Skala Perbandingan

Skala Perbandingan
Kotak P3K


__ADS_3

Aku berjalan semakin cepat menuju jalan raya.Kekesalan yang sungguh luar biasa.Bisa bisanya Jo meninggalkan Aku! rutukku sendiri dalam hati.


Begitu tiba di tepi jalan,Aku yang lagi kesal tak memperhatikan sekelilingku dan melangkah semaunya.


Aku tak melihat,dari arah kanan ada sebuah mobil yang melaju cukup kencang.Karena kaget melihatku,Aku hanya mendengar bunyi ban berdecit,dan sebelum Aku mampu mengelak Aku merasa ada seseorang yang merangkul pinggangku dari arah belakang dan menarik ku kuat ke belakang.


Aku terjatuh namun Aku berada diatas orang tersebut.Kudengar umpatan dari dalam mobil yang akhirnya terus melaju.


Aku merasa seperti waktu terhenti beberapa waktu.Kaget dengan semua ini membuatku seperti hilang akal.


Tersadar,Aku langsung segera bangkit dan menoleh siapa orang yang menolongku tadi.


"Jo..." Aku lantas memegang tangannya mencoba menolong Dia berdiri.Ia sedikit tertatih.


Aku memapahnya ke rumah Paman.


"Aku gak papa,Ke." jawab Jo sambil mencoba melepaskan rangkulanku.


"gak papa gimana.Tuh,tanganmu luka semua.Bagaimana dengan kakimu juga?" Aku panik tapi juga bagaimana Aku menjelaskan di rumah Paman.


"Jo,apa Aku bisa pinjam hp mu?" Tanyaku.


"Buat apa?" tanya Jo tapi sepertinya Ia tidak membutuhkan jawabanku karena Jo langsung merogoh sakunya dan memberikan hpnya kepadaku.


Aku segera menghubungi kakakku yang berada di rumah Paman.Mengatakan kepada kakak supaya Ia keluar sebentar ke samping rumah.


Sesampai disana,kakak sudah menunggu dengan cemas.


"Ada apa? eh,Jo kenapa sampai luka seperti ini?" tanya kakakku cemas.

__ADS_1


"Ke,kamu baik-baik saja?" tanya kakakku lagi.


"Aku baik baik saja,Kak.Hanya Jo saja." jawabku.


"Aky gak papa kok Kak.Hanya lecet sedikit tapi beneran gak papa kok." Jo mencoba menenangkan Kakakku.


"Dimana mobil mu,Jo?" tanya kakak.


"Ku parkir dekat pantai Kak." jawab Jo.


"Ke,kamu kan bisa bawa mobil.Kamu bawa Jo balik saja.Soalnya,Kakak sama Mama masih lama si rumah Paman.Sebentar,Kakak ambil kunci rumah dulu." Kakak langsung setengah berlari mengambil kunci rumah lalu kembali dan memberikannya kepadaku.


"Kak,Mama gimana?" tanyaku.Aku tidak mau Mama khawatir.


"Ga kok.Kakak bilang teman Kamu datang jadi Kamu balik duluan ke rumah." Kakakku memang terbaik dikala situasi cukup sulit.


"Ada kotak p3k di mobil kan?" tanyaku dibalas dengan anggukan dari Jody.


Sampai di mobil,Aku segera mencari kotak p3k.Aku menyuruh Jody duduk di kursi mobil.


"Mana tanganmu?" Jody mengulurkan tangannya dan membiarkan Aku membersihkan lukanya.


"Kakimu?" tanyaku disambut dengan tawa Jody.


"Hahahahhahaha..." tertawa Jody membuatku menakutkan alis.


"kenapa tertawa?apanya yang salah?" tanyaku.


"Ke,Aku pake celana panjang.Apa harus Aku membukanya hanya untuk membersihkan lukaku? Kakiku gak papa Ke.Hanya tertindih tubuhmu yang mungil tapi kayak beton." jawaban Jody spontan membuat Aku memukulinya disertai muka yang merah padam menahan malu.

__ADS_1


Jody lebih sigap.Ia menangkap kedua tanganku,meletakkan di depan dadanya.Aku terhentak kaget menatapnya.Mata yang sungguh meneduhkan hati.


Iiiissshhhhh,,,,apa yang Aku pikir sih.. Sambil menggelengkan kepala.Jo yang melihat Aku bereaksi demikian,sedikit mengerutkan dahi dan seolah bertanya,Mengapa?


"Gak papa kok." jawabku singkat tapi tanganku masih digenggam olehnya.


"Makasih ya,Ke." kata Jody.


"Untuk apa? Jo,Kamu yang menyelamatkan Aku.Entah,bagaimana jadinya jika Kamu tadi tak ada." jelas ku sampai sedikit menaikkan bahu dan menggerakannya seperti menunjukkan rasa ngeri.


"Aku memang mau menjagamu.Menyelamatkan mu dari apapun!" jawab Jody menanggapi perkataanku sambil matanya menatap lekat padaku.


Tiba tiba dari tanganku seperti ada arus listrik kuat yang menjalar sekujur tubuh.Mukaku bersemu merah yang tak kusadari.


Aku lantas menarik sedikit paksa tanganku,dengan sedikit berdehem.


"Eh,Aku bereskan dulu kotak p3k ini,ya." jawabku gelagapan sambil dengan buru-buru membereskan kotak itu dan menaruhnya kembali ke tempat semula.


Jody memperhatikan ulahku dengan senyum di bibirnya,sambil Ia merebahkan kepalanya di atas sandaran jok mobil.


--------------------------------------------


Akankah cinta bersemi antara Jody dan Meiske?


Bagaimana dengan A T?


Simak kelanjutannya yaa gaaeeesssssss...


😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2