
Tiba-tiba saja entah dari mana munculnya papa prajurit monster itu, mereka datang berombongan.
"Aaaaaaaaaaaaa! Kalau seperti ini aku mana sanggup lagi menghadapinya!" teriak para murid itu. Sebagian dari mereka melarikan diri karena dari pada mati karena kelelahan lebih baik melarikan diri.
"Para monster ini mereka sudah meraja Lela sekarang," ucap Albezro.
Beberapa murid sudah meminta bantuan, karena dalam keadaan seperti ini mereka sudah tidak sanggup lagi untuk melawan para monster tersebut.
"Baiklah, aku yang akan maju," ucap Albezro berlari ke arah para monster itu di saat para murid berlari mundur.
"Astaga! Apa yang dia lakukan? Berlari sendiri ke arah kawanan monster itu apa ia ingin cari mati?" tanya salah satu murid terkejut dengan apa yang di lakukan Albezro.
"Benar, apa dia sudah tak sayang nyawanya lagi," ucap yang lain.
"Albezro." Mila berjalan maju dan melihat punggung Albezro yang sudah menjauh.
"Jika dia datang bertarung demi menyelamatkan kota, kenapa kita harus diam saja, kita juga harus ikut bertarung," ucL Mila bersemangat dan berlari ke arah Albezro.
"Ck! Siapa yang ingin mati! Biarkan saja mereka yang mati!" ucap Kino dan mereka pun pergi melarikan diri ke tempat yang lebih jauh lagi demi menyelamatkan diri.
__ADS_1
Albezro mengambil bom apinya dan melempar ke arah para monster tersebut. Mila datang dan memegang bahu Albezro.
"Eh Mila, apa yang lakukan di sini?" tanya Albezro terkejut.
"Tentu saja untuk membantu mu, berikan aku bom itu," ucap Mila menampung tangannya. Albezro memberikan satu buah bom Lalau Mila berlari ke depan dan melemparkannya bomnya dan ia mengeluarkan senjata laser dan membelah monster yang ada di belakang monster yang ia bom tadi.
Duuaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrr!
Syaaat!
"Hehehe, bagaimana? Aku keren kan?" tanya Mila sambil tersenyum melihat ke arah Albezro.
"Keren sih tapi …." Albezro berlari lalu mengeluarkan senjata lasernya dan membela monster yang ingin menyerang Mila.
Syaaat!
[Ding Ding]
[Anda mendapat penambahan 200 poin]
__ADS_1
[Poin Anda menjadi 6.000 poin]
[Ding Ding]
[Anda mendapat penambahan 100 poin]
[Poin Anda menjadi 6.100 poin]
Mila awalnya terkejut, ia pikir Albezro ingin melukainya, mendadak ia jadi manyun karena Albezro membelah monster di belakangnya.
"Kamu kenapa? Kok malah manyun saat aku membantu mu?" tanya Albezro tersenyum.
"Haissss, baru aja aku memperlihatkan kekerenan ku, tapi kau malah membantu ku," jawabnya melihat ke arah monster yang mendekat.
"Kenapa memangnya? Apa aku nggak boleh membantu mu?" tanya Albezro melihat ke arah yang sama.
"Bukan gitu, aku kan jadi malu, baru aja aku ingin sombong di hadapan mu malah kau datang membantu ku, sia-sia aku tadi pamer," jawab Mila.
"Kau akan tetap keren meski dalam apa pun kok," puji Albezro tersenyum. Albezro mengulurkan tangannya ke arah Mila dan Mila pun menyambutnya.
__ADS_1
Mereka berlari bersama dengan bergandengan tangan lalu Albezro melempar Mila ke atas, Mila pun berputar dan ia mendarat di bahu monster itu lalu memegang leher monster tersebut dan monster itu mati tanpa sempat melakukan perlawanan.
Sedangkan Albezro di bawa memotong kaki-kaki para monster itu dan para monster itu tumbang, Mila pun melompat dan menancapkan senjata lansernya di atas tubuh para monster itu.