" ucapan pria berpakaian hitam yang terbata-bata karna ketakutan terpotong oleh ucapan min rhey.
"aku hanya ingin mengetahui siapa yang telah menyuruhmu untuk menyerangku!" ucap min rhey dingin menatap pria berpakaian hitam.
"le-lebih baik ka-kau membunuhku daripada aku harus memebritahumu!" ucap orang berpakaian hitam terbata-bata yang memilih mati daripada harus memberitahu min rhey siapa yang telah menyuruh dirinya untuk menyerangnya.
"hah..." min rhey menghela nafas pelan, ia sudah menduga bahwa orang tersebut tidak akan memberitahu dirinya tentang siapa yang telah menyuruhnya.
"baiklah... jika kau tidak ingin memberitahuku, kau akan tahu sendiri akibatnya!" ucap min rhey tersenyum menyeramkan lalu mengeluarkan aura membunuhnya.
"uhug!"
orang berpakaian hitam langsung mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya ketika merasakan aura membunuh min rhey yang sangat kuat, bahkan aura kultivasi min rhey sudah membuatnya tertunduk tidak bisa bergerak tapi sekarang min rhey juga mengeluarkan aura membunuhnya yang sangat kuat dan kental sehingga ia terkapar lemas di lantai dengan darah yang keluar dari mulutnya. ia berpikir bahwa min rhey bukanlah manusia melainkan seekor monster yang bertopeng manusia.
min rhey yang melihat hal tersebut hanya tersenyum sinis, min rhey berniat untuk menyiksa orang berpakaian hitam itu sampai memberitahu siapa yang telah menyuruhnya untuk menyerang dirinya.
"sistem, apakah ada sesuatu yang bisa membuat suara tidak terdengar keluar ruangan?" tanya min rhey kepada sistem.
[Ding]
kertas array ruangan sunyi adalah sebuah kertas yang telah di isi dengan mantra array yang dapat membuat suara tidak terdengar keluar ruangan.
Harga:50 poin sistem]
"baiklah... aku ingin membeli 1 kertas array itu!" ucap min rhey.
[Ding]
[membeli kertas array ruangan sunyi berhasil]
[poin sistem di kurangi sebanyak 50 poin, sisa poin sistem:1.460.570.250]
meskipun orang berpakaian hitam sudah terkapar lemas di lantai tapi ia masih sadar sehingga dapat mendengar min rhey yang berbicara sendiri.
'a-apakah pemuda ini sudah gila!' batin orang berpakaian hitam terbata-bata ketakutan karna mendengar min rhey yang berbicara sendiri.
__ADS_1
setelah membeli kertas array ruangan sunyi dari toko sistem, min rhey mengeluarkan kertas array tersebut dari ruang penyimpanan inventori sistem karna setiap pembelian barang selesai barang tersebut akan langsung muncul di ruang penyimpanan inventori sistem.
min rhey mengalirkan sedikit energi Qi-nya kepada kertas array yang ada di tangannya, seketika kertas array tersebut bercahaya lalu melayang di depan min rhey.
min rhey yang melihat hal tersebut langsung menyatukan kedua tangannya seraya mengucapkan, "kertas array ruangan sunyi, aktifkan!" ucap min rhey mengaktifkan kertas array tersebut.
tiba-tiba kertas array yang melayang di depan min rhey seperti terbakar oleh api lalu menjadi abu, seketika muncul dinding transparan yang mengelilingi ruangan kamar min rhey.
min rhey yang melihat itu hanya menganggukkan kepalanya, lalu mengembalikan atensinya kepada orang yang berpakaian hitam seraya tersenyum sinis.
orang berpakaian hitam yang dari tadi menyaksikan apa yang dilakukan oleh min rhey tidak bisa tidak terkejut, pasalnya ia tahu betul apa itu kertas array. kertas array hanya bisa di buat oleh master array tingkat guru.
keberadaan master array tingkat guru kedudukannya sudah hampir sama dengan seorang raja di mata orang, karna mengkultivasikan sebuah profesi lebih sulit daripada mengkultivasikan tingkat kekuatan.
orang berpakaian hitam itu bingung dari mana min rhey mendapatkan sebuah kertas array, ia tidak pernah mendengar bahwa ada seorang master array tingkat guru di kerajaan Tan ini.
tapi tiba-tiba rasa bingungnya tergantikan dengan rasa ketakutan ketika mengetahui kertas array yang digunakan min rhey adalah kertas array yang dapat membuat suara tidak terdengar keluar ruangan jika kertas array tersebut telah di aktifkan di dalam sebuah ruangan.
orang berpakaian hitam itu mengalihkan pandangannya kepada min rhey yang sedang memandangi dirinya dengan senyum sinis yang terpajang di wajahnya. firasatnya mengatakan bahwa sesuatu yang mengerikan akan terjadi ketika melihat senyum sinis min rhey yang menyeramkan.
"mari kita mulai pestanya!" ucap min rhey dengan senyum sinisnya.
.
.
.
.
AUTHOR: DUKUNG TERUS NOVEL INI SUPAYA AUTHOR TERUS SEMANGAT NULIS CERITANYA.
.
.
.
LIKE AND KOMEN
__ADS_1