System Pemburu Monster

System Pemburu Monster
BAB 45


__ADS_3

Mereka pun menuju tempat makan asrama, di sana banyak murid yang sudah berkumpul.


Alfazro dan Mila mencari tempat kosong dan menemukannya di pojok.


Pak Firgon dan beberapa guru pembimbing datang. Tak biasanya mereka datang, kalau datang pun hanya ada kepentingan saja. Karena tempat makan para guru pembimbing di bedakan dengan murid.


"Baiklah anak-anak semua, sebelum kalian makan bapak ingin menyampaikan sesuatu hal pada kalian semua. Murid yang bernama Albezro, ayo maju ke depan," ucap pak Firgon.


"Eh kamu di panggil," ucap Mila.


"Iya." angguk Albezro. Albezro pun berjalan menuju ke depan.

__ADS_1


"Baiklah, tidak berlama-lama lagi. Murid Albezro mulai hari ini ia akan menyandang menjadi murid level A dan murid terkuat di sekolah, karena kekuatannya sudah hampir menyamai dengan pemburu level S, hanya saja Albezro masih tetap harus menjadi murid dan harus banyak belajar, jadi ini adalah penghargaan untuk kamu karena bisa sampai ke titik ini. Dan Albezro adalah murid pertama yang dari level D bisa melompat ke level A, ini sangat luar biasa pastinya. Kami para guru pembimbing juga sangat senang bisa mempunyai murid yang berbakat seperti Albezro, semoga ini bukan terakhirnya sekolah kita punya murid berbakat seperti Albezro ya. Baiklah semua hanya ini yang ingin bapak sampaikan, terima kasih," ucap pak Firgon. Para murid pun bertepuk tangan, sebagian juga tidak dan menatap kesal ke arah Albezro.


Pak Firgon pun memakaikan medali di leher Albezro, lalu memberinya sebuah sertifikat murid teladan.


Mereka pun bersalaman dan berfoto-foto.


"Ya sudah kalian silakan lanjutkan untuk makan," ucap pak Firgon. Pak Firgon pun pergi bersama guru yang lain.


"Berarti Kino tergeser donk," ucap salah satu murid berbincang-bincang dengan temannya.


"Waduh, gimana tuh perasaan Kino, kalo aku sih sudah pasti sakit hati sih, tapi ya tetap aja harus terima kenyataan karena ada orang yang bisa melampaui kita," ucap temannya.

__ADS_1


Kino berdiri dan ia langsung pergi meninggalkan tempat makan tersebut.


Bagaimana ia tidak sakit hati, namanya yang di juluki murid terkuat di sekolah malah ia tergeserkan oleh orang yang paling ia benci.


"Lihat saja kau Albezro! Lihat saja nanti! Aku tidak akan membuat mu bahagia lebih lama lagi! Aku akan kembali merebut gelar itu! Di tambah kau adalah musuh bebuyutan ku, aku tidak akan tinggal diam begitu saja!" denggus Kino kesal, ia mengengam erat tangannya dengan wajah merah padam, di tambah ia mendengar gosip para murid tadi itu sungguh membuat ia menjadi emosi.


"Nggak nyangka ya, murid terbodoh malah bisa jadi murid nomor satu di sekolah, itu kekuatannya dapat dari mana?" tanya salah satu murid memberanikan diri bertanya sambil tersenyum sinis duduk di atas meja.


"Hey! Apa maksudmu mengatakan itu!" Mila berdiri menatap tajam ke arah murid tersebut.


"Ck! Bahkan si Mila cantik saja menempel dengan mu, apa yang kau gunakan untuk mendapatkan ini? Aku curiga kenapa ini tiba-tiba terjadi? Jangan bilang kau bekerja sama dengan monster untuk mendapatkan kekuatan ini semua?" tebak murid tersebut.

__ADS_1


__ADS_2