System Pemburu Monster

System Pemburu Monster
BAB 48


__ADS_3

Kino pun terbaring dan ia memejamkan matanya.


Jendral monster itu tersenyum senang karena ia dapat mangsa baru.


Jendral monster itu membuat Kino tidak sadarkan diri, ia menuangkan racun ke dalam mulut Kino, racun itu akan memberikan kekuatan pada yang ia masuki, akan tetapi racun itu akan merogoti tubuh yang di masuki racun itu berangsur-angsur. Itu pun jika si pemilik tubuh sudah tak berguna lagi. Akan tetapi mereka penawarnya, jika pemilik tubuh ingin hidup lebih lama maka ia harus melakukan apa yang di perintahkan oleh para monster itu, bisa di katakan jika nyawanya ada di tangan para monster tersebut.


Setelah memasukkan racun, Kino pun di sadarkan kembali.


Kino merasakan tubuhnya yang tak biasa, ada kekuatan dan energi yang masuk ke dalam pembuluh darahnya.


"Bagaimana perasaan mu?" tanya jendral monster itu.


"Aku ….merasakan kekuatan yang tidak biasa di dalam tubuhku, aku merasa sangat luar biasa dari sebelumnya," ucap Kino merasakan kekuatan di dalam tubuhnya, ia melihat tangannya yang penuh dengan otot.


"Jadi kami sudah memberi kekutan pada mu, jadi apa kamu percaya dengan kami?" tanya jenderal monster itu tersenyum.


"Baiklah, aku percaya pada mu. He-he-he, tidak menyangka aku menjadi kuat sekarang. Lihat saja kau Albezro! Aku pasti akan menghancurkan mu dan merendahkan mu serendah-rendahnya!" ucap Kino penuh dendam.

__ADS_1


"Baiklah, kau bisa pulang, tapi jangan berita tahu ini pada siapa pun ya, kau adalah orang istimewa bagi kami," ucap jendral monster itu.


"Terima kasih banyak atas kekuatan yang kau berikan, aku akan pulang sekarang dan mengetes kekuatan ini," ucap Kino.


"Silakan anak muda," ucap jendral monster tersebut.


Kino pun pergi dari tempat terbengkalai tersebut dan naik motor terbangnya.


"He-he-he, sepertinya kita harus menggunakan cara halus begini agar bisa memusnahkan para manusia dan menguasai dunia ini, kita harus bisa mencuci otak para murid yang masih polos dan haus akan kekuatan dengan begitu kita bisa merusak generasi baru agar tidak ada generasi yang akan tumbuh dengan baik," ucap jenderal monster itu penuh dengan kelicikannya.


"Jadi bagaimana yang ada di bukit sebelah timur, apa mereka bekerja dengan baik?" tanya jendral monster itu.


Di sebelah timur adalah wilayah yang mereka bangun untuk memproses limbah racun untuk memperkuat para monster untuk membangun raja monster.


"Ya berjalan dengan lancar, para manusia yang berkhianat itu sungguh bekerja dengan baik untuk kita," ucap temannya.


"Bagus, aku akan mencari mangsa lebih banyak lagi untuk bekerja untuk kita," ucap jendral monster tersebut.

__ADS_1


"Ini udah malam, kamu istirahat ya," ucap Albezro kepada Mila.


"Iya kamu juga," jawab Mila tersenyum.


"Selamat malam Mila."


"Selamat malam juga Albezro," jawab Mila. Mila pun menuju ke kamarnya. Albezro melihat Mila dan menunggu Mila benar-benar masuk ke dalam kamarnya.


Sebelum masuk Mila melambaikan tangannya sambil tersenyum. Albezro juga membalas lambaian tangan Mila.


Sesampainya Kino di asrama, ia pun langsung mencari Albezro. Terlihat Albezro sedang berdiri di depan asrama wanita.


"Hey! Albezro!" teriak Kino.


Albezro meliah ke arah suara yang memanggil namanya.


"Oh Kino ya, ada apa menemui ku?" tanya Albezro berbalik badan melihat ke arah Kino yang mendekatinya.

__ADS_1


__ADS_2