TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI

TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI
Lanjut


__ADS_3

"Kamu juga berubah kok sifatnya ke aku yang tadinya kamu baik banget sama aku,lembut,perhatian,sekarang jadi kasar seenaknya sendiri gitu".


"Aku berubah kayak gini tu karena kamu,kamu yang udah buat aku jadi males lagi sama kamu. Yaudah gini aja deh kita sementara break dulu,aku males banget debat sama kamu dengan masalah yang sama kayak gini terus capek tau nggak jalanin hubungan yang nggak sehat".


"Nggak aku nggak mau break sama kamu sayang".


"Mau nggak mau ya aku tetap pengen kita break dulu,aku nggak mau jalanin hubungan yang nggak tau nanti akhirnya gimana".


"Akhirnya ya kamu sama aku kan nikah sayang,tolong jangan kayak gini dong sayang".


"Nggak usah berharap lebih dulu deh Ris,benerin dulu itu kelakuan kamu. Aku aja nggak tahu mau lanjut sama kamu atau enggak karena aku udah males sama kamu,jujur aja aku udah nggak ada rasa sama kamu yang berlebih Ris".


"Maksud kamu gimana sih?".


"Ya aku udah nggak ada rasa lagi sama kamu,jadi tolong jangan paksa aku untuk tetap jadi pacar kamu Ris".


"Kamu lagi bercanda kan sayang"


"Aku nggak bercanda,aku udah capek sama kamu yang selalu seperti ini. Aku udah malu Ris sama semua orang".


"Iya aku minta maaf sayang,aku nggak akan ulangi lagi hal yang seperti ini". Rahut wajah Riska sedih.


"Nggak pokoknya aku mau putus dari kamu".


"Nggak,nggak,nggak aku nggak mau putus dari kamu sayang".


"Terserah kamu mau atau enggak aku pengen kita putus".


"Aaaaaa nggak mau Edi aku nggak mau kita putus". Teriak Riska sambil nangis di dalam kelas Edi.

__ADS_1


"Terserah kamu, keputusanku sudah bulat pokoknya aku nggak mau lagi sama kamu dan aku mau PUTUS".


"Plis Edi jangan putusin aku, emangnya ada salah apa sih aku sampai kamu mau putus sama aku padahal kan cuma hal sepele kayak gitu Ed".


"Hal sepele kamu bilang? kamu memang selalu menyepelekan semuanya ya,kamu itu nggak bisa menghargai seseorang sedikitpun. Aku malu Ris sama kelakuan kamu yang selalu permalukan aku kayak gini,kamu kalau marah-marah itu nggak pernah bisa lihat tempatnya gimana,ini kelasku dan banyak teman-temanku di sini tapi kamu nggak perduli dengan semuanya Ris".


"Oke kalau hanya karena masalah ini kamu marah sama aku iya aku minta maaf sayang aku nggak akan mengulanginya lagi,aku janji sama kamu".


"Janji kamu itu hanya bisa bertahan beberapa saat aja tahu nggak, paling juga besok kamu udah balik kayak gitu lagi. Kamu nggak akan pernah bisa menghargai orang lain jadi mau gimanapun ya tetap saja kamu ulangi lagi".


"Nggak sayang aku nggak akan ulangi lagi,aku beneran janji sama kamu".


"Kalau kamu mengingkari janjimu itu kamu mau gimana?"


"Ya namanya manusia kan juga ada khilafnya sayang".


"Berarti kan kamu memang sudah punya niatan kalau mau mengulanginya lagi".


"Ya berarti kan itu memang sifat kamu kalau bukan sifat asli dari lahir pasti nggak akan khilaf-khilaf seperti itu".


"Ya enggak ih kamu mah sok tahu deh".


"Lah kan memang iya loh,kamu tuh selalu mengelak dan tidak mengkui kesalahan kamu sendiri gimana kamu mau berubah dan janji tidak akan mengulangi hal seperti ini lagi".


"Iya deh terserah kamu mau bilang gimana yang pasti aku nggak mau putus dari kamu sayang,aku janji nggak akan permalukan kamu lagi".


"Nggak aku akan tetap dengan keputusan aku kalau aku nggak mau balikan sama kamu,aku tetap maunya kita putus".


"Kalau kamu masih mau putus sama aku berarti kamu mau aku mati ya?".

__ADS_1


"Siapa yang mau kamu mati,kan aku cuma mau putus aja sama kamu kenapa jadi bawa-bawa mati sih".


"Ya kalau kamu masih maksa aku buat putus sama kamu,aku bakalan loncat dari lantai dua ini".


"Gila kamu ya? terserah kamu mau ancam aku seperti apa yang pasti aku nggak mau semua orang nyalahin aku dan aku masuk penjara cuma karena hal bodoh yang kamu lakukan itu".


"Aku serius Edi, aku nggak main-main sama kata-kataku yang ini. Aku akan loncat dari sini dari pada aku nggak bisa sama kamu,aku nggak pacaran lagi sama kamu".


"Terserah,aku nggak perduli kamu mau gimana kalau memang mau loncar dari lantai dua ya silahkan,aku nggak mau ikut campur. Mending aku ke tempat Bu Margono saja makan malah kenyang dari pada ladenin kamu yang nggak jelas gitu".


"Aku nggak main-main ya sama ancaman aku".


"Terserah kamu Riska aku nggak akan perduli lagi".


"Iya oke lihat saja aku akan berbuat nekat pokoknya kalau kamu beneran putusin aku Edi".


"Hah sudahlah yang pasti aku nggak akan mau balikan lagi sama kamu Ris".


Tiba-tiba Riska lari ke balkon sekolah dan masih mengancam Edi untuk loncat ke bawah,Edi tidak perduli lalu meninggalkannya ke warung Bu Margono.


"Kalau kamu mau loncat ya loncat aja,apa yang kamu lakukan malah membuat aku makin yakin kalau kita harus putus".


"Edi kamu tuh ya memang dasarnya cowok yang nggak tahu diri,nggak tahu berterimakasih sama aku".


"Aku, nggak tahu terimakasih? maksud kamu apa, aku nggak tahu terimakasih yang seperti apa?".


"Kamu udah aku bantu untuk masuk team osis dan aku juga udah sering bantu kamu kerjain tugas kayak gitu apa masih kurang menurut kamu hah".


"Aku nggak pernah minta kamu buat bantuin aku,dan aku juga nggak pernah minta kamu buat bantu aku masukin group osis atau masuk osis kok, bukannya itu memang udah kemauan kamu sendiri ya supaya kamu nggak malu punya pacar yang nggak ikut devisi apa-apa di sekolah padahal kamu aktif banget jadi siswa? kenapa kamu malah sekarang nyalahin aku?".

__ADS_1


"Tapi kalau bukan karena aku,kamu itu nggak akan jadi hits di sekolah dan kamu nggak akan pernah ada yang mengenal seperti fans di sekolah ini".


"Aku nggak mau kayak gitu dari awal tapi kamu yang memaksa,aku juga kan udah bilang sama kamu kalau aku nggak mau terkenal tapi apa kamu memaksa aku untuk hal seperti itu. Karena kamu maunya aku terkenal,banyak fans tapi kamu nggak pernah bisa kontrol emosi kamu itu akan membuat semua fans kamu kabur satu persatu,harusnya kamu itu bersyukur karena kamu bisa terkenal kayak gini sepertiku".


__ADS_2