System Pemburu Monster

System Pemburu Monster
BAB 25


__ADS_3

"Iya." angguk Mila.


"Kenapa dia?" tanya Kino lagi.


"Memangnya ada apa jika aku satu kelompok dengannya?" Mila balik bertanya.


"Saat ini aku adalah terkuat nomor 1 di sekolah kita sekarang, lalu apa membuat mu tidak ingin bersama ku?" tanya Kino dengan wajah berubah.


"Kakak ini kenapa sih? Ini bukan malah kuat atau apa pun itu, aku yang udah janji ajakin dia duluan," ucap Mila menjelaskan.


"Bukan masalah itu, aku ini kuat, jika kau bersama ku kau akan aman. Tapi jika kau bersamanya belum tentu kau aman dan bisa jadi kau tumbal untuk dia menyelamatkan diri," ucap Kino bersikeras.


"Meskipun aku bukan nomor satu di sekolah ini, tapi aku tidak serendah itu, tolong ingatkan itu. Ayo kita pergi," ajak Albezro menarik tangan Mila untuk pergi dari kantin.


"Sial!" teriak Kino melemparkan gelas yang berisi air membuat airnya tumpah.


Ia pun pergi meninggalkan kantin dengan wajah merah padam.

__ADS_1


"Kamu ini, nambahin masalah ku saja," desis Albezro.


"Masalah apa? Aku tidak ingin pergi dengan mereka, tapi mereka yang maksain aku untuk ikut dengan mereka. Mentang-mentang mereka kuat, masalah aku pergi dengan siapa itu hak ku," ucap Mila mendengus kesal.


"Benar juga, mereka seharusnya tidak memaksa kehendak mu, jika mereka menyukai mu maka mereka pasti akan membiarkan mu bahagia dengan apa pun yang kamu sukai. Kamu sih kenapa jadi wanita paling cantik di sekolah, akhirnya kamu jadi rebutan," ucap Albezro tersenyum.


"Kalau begitu aku harus berubah penampilan nih agar menjadi jelek," ucap Mila berpikir.


"Sudah terlanjur, mereka semua tahu jika kamu adalah orang tercantik di sekolah mau merubah penampilan seperti apa pun kamu ya tetap cantik," puji Albezro.


"Siapa bilang aku tidak bisa membuat diri ku jelek, lihat saja besok," ucap Mila tersenyum penuh misteri.


"Baiklah para murid, hari ini sebagian akan latihan di lapangan, sisanya akan latihan di sekolah," ucap pak Firgon.


Pak Firgon dan beberapa guru pembimbing pun memberi arahan pada muridnya.


Akhirnya mereka pun berangkat ke ruang bawah tanah. Mereka pun masuk ke dalam.

__ADS_1


Albezro satu kelompok dengan murid level C dan B.


Tririt! Tririt! Tririt!


Ponsel Albezro pun berbunyi dan terlihat sebuah lokasi tempat di mana Mila berada.


Albezro pun memisahkan diri dan pergi dari kelompoknya.


"Hey! Mau kemana kamu!" teriak salah satu murid itu saat melihat Albezro yang pergi menuju arah lain.


"Ah! Biarkan saja dia pergi, bersama dengan kita yang ada nanti malah kita melindunginya, dari pada menyusahkan lebih baik suruh dia pergi," ucap temannya.


Albezro pun melihat Mila sendiri di sebuah lorong dan ia pun ingin menghampiri Mila.


Akan tetapi tiba-tiba saja dari arah belakang Mila. keluar seekor prajurit monster dari belakang dan ingin menerkam Mila.


"Awassss!" terima Albezro yang langsung memeluk Mila untuk menghindar dan mereka pun berputar-putar saling berpelukan.

__ADS_1


Akhirnya mereka berhenti di sebuah gundukkan tanah. Sangat dekat, mereka saling bertatapan sejenak.


"Ah, maaf," ucap Albezro dengan wajah memerah. Albezro pun bangun dan ia mengambil bom dari Systemnya lalu melemparkan ke arah mister tersebut. Bom tersebut saat di lempar terbakar lalu meledak menghancurkan monster tersebut.


__ADS_2