
Aku lantas duduk di pasir.Kubiarkan angin menerpa rambutku.Dan,kubiarkan pula ombak membasahi kaki dan celanaku.Aku menarik napas dalam dalam lalu membuangnya perlahan.Cukup membuatku merasa lega dengan segala kemelut hidupku.
Aku lantas beranjak berdiri,berjalan sedikit menjauhi pantai dan duduk di sebuah lopo yang ada disana.Sambil bersandar pada tiang lopo,Aku meluruskan kakiku dan memandang ke pantai.Sekedar menenangkan dan melepaskan lelah.
Semilir angin yang menerpa,lama kelamaan membuatku menguap.Aku membetulkan posisi dudukku,mencari sandaran yang lebih baik.Lalu menutup mata.
Setengah jam Aku terlelap.Dan,saat Aku sadar dan membuka mata perlahan,disampingku sudah ada seseorang.Sontak,Aku kaget sampai hampir jatuh.
"Jo!"teriakku setelah Aku tau siapa yang ada si hadapanku.Kulihat Ia tersenyum.
"Maaf,tadi Aku mau membangunkan mu.Tapi,kulihat begitu pulas dirimu jadi Aku menunggu sampai kamu bangun." jawab Jo.
"Eh,kok tau Aku disini?" tanyaku bingung.
"Eh iya.Aku tadi ke rumah kamu dan melihat rumahmu kosong.Kebetulan tetangga di sebelah rumah bilang,kalau kamu lagi ke tempat paman.Jadi,pas Aku juga lagi bete dirumah sendirian Aku ikutin kamu." jawaban Jo membuatku mengernyitkan dahi.
"Ini jauh lho,Jo.Lagian,kok bisa tau Aku disini.Tempat ini." pertanyaan ku membuat Jo sedikit gelagapan menjelaskannya.
"Sudahlah,ga usah nanya banyak.Yang penting,Aku selamat sampai kesini dan Aku ketemu kamu." Aku semakin merasa aneh.
"Buat apa mencari ku?" tanyaku.
"Eh,,eee .... apa Aku ga boleh mencarimu?" balik Jo bertanya.
__ADS_1
"Mmmm...ga juga sih.Cuma aneh saja."kataku balik membuat Jo terlihat salah tingkah.
Aku dan Jo saling diam.Tetapi Aku sungguh merasa aneh dengan tingkah Jody.Tapi,ya sudahlah mungkin karena Kita sering sama-sama jadi ketika Ia sendirian pasti mencari teman temannya.
"Memangnya Andra ga ada ya?" tanyaku akhirnya membuka kembali percakapan yang terhenti.
"Mmmm...Dia juga lagi keluar ga tau kemana.Dihubungi juga nomornya tak aktif." jawab Jody.
"Ooww..." singkat.Aku bingung mau bahas apa.Kalau sama Andra mungkin Aku akan banyak bercerita tapi sama Jody Aku belum begitu merasa dekat.
"Kamu kesini buat apa?" Akhirnya Jody membuka suara dan bertanya.
"Ada hajatan di rumah Paman.Sebenarnya sih,Aku gak mau ikut.Cuma,Aku takut sendirian dirumah makanya Aku ikut sama Mama." Aku menjelaskan secara rinci kepada Jody.
"Ga ah,Jo.Aku gak mau terus-terusan mengganggu kalian." Aku memang harus bisa melewati sendiri.Jody mendekat,memegang kedua tangan ku.
"Liat Aku,Ke.Aku ataupun Andra,kita sama-sama menyayangi Kamu.Jadi,Kita akan membantu apapun sebisa Kita.Terlebih Aku,Ke." tatapan Jody sangat membuat Aku merasa nyaman dan tenang.
Aku membalas jawaban Jody dengan menganggukan kepala.
Jody langsung menarik tubuhku ke arahnya dan sambil mengusap kepalaku.
"Jangan pernah merasa sendirian,Ke.Aku akan selalu ada untukmu." sedikit terhentak Aku dengan kata-kata Jody barusan.
__ADS_1
Kata katanya sama dengan si AT.Apakah AT Jody?tapi....AT itu apa?
Pertanyaan muncul di kepalaku.
Apakah Aku bertanya langsung padanya?
Ragu-ragu Aku menarik kembali tubuhku menjauh Darinya.Jody lantas duduk bersandar dengan matanya menatap ke arah pantai.
"Kenapa,Ke?" Jody bertanya.
Apakah Aku bertanya? Tetapi,apa memang benar Jody? Tapi,namanya beda.
Aku masih berpikir sampai Jody mengangkat kedua tangannya memegang bahuku.
--------------------------------------------
Apa AT itu Jody?
Atau orang lain?
simak terus yaaa kelanjutannya gaeesss
😉😉😉
__ADS_1