Skala Perbandingan

Skala Perbandingan
Terancam


__ADS_3

Hari yang baru lagi....


Semangat Aku memulai hari baru seperti awal pertama masuk sekolah.Dan,pagi ini cukup kepagian Aku berangkat sekolah sehingga Aku memilih untuk berjalan kaki sampai sekolah.Hitung-hitung olahraga pagi.


Tiba disekolah dengan semangat membara begitupun saat pelajaran bahkan sampai akhir pun Aku merasa sangat bersemangat.Mungkin karena Aku merasa lepas dari bayang bayang Sky.


Pulang sekolah,walaupun sinar matahari menyengat tubuh,Aku juga masih berencana pulang dengan berjalan kaki.Bahkan baik Andra maupun Jody berniat mengantar ku pulang,namun Aku menolaknya.Alasannya sungguh tak masuk akal.


"Aku anterin ya." kata Jody waktu akhir pelajaran.


"Ga ah,Jo." jawabku.


"Kenapa?" Tanyanya lagi.


"Gapapa kok Jo.Aku hanya ingin menikmati hidupku." jawabanku sungguh membuat Jody melongo.Aku seperti baru keluar dari penjara hidup.


Dan,Akupun segera melangkah meninggalkan Jody dan berjalan pulang.Sungguh,Aku seakan baru menikmati hidupku.


Setengah perjalanan sudah Aku berjalan.Peluh di sekujur tubuh tak lantas membuatku merasa capek.


Tiba-tiba.......


Ssssssrrrreeeeekkkkkk....


Aku kaget.Jantungku seakan mau melompat keluar.Ada pengendara motor yang ugal ugalan hampir saja menyerempetku.Padahal Aku berjalan di pinggir jalan.Huuffffttt,untung saja ga kena. Gumanku.


Lanjut Aku berjalan,kali ini melewati sebuah jalan setapak yang Aku pilih tiba tiba gara-gara kejadian tadi.Disini lumayan sepi tapi ketimbang Aku ke jalan lagi.Soalnya,Aku merasa kejadian tadi seperti disengaja.

__ADS_1


Di persimpangan jalan depan Aku yang masih lumayan jauh,Aku melihat ada orang berjalan kearahku.Baguslah,Aku ga sendirian. Gumanku.Aku lantas kembali berjalan semakin dekat dengan dirinya.semakin dekat dan semakin dekat.


"Sky." ucapku tanpa sadar ketika melihat siapa orang yang ada di depanku.Aku mundur beberapa langkah hendak berbalik dan berlari.Namun,Sky dengan cepat memegang tanganku dan menahan ku.


"Ke!" Sky setengah berteriak padaku.Aku terpaku.Perlahan,berbalik kembali.


"Aku mau pulang." ucapku lirih.


"Aku tau.Pliss,,jangan lari dariku."pintanya. Sungguhkah Ia meminta? masih bertanya dalam hatiku.


"Aku..aku ga mau diganggu lagi,Sky..pliissssss.." air mataku tanpa sadar sudah mengalir keluar.Sky secara tiba-tiba menarik ku lantas memelukku.Erat.Aku sedikit memberontak namun Sky memberi isyarat supaya Aku diam.Aku akhirnya diam dalam pelukannya.Diam dan terpaku.


"Ke,aku mau minta maaf atas kejadian tempo hari.Ke,aku sungguh sangat menyesal dengan kejadian itu.Tolong,maafkan aku." Perkataan Sky sedikit bergetar kudengar.


Aku tetap diam tanpa mengucap sepatah katapun.Namun,dalam hatiku banyak sekali pertanyaan.Terkadang,Aku merasa Sky sangat berbeda.Terkadang garang,terkadang seperti pesakitan,terkadang asing.


Setelah Sky melepaskan pelukannya,spontan Aku langsung berlari menghindarinya.Kupikir,jika Aku waktu tadi saat Sky memelukku kalau Aku berontak,Ia tak segan-segan untuk melakukan hal-hal yang buruk.Jadi,Aku membiarkannya.Tapi,setelah Sky melepaskan Aku,langsung segera Aku berlari.


"Sky,jangan begini." kataku memohon.


"Kalau begitu jangan pergi!" sedikit Sky membentak.


"Iya." lirihku menjawab.Kulihat Sky mengedarkan pandangannya.


"Ikut aku!" sedikit memerintah Sky berujar.Aku mengangguk tak berdaya karena Sky masih memegang kuat lenganku.


"Mau kemana?" tanyaku karena yang kulihat arah jalan tidak menuju rumahku.Sky diam tapi tetap berjalan.Pikiranku sudah kemana-mana.Aku harus mencari cara agar bisa pergi dari Dia. Ujarku dalam hati.

__ADS_1


Ketika kami berdua sampai pada sebuah pertigaan,disana terlihat agak lebih ramai.Aku masih memikirkan caranya untuk lepas dari Sky.Sky memegang lenganku dan menyuruhku agar mendekatkan diri kepadanya sehingga tidak terlihat kalau Ia sedang menyeretku.


Ketika Aku mendengar bunyi mobil sedang berjalan dari arah belakangku,spontan Aku menolak Sky ke arah jalan.Sky yang kaget dengan perbuatanku,tanpa sadar melepaskan genggamannya dan segera itu Aku segera lari menjauhinya.Untungnya,mobil melaju pelan dan Sky juga bisa menghindari.


Aku berlari tanpa menoleh kebelakang dan Aku berlari menuju tempat yang agak ramai sehingga jika Sky ingin melakukan hal yang nekat mungkin Ia juga berpikir cukup panjang.


Terengah-engah Aku berlari sampai.......


Tap....


Pundak ku dipegang seseorang.


Deg...


Jantungku berdetak semakin kencang.


--------------------------------------------


Siapa yang memegang Meiske?


Jawabannya ada di episode selanjutnya yaaa...


So,tetap stay.


Aku juga menunggu saran kritik yaa..Biar Aku juga bisa lebih baik kedepannya..


So,jangan lupa vote,like komen yaakk gaaeeessssss...

__ADS_1


see u next eps


😉😉😉


__ADS_2