
Cheryl menatap pemuda yang kini duduk berseberangan dengannya, pemuda yang dikenalnya beberapa tahun lalu dan mereka sempat bertemu beberapa kali akhir-akhir ini.
Arlan benar-benar merasa malu akan perbuatan putranya, belum lagi di ruangan itu ada salah satu nasabah juga pemegang saham perusahaannya. Joya—ibu angkat Cheryl, adalah salah satu pemegang saham di perusahaan Arlan.
Ruangan itu terasa mencekam, kedua orangtua dan orangtua angkat Cheryl sudah tahu maksud kedatangan keluarga Orion di sana.
“Bagaimana bisa kamu melakukan hal keji itu? Meski kamu adalah ayah biologis dari bayi yang dikandung Cheryl, aku tidak akan merestui!” Lusy langsung mengambil keputusan tegas sebelum keluarga Orion menyampaikan maksud kedatangan mereka.
“Tapi saya benar-benar ingin bertanggung jawab,” ujar Orion meyakinkan.
“Pria yang menjebak wanita demi kepuasannya, dia adalah pria yang paling buruk di dunia,” sinis Lusy dengan tatapan tajam ke Orion.
Bukan tanpa alasan Lusy mengatakan hal itu. Dia pernah mengalami bagaimana rasanya dimanfaatkan hingga berakhir hamil tanpa suami, meski kasus antara dirinya dan sang putri berbeda, membuat Lusy berpikir jika bisa saja Orion hanya akan memanfaatkan putrinya sama seperti yang dilakukan sebelumnya.
“Demi Tuhan, saya benar-benar ingin bertanggung jawab.” Sebagai pemuda yang masih berumur sangat muda, sikap Orion terlihat lebih dewasa dari penampilannya.
__ADS_1
Cheryl mencengkram erat kedua lutut mendengar perdebatan antara Orion dan sang mommy, hingga tatapannya tertuju ke Bintang yang juga ada di sana. Dia melihat mata kekasih adik angkatnya itu berkaca-kaca, merasakan kesedihan Bintang karena akan dipaksa memutuskan hubungan sebab Langit harus menikahi Cheryl.
“Kami tahu kalau putra kami telah melakukan kesalahan, tapi apakah tidak bisa jika diberi kesempatan? Dia benar-benar ingin bertanggung jawab, dia sudah menyesali perbuatannya,” ujar Annetha mencoba membela putranya.
Lusy membuang napas kasar, seolah tidak menerima pembelaan Annetha.
“Seharusnya putra Anda memikirkan segala resiko yang akan ditanggung sebelum melakukan hal bejat itu! Anda tahu bagaimana hancurnya perasaan kami sebagai orangtua, juga hancurnya masa depan putri kami karena perbuatan putra Anda!” Lusy membentak karena tidak bisa membendung amarahnya.
Ibu angkat Cheryl langsung merangkul pundak Lusy, lantas mencoba menenangkan.
“Kita bicarakan ini baik-baik, bisa saja ini sebenarnya hanyalah sebuah kesalahan karena ketidaksengajaan. Bagaimana kalau kita tanya ke Cheryl bagaimana keputusannya,” ujar Joya mencoba menengahi masalah ini.
Ayah tiri Cheryl kini menatap putrinya yang duduk di sampingnya, melihat Cheryl menunduk sambil meremas kedua lutut.
"Bagaimana keputusanmu? Kamu mau menerima dan menikahi pria itu, atau tetap ingin melanjutkan rencana semula?” tanya ayah Cheryl penuh kesabaran.
__ADS_1
Semua orang kini memandang Cheryl, Orion berharap Cheryl mau menerima dirinya.
Cheryl memberanikan diri mengangkat wajah, lantas memandang Orion yang ternyata sudah menatapnya. Dia mengamati wajah pemuda manis itu, mencoba bertanya dan meyakinkan hatinya apakah dia akan menerima pinangan pemuda itu, yang sebenarnya dia pun masih ragu apakah benar pemuda semanis Orion bisa melakukan hal buruk itu kepadanya.
Namun, Cheryl pun memiliki banyak pertimbangan sebelum mengambil keputusan. Dia tidak ingin terjebak dalam ego, sedangkan banyak kebahagiaan yang dipertaruhkan dalam masalah ini.
Dalam tekanan mental yang begitu berat, Cheryl memandang ke pria yang sudah dianggapnya sebagai ayah kandungnya selama ini. Melihat senyum hangat pria yang tidak lagi muda itu, sebelum kemudian memandang sang mommy yang terlihat masih emosi.
“Apa pun keputusanku, apakah Mommy, Daddy, Mimi, dan Papi akan menerimanya?” tanya Cheryl sebelum membuat keputusan.
“Apa pun keputusanmu, kami akan menerimanya, sayang.” Joya meyakinkan jika pilihan Cheryl adalah yang terbaik untuk dirinya sendiri.
Orion masih menanti, sedangkan kedua orangtua Orion sudah pasrah akan segala keputusan. Mereka yang sudah terlanjur kecewa, memilih tidak terlalu merespon apa pun hasil yang didapat.
Cheryl menatap Orion, kedua telapak tangan kembali mencengkram kedua lutut.
__ADS_1
“Mungkin, akan lebih baik jika bayiku tetap bersama ayah biologisnya. Aku akan menerima pernikahan yang ditawarkan oleh keluarga Orion.”
Orion senang karena Cheryl mau menerimanya, meski Lusy tidak menyangka jika putrinya akan mengambil keputusan itu. Cheryl sendiri mengambil keputusan itu demi menjaga perasaan dan kebahagiaan adik angkatnya. Dia tidak ingin sang adik berkorban untuknya dan menghancurkan kebahagiaannya sendiri, hanya demi kebahagiaannya.