Skala Perbandingan

Skala Perbandingan
Surat ketiga


__ADS_3

Aku menerima surat itu dari tangan Andra.Lantas menatapnya.


"Ndra,kamu gak tau siapa yang memberi surat ini?"tanyaku sedikit menyelidiki.


"Aku cuma dikasih temen.Katanya titipan juga dari teman.Aku juga gak menanyakan lagi siapa." Andra menjelaskan.


"Mungkin kali ini si empu surat bisa memberitahu siapa dia." Andra berkata lagi sambil mengangkat kedua bahunya.


"Mungkin juga." jawabku sambil membuka isi surat itu lagi.


Sebelum ku baca isinya Aku hanya melihat dulu kata dibawah surat itu.


hmmmm masih tetap inisial AT berarti aku gak bisa mencari tau.


Aku menutup kembali surat itu tanpa membacanya.Andra yang melihat itu sedikit bingung.


"Napa,Ke?" tanyanya.Aku membuang napas kasar.


"Aku juga belum dikasih tau siapa orangnya.Aku capek Ndra menebak sesuatu yang Aku sendiri ga tau." jawabku kesal.


"Memang kamu sudah membaca isinya?" tanya Andra lagi.


"Aku baca bawahnya aj,Ndra.Dan,masih tetap inisial.Berarti Aku akan lagi dan lagi bertemu surat kan,Ndra.Aku capek Ndra.Mana urusan Sky belum juga selesai.Apa mungkin ini dari Sky,Ndra?" tanyaku sambil bergidik.Aku sudah membayangkan penulis surat ini adalah seorang yang sangat baik,dan jika sampai semua ini adalah ulah Sky,maka sia-sia pemikiran ku.


"Ga mungkin,Ke." jawaban Andra membuatku sedikit mengernyitkan dahi.

__ADS_1


"Mengapa?" tanyaku sambil melihat ke arah matanya.Mungkin saja Andra tau tapi Dia berbohong.


"Ya,mana mungkin Sky." jawaban asal Andra membuatku mengangkat tanganku refleks memukul bahunya.


"Aduh,sakit Ke." Andra kaget dengan pukulan itu sambil tangannya memegang bahunya.


"Mana mungkin apanya,Ndra? Semuanya mungkin.Atau,kamu tau siapa pengirim surat ini lantas sengaja menyembunyikannya?" Aku sudah marah.


"Hey,pelan kan suaramu,Ke." Andra menanggapi dengan sedikit berbisik.


"Mana bisa Ndra? Aku seperti dipermainkan!" masih marah.


"Sumpah,Ke.Aku gak tau siapa.Tapi,Aku menduga itu bukan Sky.Mana mungkin Sky yang seperti itu bisa menulis surat seperti ini?" Andra mencoba menjelaskan tapi menurut Aku penjelasan Andra ga ada bener nya.


"Bagaimana mungkin? bisa aja Ndra.Sky mungkin sengaja melakukan itu sama Aku." semakin Aku panas jika memikirkan surat itu benar dari Sky.


"Jangan!" Andra langsung memegang tanganku menahan agar jangan sampai Aku merobek surat itu.


"Kenapa?" tanyaku.


"Kamu belum membacanya.Mungkin di dalamnga ada petunjuk berarti." jawab Andra.


"Ga mungkin,Ndra.Aku capek dengan semua surat ini!" Kataku namun Aku merapat dalam hatiku.


Sungguh,entah mengapa surat itu laksana sebuah oase di padang gurun.Setiap Aku membacanya,membuat Aku sungguh tenang.Yang Aku takutkan,jika surat ini berasal dari Sky.Entah apa yang akan terjadi padaku.

__ADS_1


Andra lantas mengambil surat itu dari tanganku dan mulai membuka surat itu.Dibacanya dengan seksama surat itu.Kemudian,Ia melipat kembali surat itu,meletakkan di atas telapak tanganku dan berkata


"Ke,aku yakin ini bukan dari Sky.Dari tulisannya saja jelas begitu dalam Ia mencintaimu." jawaban Andra yang seperti itu membuat hatiku bergejolak ingin membaca surat itu.


Namun,Aku juga harus bersikap reliatis.Semuanya mungkin.Semuanya bisa saja.


"Sky juga bilang kalau Ia sangat mencintaiku bahkan ingin memilikiku." jawab Aku.


Andra tersenyum.


"Itu bukan cinta,Ke.Itu hanya nafsu semata.Sky membuatmu seperti itu,apa itu cinta? apa kamu merasakan cinta?" terang Andra.


Benar juga.Apakah itu namanya cinta jika seseorang dengan egoisnya menginginkan sesuatu dan memaksakan yang Ia inginkan untuk didapati?


Bukankah cinta itu merelakan.Bukankah cinta itu tidak menyakiti.


Aku hanyut dalam lamunanku sendiri.


 


holaa gaeesssss udah 🆙🆙🆙 lagee yaaa..


so,jangan lupa like komen n vote.


jangan lupa juga saran dan kritik yaa

__ADS_1


wokeh gaaeess see u next eps..


😉😉😉


__ADS_2