Skala Perbandingan

Skala Perbandingan
Pentas Seni


__ADS_3

2 Bulan berlalu sejak saat itu dan sejak itupun aku gak pernah lagi mau berhubungan dengan Ka Yudi dan 'antek-antek'nya.Daripada ujung-ujungnya mempersulit diriku.Dan mungkin Yudi pun merasa gak enak hati dengan aku Iapun memilih untuk menghindar.Baguslah kalau begitu.


Dan,sekarang ini sekolah sedang sibuk sibuk nya mengurus kegiatan pensi sekolah.Dan,kelas kita pun diwajibkan untuk mengambil bagian dalam kegiatan itu.Ada tradisional dance,modern dance,puisi,deklamasi dan banyak lagi kegiatan lainnya baik pada saat jam sekolah dan juga pada sore hingga malam hari.


Aku mengikuti tradisional dance.Sebenarnya aku pengen ikut modern dance hanya ketika aku liat listnya ada nama Yudi cs mending ga deh.Akhirnya,setengah memaksa diri ngikut traditional dance dikarena teman se-genkku juga ikut nari itu.Daripada gak sama sekali.Latihan yang diadakan setiap sore di rumah guru kesenianku.


"Hahahahaa......Kamu ikut nari? ga salah?"


Senior nyolot mulai lagi deehh.


"Emang napa?aku bisa kok!"


"Bisa? Aku ngeliat kamu kayak Patung gitu bisa dari mananya?"


"Pokoknya aku bisa!!!"Kesel aku.


"Ya sudah kita liat saja nanti." sambil mengerlingkan matanya ke arahku.Kesel!


Aku harus bisa! cuma berkata dalam hati.

__ADS_1


Waktu pembuktian pun akhirnya datang juga.Segala persiapan pun sudah aku lakukan demi pembuktian ku pada senior 'nyolot' itu.


Semua sudah beres.Aku sudah didandani bak penari pada umumnya.Dan,Akupun sudah siap untuk menyelesaikan apa yang sudah aku mulai.


Dan,tiba waktunya untukku naik ke panggung pementasan.Aku sedikit melirik dan benar saja,Dia sedang berdiri di belakang panggung sebelah terlihat dengan senyuman yang sangat membuatku ingin sekali untuk melakukan hal-hal yang sudah berseliweran di dalam kepalaku.Liat saja nanti, Aku berguman sendiri.


Saat musik mulai dibunyikan,kami mulai tarian kami.Dan tiba-tiba.................


"ssssssrrrrreeeekkkkkk............." entah mengapa mendadak musik yang diputar rusak.


"Huuuuuuuu......" sorak para penonton dari bawah panggung cukup membuatku malu bercampur kesal.Ditambah lagi aku mendengar Dia tertawa seakan puas dengan keadaanku.Kamipun kembali ke belakang panggung mencoba memperbaiki musik yang rusak.Tapi,setelah beberapa waktu diperbaiki tak kunjung membuahkan hasil,terpaksa pertunjukkan kami dibatalkan dan mc sudah melanjutkan ke sesi berikutnya.


"Hahahahhhahahahaha.....Aduuuhhhh,,kasiiaannn yang sudah cantikkk..!!"Geram aku mendengar celotehannya.


"Neng,di ngomongin jawab dong,jangan diem aja.Mau nangis yaa..Sini sama kakak nangis nya.."semakin menjadi-jadi.Aku tak peduli.Aku tetap berjalan melewatinya.Dan,,,


"Hei,,aku bicara padamu!" eh,kenapa dia yang nyolot ya.Dia lantas memegang kuat lenganku.


"Lepas!!"

__ADS_1


"Ga!!"


"Apa sih mau mu?puas?"


"Belum!!"


"Lantas,mau sampai kapan?"


"sampai kamu menangis di hadapanku!" eh,kenapa Dia begitu inginnya aku menangis.


"Ga bakalan!"


"Maka aku juga gak akan pernah berhenti untuk mengganggu mu!" dilepaskan tangannya pada tanganku lalu berlalu begitu saja.Apa sih yang ada di otaknya?mengapa Dia sangat menginginkan aku menangis?


-------________----------_______-------


Entah apa yang merasuki si Nyolot...


Hai gaeesssss,,,maap yaaa agak lama up up nya bcz ada something something wrong in my head..

__ADS_1


but,,ak kan tetap up entah sampai kapan...😁😁


tunggu terus yaa gaaeesssss.....!!!!


__ADS_2