TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI

TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI
Lanjut


__ADS_3

Setelah kejadian itu, Riska sudah tidak ada kabar lagi dan Edi sedikit merasa cemas. Tidak biasanya Riska tidak menghubunginya padahal setiap saat dia menghubungi, dan Edi mencoba menghubungi Riska.


****


"Assalamu'alaikum Riska, kamu apa kabar? sudah lama kamu tidak memberiku kabar, apakah kamu baik-baik saja atau tidak. Kamu juga tidak pernah menemui aku untuk menceritakan bagaimana hubunganmu dengan Jojo, apa Jojo menyakiti kamu atau tidak?".


"Wa'alaikumsalam Edi, maaf jika selama ini aku tidak menghubungi kamu. Kabarku baik, dan aku harap kamu juga baik-baik saja di sana, aku disini sudah bahagia dengan Jojo, dia baik sama aku dan melebihi pikiran burukku tentangnya dan aku juga sudah pernah memberitahu tentang bagaimana diriku bukan? jika aku bisa merasa nyaman dengan Jojo, aku bisa merasakan cinta yang tulus darinya dan dia bisa membuatku bahagia setiap hari, maka aku tidak akan pernah menghubungi kamu lagi karena kamupun mengenalku jika aku sudah memiliki pasangan maka aku akan setia dengannya dan aku juga tidak mau berhubungan dengan orang yang terlibat dalam masa laluku karena itu akan menyakitkan hati pasanganku, dan kamu juga seharusnyaa tau itu saat aku masih menjadi pasanganmu".


"Kabarku baik Riska, Syukur kalau kamu sudah bahagia dengan Jojo. Dan aku juga bersyukur kalau memang Jojo bisa menepati janjinya untuk merubah sikapnya dan membahagiakanmu, aku tidak berniat untuk mengganggumu tapi aku hanya ingin memastikan bahwa adikku baik-baik saja, adikku jatuh pada tangan yang tepat, yang bisa menjaga untuk menggantikan aku sebagai kakaknya, yah walaupun memang sekarang sudah tidak di anggap lagi, tapi aku ikut bahagia jika kamu bahagia. Aku tidak menuntut kabar darimu, aku juga tidak menuntut perhatianmu untukku lagi, aku hanya ingin kamu merasakan bahagia yang sempurna dari orang yang kamu cintai dan dari orang yang mencintaimu. Jadi kapan di langsungkannya pertunangan kalian?".


"Insya allah 2 bulan lagi, kita hanya ingin bertunangan dulu sembari kita berkenalan lebih dekat lagi".


"Jadi kamu ingin menikah muda?".


"Tidak, Jojo memberikanku kesempatan untuk aku melanjutkan kuliah dulu sebelum kita menikah".


"Apa nggak sebaiknya menikah dulu saja, karena kalau tunangan tapi nikahnya masih terlalu lama jadi nggak baik juga, nanti ada fitnah-fitnah yang timbul di antara kalian dan menyebabkan batalnya pernikahan?".


"Aku dan dia sudah berkomitmen, karena ini juga demi kebahagiaan anak-anak kita di masa depan. Jika nantinya kita tidak berjodoh maka kita harus sama-sama ikhlas, jadi dia tidak memaksakan aku jika memang aku tidak ingin menikah muda karena dia sekarang sadar bahwa sesuatu yang dipaksakan itu memang tidak baik".


"Syukur alhamdulillah kalau dia memang sudah sadar, aku juga ikut senang mendengarnya. Semoga dia adalah laki-laki pilihan terakhirmu untuk mendampingimu sampai akhir nanti, dan pesanku jangan pernah kamu terlihat lemah di hadapan laki-laki walaupun aku sendiri adalah laki-laki".


"Iya, terimakasih sarannya. Kamu bagaimana dengan Mbak Nisa?".


"Nisa dari awal memang tidak menyukaiku, hanya aku yang menyukai dan mengaguminya. jadi aku juga tidak berharap bahwa dia mau menerimaku menjadi kekasihnya, Aku bisa melihatnya bahagia saja sudah alhamdulillah dan aku ikut bahagia. Aku ingin fokus dengan karir dan sekolahku dulu, karena aku adalah anak laki-laki dan aku harus bertanggung jawab dengan keluargaku nanti".

