Skala Perbandingan

Skala Perbandingan
Sendirian


__ADS_3

Kupejamkan mata.Aku merasa tak bertenaga.Tak berdaya.Hanya samar Kulihat Jody sudah kembali dari apotik.Entah apa yang dibawanya kali ini.


Ternyata,Jody membelikan minyak.Ia kembali masuk ke dalam mobil,mengambil sapu tangannya,menyeka seluruh keringatku.


Lantas,Ia membuka tutupan minyak tersebut.


"Mau ngapain?" tanyaku ketika melihat Ia sudah membubuhkan minyak itu di tangannya.


"Biar anget badan Kamu." jawaban Jody membuat Aku kaget. Apa apaannn..


Aku lantas merampas minyak tersebut dan menyuruhnya untuk keluar.Kulihat,wajah kecewanya,tetapi Aku tetap bersikeras.Akhirnya,Jody memilih keluar.


Akupun membalur tubuhku terutama bagian perutku dengan minyak tersebut.Bau khas minyak tercium di sekujur tubuhku.


"Jo,udahan nih.Kita lanjutin perjalanan,yuukk.." Aku hanya membuka kaca mobil setengah.


Jody pun segera masuk ke dalam mobil.Ia menatapku.


"Agak enakan?" tanyanya dibalas anggukan dariku.


"Lega rasanya.Ya udah,Kita jalan sekarang,ya." Jody sudah menghidupkan kembali mobilnya.


Aku yang sudah terlanjur lemas,saat Jody mulai melajukan mobil,Aku sudah tertidur.


***


Aku tersadar.Kubuka perlahan mataku.Tubuhku masih sangat lelah.Tapi,Aku bukan amnesia.Aku berada di sebuah tempat tidur.

__ADS_1


Kulayangkan pandanganku.Ini bukan kamarku.Ini kamar siapa?


Tiba tiba pintu kamar terbuka.Kulihat,seorang wanita paruh baya masuk ke dalam sambil memegang nampan.


"Sudah bangun ya." kata wanita itu sambil meletakkan nampan itu di sebuah meja samping tempat tidur.


"Ini dimana?" tanyaku akhirnya.


Kulihat wanita itu sedikit terkejut dengan pertanyaan ku.Kulihat,Ia seperti enggan untuk menjelaskannya.


Aku juga bingung melihatnya.Aku sudah beranjak turun dari tempat tidur itu,namun ditahan oleh wanita itu.


"Eh,Kenapa?" tanyaku.


"Maaf non.Saya hanya disuruh membuatkan bubur dan diantar kesini.Mengenai rumah dan yang lainnya,nanti baru dijelaskan langsung sama orangnya.Tapi,saya disuruh untuk menunggu nona sampai bangun dan makan bubur ini." katanya lagi sambil sudah menyodorkan Aku semangkuk bubur.


Setelah menyantap bubur dan meminum air,Aku kembali ke tempat tidur dan berbaring.Kulihat,wanita itu sudah membereskan nampan dan ingin membawa keluar nampan tersebut.


"Non,saya permisi." kata wanita itu.


"Terima kasih." jawabku yang dibalas dengan anggukan dari wanita itu.


Wanita itu sudah keluar dari pintu.Aku kembali menutup mataku.Selang beberapa menit kemudian,Aku sudah terlelap.


Selang beberapa jam kembali tersadar.Aku bangkit dari tempat tidurku,berjalan menuju pintu,membukanya dan ingin keluar.


Ternyata,hari sudah malam.Rumah ini sungguh sepi.Seperti tak berpenghuni.

__ADS_1


Aku menatap jam dinding yang ada di ruangan yang terhubung dengan kamarku tadi.Menunjukkan pukul 10 malam.


Astaga,Aku tidur terlalu lama.Rumahku.. Gumanku dalam hati.Aku berputar ke seluruh ruangan.Rumah itu kecil,tapi tak satupun kulihat orang di rumah ini.


Aku menuju pintu depan.Kubuka perlahan.


Kkrriiieeeeetttttttt....


Bunyi pintu membuatku sedikit takut.Kuangkat kepalaku melihat ke arah luar.Sepi.Gelap.


Bulu kudukku tiba tiba merinding.Aku mencoba melangkahkan kaki ke luar rumah,dan memang diluar rumah juga sangat sepi.Tak ada seorangpun di rumah ini kecuali Aku.


"Siapa tadi wanita yang memberiku makan?" tanyaku pada diri sendiri.


"Dimana Aku?" ketakutan mulai muncul.Tanpa sadar,keringat mulai muncul.


"Mengapa Aku ada disini?" napasku mulai naik turun.Aku sangat ketakutan.Aku bahkan tak mengenal tempat ini.


Aku melangkahkan kakiku ke arah jalan,mencoba melangkahkan kaki menjauh dari rumah tersebut.


Dan,Aku merasa ada tangan yang memegang pundak ku.Jantungku seakan berdetak lebih cepat dan ku paling kan wajahku ke arah tangan itu.


--------------------------------------------


hola gaaeesssss,,,udah di up yaakkk..


😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2