
Aku masih terdiam tak bersuara.Masih duduk meringkuk di kursi.Dan,Jody pun masih duduk berselonjor di bawah kakiku sementara Andra duduk di samping.Berbagai macam cara dilakukan mereka berdua untuk membuatku bicara namun Nihil.Aku masih enggan.
"Ke,udah makan?" Andra menanyakan padaku.Aku menggeleng.
"Huuhh,,gimana sih.Serumit apapun keadaanmu,kamu harus makan dong." Jody menimpali.Aku hanya mengangguk diam membuat Jody melihatku dengan tatapan iba sambil menghembuskan napas kasar.
"Ya sudah,Aku keluar dulu ya buat nyari makanan untuk kita bertiga." Andra lantas berdiri dari tempat duduknya dan menuju ke luar rumah.Aku lantas memegang ujung celana panjangnya seakan menahan.
"Napa,Ke?" tanya Andra padaku.
"Aku gak mau sendiri." kataku setengah berbisik.Andra menarik napasnya lalu berujar,"Aku pergi sendiri kok,Ke.Jody disini bersamamu.Okay?" sambil tersenyum mengangkat tangannya meletakkan ke atas kepalaku lalu mengusap perlahan.Aku mengangguk melihatnya melangkah keluar.
Jody bangun dari duduknya,mengambil kursi dan menariknya duduk di depanku.
"Ke,ada apa sih?" tanyanya pelan sambil tangannya mengusap lenganku.Entah karena usapan lengannya itu,air mataku mulai menggenang di pelupuk mata dan mengalir turun.Jody lantas mengangkat kedua tangannya ke pipiku dan mencoba menghapus air mataku.
"Jika ingin menangis,menangislah.Aku ga akan meninggalkanmu sendirian,Ke." sambil mengusap kepalaku lalu Jody sedikit menarik kepalaku ke bahunya.Semakin Ia menarik ku,semakin tumpah air mataku.Aku sesegukan di bahunya.
Jody tetap memelukku dengan tangan yang selalu Ia usap di punggungku.
__ADS_1
"Keluarkan semuanya,Ke.Biar kamu bisa lega dan tenang.Aku disini untukmu." kata Jody menenangkanku.Dan,mungkin karena ketenangan yang diberikan Jody padaku dan lelahnya perjuanganku tadi,Aku tanpa sadar terlelap dalam pelukannya.
"Ke,,Ke..bangun." Aku sayup mendengar suara berbisik di telingaku.Aku membuka mataku perlahan.Terkejut.Aku masih dalam.pelukan Jody.Tersentak tiba-tiba Aku lantas menolak Jody ke belakang.Aku melihat Ia kaget dengan gerakan ku namun mencoba memahami.
"Maaf."lirihku menunduk.
"Gapapa kok,Ke.Aku mengerti." sangat tenang Ia berujar.Lantas Jody bangkit berdiri menuju ke arahku.Kuangkat mukaku ternyata Andra juga sudah ada di samping ku dengan membawakan makanan untuk kami bertiga.
Jody segera membuka makananku dan Ia ingin menyuapiku.
"Aku makan sendiri saja,Jo." pintaku.Ia lantas memberikan kotak makanan kepadaku,juga mengambil kotak makanannya dan mulai makan bersama Andra.
"Pelan-pelan aja,Ke." kata Jody sambil mengusap rambutku.Tersadar,Aku tersenyum malu-malu sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Memang dasar diriku seperti orang kelaparan.
Sehabis makan,Andra bangun lalu berujar,"Ke,udah malam.Kita berdua balik ya." astaga Aku melupakan waktu yang sudah menunjukkan pukul 8 malam.Tapi,kakak dan mamaku belum juga kembali.Dan,Aku bahkan tak berani untuk berada di rumah sendirian.
"Jangan.."pintaku.."pliisss..tunggulah sampai mamaku pulang.Aku......takut sendirian."
"Tapi...." belum sempat Andra menyelesaikan kalimatnya Jody sudah memotong pembicaraan Andra.
__ADS_1
"Yawdah,kita tunggu sampai mama kamu balik." Andra melirik ke arah Jody seperti tidak setuju namun Jody bersikeras untuk tetap menunggu.
"Andra,,pliisss....sekali ini aja..."pintaku memelas.Akhirnya,dengan berat hati Andra mengiyakan.
"Ya sudah,ga masalah.Kita tunggu sampai mamamu pulang." jawabnya.
"Makasih,Ndra.Makasih Jo." Aku tersenyum.
Dan,mereka duduk bersamaku sampai hampir satu setengah jam karena jam setengah sepuluh malam barulah Mama dan kakakku pulang.
Sungguh hari yang panjang dan melelahkan.
---------------------+-----------------
up up nya udah yaa gaesss..
Ada yabg nanya,mana Anthony nya? sabar yaaa,,,semua bakalan muncul kok..
so,,ditungguin yaa gaeessss...
__ADS_1
😉😉😉