
Gaby berjalan cepat sambil sesekali menengok ke belakang, ada tiga pria mengikutinya membuat gadis itu ketakutan. Gaby pun mengeluarkan ponsel, kemudian menghubungi Orion karena berada di dekat tempat kafe Orion bekerja.
“Ion.”
“Ion, apa kamu sudah pulang?” Gaby terus mengayunkan langkah dengan cepat, mencoba menghindar dari tiga pria yang mengikuti. Dia bersyukur karena Orion cepat menjawab panggilannya.
“Ion, aku takut. Ada tiga pria mengikutiku. Aku berada di arah timur kafemu. Aku benar-benar takut.”
Gaby menoleh ke belakang, tiga pria yang mengikutinya berjalan semakin cepat menyusulnya.
“Ion, mereka semakin mengejarku.”
Gaby ketakutan, tanpa mematikan panggilan itu berlari untuk menjauh dari tiga pria yang mengikutinya. Tiga pria yang mengikuti Gaby mengejar, mereka sudah membuntuti Gaby sejak keluar dari kafe tempat dia nongkrong. Gaby memang tidak ke kafe Orion karena masih merasa sakit hati sebab Orion benar-benar bersama Cheryl.
Di sisi lain, Orion berlari dengan kencang karena mencemaskan Gaby. Dia berlari sekencangnya, agar tidak terlambat menolong temannya.
Di saat bersamaan, Gaby juga berlari dengan kencang karena tiga pria itu mengejar. Hingga tanpa sengaja menabrak seseorang.
“Jangan! Aku mohon biarkan aku pergi!” Gaby sangat ketakutan hingga tidak melihat siapa yang ditabrak dan bahkan kini memeluk sampai membuatnya ketakutan.
“Gab, ini aku.” Orion mencoba menyadarkan Gaby dari kepanikan.
__ADS_1
Mendengar suara Orion, membuat Gaby langsung mendongak dan akhirnya menyadari jika itu temannya. Gaby bersyukur hingga secara impulsif memeluk Orion.
Tiga pria yang mengejar Gaby menghentikan langkah, melihat Gaby memeluk Orion, membuat ketiganya putar balik dan tidak jadi mengejar Gaby.
Orion memandang ketiga pria yang sudah memutar arah. Dia masih memeluk Gaby yang ketakutan dan gemetar.
“Untung kamu segera datang, aku benar-benar ketakutan.” Gaby menangis dan menyembunyikan wajah di dada Orion.
Orion mengusap punggung Gaby dengan lembut, mencoba untuk menenangkan sahabatnya itu.
“Kamu sudah aman sekarang.” Orion masih mengusap punggung Gaby, sedangkan gadis itu memeluk erat tubuh Orion.
Cheryl ternyata mengikuti Orion dengan mobil, hingga melihat Orion yang berpelukan dengan Gaby. Dia mencengkram erat stir mobil melihat suaminya berpelukan dengan gadis lain, sejenak Cheryl hanya diam di mobil sambil memandang suaminya yang mengusap punggung Gaby.
“Sudah lebih baik?” tanya Orion menunjukkan perhatian ke Gaby.
Di mobil, Cheryl melihat Gaby yang menangis, hingga menebak jika pasti baru saja terjadi sesuatu yang tidak dilihatnya. Cheryl pun akhirnya turun dari mobil, setidaknya harus bersikap dewasa dalam menyikapi apa yang dilihat dan tidak langsung memvonis suaminya.
“Ion.” Cheryl memanggil Orion. Dia berdiri di samping mobil dan memandang ke suaminya.
Orion terkejut mendengar suara Cheryl, hingga menoleh dan mendapati istrinya kini memandangnya yang berdiri bersama Gaby.
__ADS_1
Gaby pun menoleh, menatap Cheryl yang berpakaian santai dan tidak formal seperti sore tadi.
Orion mengajak Gaby mendekat ke Cheryl, sedangkan Cheryl sedikit menahan rasa kesal karena suaminya dipeluk gadis lain.
“Ada apa ini? Siapa dia?” tanya Cheryl.
Gaby menunduk sambil menghapus air matanya, sedangkan Cheryl menunggu jawaban dari suaminya.
“Ini temanku, namanya Gaby. Dia tadi dibuntuti tiga pria dan menghubungiku karena ketakutan. Untung saja aku belum pulang,” jawab Orion menjelaskan.
Cheryl hanya mengangguk-angguk mendengar jawaban Orion. Dia memandang dan memperhatikan Gaby yang memang terlihat syok dan ketakutan.
“Ini sudah malam, apa mau diantar pulang sekalian?” tanya Cheryl mencoba bersikap baik ke teman suaminya.
Orion menoleh Gaby, sedangkan Gaby sendiri terlihat bingung. Dia cemburu jika harus melihat Orion bersama Cheryl, lantas dia hanya orang ketiga di mobil itu.
“Ak-aku ….” Gaby menarik ujung kemeja yang dikenakan Orion.
Orion melihat Gaby yang ketakutan, hingga kemudian berkata, “Kami akan mengantarmu, aku akan duduk di belakang bersamamu agar tidak takut lagi, bagaimana?”
Orion tahu kebiasaan Gaby jika takut, sahabatnya itu akan memegangi ujung pakaian orang terdekatnya untuk menghilangkan ketakutan.
__ADS_1
Cheryl terkejut mendengar ucapan Orion, kenapa suaminya malah ingin duduk belakang, itu artinya membiarkan Cheryl yang menyetir.
“Cher, tidak apa ‘kan? Gaby benar-benar ketakutan,” ucap Orion meminta persetujuan.