System Pemburu Monster

System Pemburu Monster
BAB 61


__ADS_3

"Apa kamu sudah tidak kuat lagi?" tanya temannya yang satunya lagi.


"Ya hampir seperti itulah," ucap yang satunya lagi.


Mereka pun memanggil bantuan agar bisa menolong mereka.


"Ck! Lihatlah diri kalian yang payah ini, kalian sudah mencelakakan orang lain tapi kalian sendiri tidak mampu. Tidakkah kalian berpikir bagaimana aku di dalam lubang tadi yang penuh dengan jendral monster, tidak pernah terpikirkan oleh kalian bagaimana jika kalian yang ada di dalam sana?" ucap Albezro kesal.


"Ah! Itu karena kau berlagak! Aku tidak suka orang sombong," ucap Yadi.


"Oh ya, kau sendiri saja sombong! Bilang saja kau adalah temanya Kino si payah itu," ucap Albezro menyengir.


'Tapi bagaimana dia bisa keluar dari sana, aku sudah meletakkan alat magnetik yang membuat sinyal bantuan tidak bisa di gunakan, tapi dia bisa keluar dari sana atas bantuan siapa?' batin Yadi.


"Dulunya iya, tapi melihat dia yang menyedihkan begitu dia bukan teman ku, untuk apa aku berteman dengan orang yang payah begitu," jawab Yadi berusaha berdiri lagi dan menyeka darah di bibirnya.


"Kau sama payahnya dengan dia," ucap Albezro menyengir.

__ADS_1


Tak lama bantuan datang, mereka pun membantu kedua teman Yadi untuk membunuh monster.


Terlihat ada 3 jendral monster yang keluar lagi dari bumi.


"Sial! Kenapa mendadak banyak begini munculnya?" tanya mereka terbelalak.


Saat ini bantuan hanya datang 2 orang, satu jendral setidaknya 2-3 orang baru bisa menaklukkannya, jika adanya mereka 5 orang tidak termasuk Albezro mana bisa melawan 3 jendral monster.


Albezro melompat tinggi dan melewati mereka yang ada di bawah dan mendarat di hadapan para monster itu.


Albezro mengeluarkan senjata api laser dan menembakkan ke arah mata jendral monster itu, lalu ia pun mengeluarkan pedang laser melompat tinggi dan mendarat di bahu monster itu dan memenggal kepala monster tersebut dan satu monster tumbang dan mati.


Mereka sangat terkejut hanya dalam hitungan beberapa detik Albezro bisa menumbangkan jendral monster dengan dirinya sendiri yang hanya menggunakan gerakan sederhana dan tenang dalam pertarungan.


Jendral monster yang satunya lagi, monster itu tampak marah, ia pun menangkap Albezro dan ingin menelan Albezro.


Akan tetapi saat di angkat, Albezro memotong bahu monster itu hingga tangan monster itu putus dan Albezro jatuh ke tanah.

__ADS_1


Albezro pun bangun lagi lalu ia memotong kaki monster tersebut membuat monster itu terjatuh.


Albezro pun membelah monster itu menjadi dua bagian dan monster itu pun mati.


"He-he-he satunya buat kalian," ucap Albezro melompat tinggi dan meninggalkan jendral monster satunya.


"Hey! Mau kemana kau!" teriak mereka.


"Aku mau istirahat, tenaga ku sudah habis," ucap Albezro tersenyum.


"Apa! Aku tidak melihat jika kau kehabisan energi!" teriak mereka lagi.


"Ah, pokoknya aku mau istirahat, hanya tinggal satu, masa kalian berlima tidak bisa menghabisinya," ucap Albezro mendarat di gundukkan tanah tempat ia semula lalu merebahkan tubuhnya dan bersantai di sana


Mereka merasa bingung, tapi mau tak mau mereka pun maju dan melawan monster tersebut.


'Pantas saja dia bisa keluar dari lubang itu, ternyata dia punya kemampuan yang luar biasa,' batin Yadi.

__ADS_1


__ADS_2