
"Aku harus segera memberi tahu masalah ini," ucap Albezro. Ia kembali masuk ke dalam bola itu dan naik ke atas.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda membunuh jendral monster dan prajurit monster]
[Selamat Anda mendapatkan 5000 poin]
[Level pertumbuhan\=30]
[Kekuatan\=45]
[Kecepatan\=45]
[Kelincahan\=45]
[Kecerdasan\=45]
[Kemampuan\=45]
[Keberanian\=45]
[Poin \=14.000 poin]
"Albezro," ucap pak Firgon saat melihat mereka keluar.
Albezro mengendong Mila. "Pak, aku menemukan alat ini." Albezro memberikan kepada pak Firgon.
Pak Firgon mengeceknya dan ia sangat terkejut. Ini adalah masalah serius, ayo kita kerahkan seluruh pemburu untuk mencari para pengkhianat itu!" ucap pak Firgon memanas.
__ADS_1
Para murid di panggil kembali ke sekolah. Para pemburu di kerahkan untuk mencari pangkalan di mana pengkhianat itu berada.
Albezro membawa pulang Mila ke rumah orang tuanya.
"Om, maaf tidak bisa menjaga Mila dengan baik, tapi saat ini dunia benar-benar kacau, jadi aku terpaksa pergi untuk membantu dan tidak bisa menjaga Mila," ucap Albezro.
"Tidak apa-apa, lakukan apa yang harus kamu lakukan. Oh ya, senjata waktu itu sudah Om produksi banyak, Om akan bagi-bagikan kepada pemburu lain," ucap papa Mila.
"Baguslah jika begitu," ucap Albezro. Albezro pun pergi menyusul pak Hendra dan pak Firgon.
Terlihat mereka sedang bersiap-siap mengambil senjata tempur untuk menerangi para pengkhianat, dengan begitu baru mereka bisa membasmi para monster.
Sumber kekuatan para monster adalah limbah beracun, dan yang membuat limbah beracun itu sendiri adalah manusia. Jadi mereka harus membunuh sumber utama itu dulu, tidak peduli baik itu saudara atau kerabat mereka. Berperang untuk menyelamatkan dunia adalah tujuan utama mereka.
Albezro juga ikut berperang melawan para pengkhianat itu. Mereka pun berangkat ke beberapa titik untuk membunuh para pengkhianat.
[Gunakan poin untuk membeli 500 bom api]
[Ding Ding]
[Sisa poin Anda 9.000]
"Aku menemukan tempat persembunyian mereka!" teriak salah satu pemburu.
Mereka pun menyergap persembunyian tersebut lalu membasmi para pengkhianat. Di dalam ruangan itu terdapat banyak racun dan limbah lalu mereka satukan dan mereka tuangkan ke tanah dan terbentuklah monster jahat.
Dari arah timur juga mereka dapati dan ada 4 titik tempat persembunyiannya. Satu titik baru mau di buat, rencananya itu akan di buat pangkalan terbesar limbah pabrik.
Akhirnya para pengkhianat itu dapat di bekuk, mereka yang hidup dan mati di bawa ke markas, mereka segera di hukum mati karena sudah berani mengkhianati para pemburu yang selama ini sudah berjuang demi kelangsungan hidup manusia.
***
__ADS_1
Beberapa hari kemudian, karena tidak ada sumbangan limbah beracun itu, para monster mulai tampak lemah karena mereka tidak ada yang memberi kekuatan pada mereka.
Para monster di kerahkan ke ruang bawah tanah untuk membunuh para monster.
***
Setiap harinya para monster semakin berkurang, dengan begini para pemburu semangat dalam bertempur karena mereka melihat ada secercah cahaya untuk menuju perdamaian dunia.
Setiap siang dan malam mereka bertarung tanpa henti, akhirnya para monster dapat di kalahkan dan di basmi.
Akhirnya para monster pun hilang di muka bumi, ruang bawah tanah itu tertutup kembali menjadi daratan yang semestinya.
***
Albezro, Mila, papa Mila, pak Hendra, pak Firgon dan kepala sekolah berdiri di tebing cukup tinggi, di bawahnya mengalir air yang jernih.
Mereka memandang juah ke laut lepas.
"Akhirnya kita bisa menghirup udara segar juga," ucap pak kepala sekolah.
"Aku juga sudah lama merindukan kedamaian dunia akhirat kita mencapainya juga," sambung pak Hendra.
"Kerja bagus untuk kalian semua. Dan aku juga tidak menyangka jika Albezro adalah anak dari Altar yang sudah berkontribusi banyak untuk sekolah pemburu monster ini. Terima kasih untuk Albezro dan kalian semua, aku akan memberikan hadiah luar biasa untuk kalian," ucap kepala sekolah.
"Terima kasih banyak pak," ucap mereka berteriak kegirangan.
"Mila, ayo kita lihat matahari tenggelam di sana," ajak Albezro menarik tangan Mila.
"Cie cie, dasar anak muda," celoteh pak Hendra.
Mereka tersenyum dan berlari menuju pantai di mana matahari akan terbenam.
__ADS_1
Terbenamnya matahari maka sama artinya terbenam kejahatan, munculnya matahari esok sama artinya munculnya kebahagiaan.
TAMAT