
Mila menatap Albezro tajam.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu, jika tidak ada hal lain aku mau masuk kamar. Kamu mau ikut?" tanya Albezro.
"Idih, siapa juga yang mau ikut kamu," ucap Mila ketus.
"Ya sudah, aku pergi masuk dulu," ucap Albezro berjalan masuk ke dalam kamarnya.
"Wah, ini kamar kamu ya?" tanya Mila.
"Hey! Tadi kau bilang tidak ingin masuk ke dalam kamar ku, kenapa kau kau masuk?" tanya Albezro binggung dengan sifat gadis yang ada di hadapannya.
"Kau yang mengajak ku tadi, sudah lupa?" Mila balik bertanya.
Albezro terdiam tak bisa berkata-kata, padahal gadis itu sudah menolaknya tapi dia sendiri yang ingin masuk, sungguh tidak bisa di tebak hati wanita.
"Ya sudah, aku mau mandi dulu, kau duduklah," ucap Albezro mengambil pakaiannya di dalam lemari, ia pun membawanya masuk ke dalam kamar mandi.
Byur!
Byur!
Byur!
__ADS_1
"Hm fotonya dia dengan siapa ini?" tanya Mila menekuk alisnya. Ia merasa tidak asing dengan wajah tersebut, ia memfoto gambar itu, entah kenapa ia sangat ingin mengambil poto itu.
Albezro pun keluar dari kamar mandi yang sudah memakai baju kaos dan mengeringkan rambutnya dengan handuknya.
"Ini foto kamu waktu kecil ya?" tanya Mila.
"Iya." angguk Albezro.
"Lalu di samping kamu itu siapa?" tanya Mila kembali melihat foto yang hanya berukuran 3x5 dengan bingkai tua.
"Oh, itu ayah ku." Albezro meletakkan handuknya dan menjemurnya. Mila mengangguk-angguk.
"Terus … kamu di sini mau berapa lama?" tanya Albezro.
"Bukankah makan malam telah usai? Memangnya mau makan di mana lagi?" tanya Albezro.
"Ayo ikut aku." Mila menarik tangan Albezro keluar dari kamarnya.
"Tunggu." Albezro meletakan jari telunjuknya di layar kecil untuk mengunci pintu kamarnya dengan sidik jarinya.
Mereka pun pergi keluar dari asrama. Saat itu Leon melihat mereka berpegangan tangan.
"Mila? Albezro? Mau kemana mereka?" tanya Leon penasaran.
__ADS_1
Mila mengaktifkan motor terbangnya dan mereka pun naik, tentu saja Mila duduk di depan sebagai pengemudi. Motor pun melaju di udara.
"Kita mau kemana? Kamu nggak mungkin ajak aku makan monster kan?" tanya Albezro merasa sedikit canggung. Selama ini ia tidak pernah berduaan dengan gadis mana pun, bahkan dengan pria saja ia tak pernah karena tidak ada yang ingin berteman dengannya.
"Ada deh, kamu jangan berisik," ucap Mila.
Motor terbang melewati berapa menara yang menjulang tinggi, terlihat juga ada beberapa motor terbang yang berkeliaran di udara.
Motor terbang Mila pun mendarat di sebuah rumah mewah.
"Ayo turun," ajak Mila.
Albezro melihat sekeliling rumah mewah itu, sungguh sangat nyaman di tempati.
"Ini rumah kamu ya?" tanya Albezro.
"Iya, jadi aku mah ajak kamu makan di sini," ucap Mila mengajaknya ke dapur, saat di buka dapur itu sangat luas dan juga beberapa pelayan ada di sana.
"Selamat malam Nona," ucap kepala pelayan menundukkan kepala.
"Selamat malam, jadi bagaimana makanan yang aku pinta tadi?" tanya Mila.
"Sudah selesai di buat, silakan makan Nona," ucap pelayan itu membuka penutup makanan itu yang semuanya sangat mewah-mewah.
__ADS_1
"Ayo kita makan, makan sepuasnya," ucap Mila duduk di kursi. Albezro juga duduk di samping Mila.