__ADS_1


"Tapi kan kamu mencintainya, kenapa kamu tidak memperjuangkannya?".


"Aku sudah memperjuangkan, tapi dia yang tidak siap denganku jadi aku tidak bisa memaksakan seseorang untuk menjadi kekasihku, itu juga menjadi tidak baik nantinya".


"Iya deh,,, yasudah terserah kamu aja gimana? kalau aku memberi saran kepadamu pasti kamu tidak akan menerimanya dan kamu juga akan menganggap aku seperti anak kecil".


"Sudahlah Riska, aku berharap jika nanti kamu menikah maka kamu bisa mengundangku ke pernikahanmu, itupun kalau kamu mau mengundangku, tapi jika tidak, maka aku tidak akan memaksamu untuk mengundangku".


"Iya Ed, aku sebagai adikmu cuma bisa mendo'akan supaya kamu mendapatkan wanita yang satu frekuensi sama kamu dan sesuai dengan keinginan kamu, bukan seperti aku yang selalu kurang di mata kamu, ya mungkin memang kita belum jodoh. Tapi tidak apa-apa, dengan begini kita bisa sama-sama belajar bagaimana menghargai pasangan dan bagaimana bersikap dewasa jika berhadapan dengan masalah, bagaimana juga kita bisa bersyukur dengan apa yang sudah bersama kita".


"Iya, semoga kamu bahagia selalu bersama dia dan langgeng sampai menikah ya Ris. Aku senang mendengarnya kalau kamu memang bahagia". Balasan Edi dengan senyum ikhlas melepaskan Riska


Saat itu Riska yang tiba-tiba di hubungi Edi menjadi Respon lagi dan timbul rasa rindu dengan Edi, Riska yang awalnya sudah fokus dengan perjalanan cintanya dengan Jojo menjadi berubah, dia menjadi cuek lagi dengan Jojo.


Sampai akhirnya Jojo datang ke rumah Riska, tapi sambutan Riska yang tidak mengenakkan menjadikan Jojo curiga, sebenarnya ada apa dengan Riska.


"Hallo sayang, kamu sudah lama ya menunggu? maaf ya tadi di jalan sedikit macet sayang jadinya kama".


Riska yang masih memikirkan Edi melamun dan membuat Jojo bingung, Jojo memanggil nama Riska berkali-kali tapi dia tidak mendengarnya,,, sampai lama Jojo memanggil nama Riska sehingga membuat Riska terkejut.


"Sayang,,,,". Panggil Jojo pertama kali dan Riska masih tidak dengar.


"Sayang, hallo kamu denger aku nggak?".


Riska yang melamun sontak kaget dengan panggilan Jojo terhadapnya.

__ADS_1


"Iya Sayang,,,, kamu sudah disini dari tadi?".


"Kamu kenapa sih, kok tiba-tiba melamun gitu? kamu ada masalah yang belum selesai?".


"Nggak kok sayang, aku nggak ada masalah apa-apa".


"Tapi kamu aku lihat melamun terus, ada yang kamu sembunyikan ya sama aku".


"Nggak kok aku nggak melamun ".


"Ya terus kenapa kamu diam saja dari tadi? kamu lagi sedih, atau datang bulan?".


"Tidak, aku tidak sedang datang bulan Jo".


"Nggak enak badan?".


"Ya, aku sedikit merasa tidak enak badan".


"Yasudah kalau begitu aku antar pulang, nggak enak juga kalau main tapi kamu lagi nggak enak badan, nanti malah makin nggak enak badan lagi".


"Iya Jo, kita pulang dulu tidak apa-apa ya? besok kita jalan lagi kalau masih mau jalan-jalan ya".


"Iya Ris, aku tidak akan memaksakan kamu untuk lanjut jalan, lagian besok kan masih ada hari, jadi kita lanjutkan besok lagi saja. Kamu besok tidak ada acara kan?".


"Tidak Jo, kalau besok badanku sudah sedikit merasa baik ya kita jalan".

__ADS_1


Jojo memang orang yang sedikit memaksa tapi dia juga bisa sedikit memahami keadaan ketika pasangannya sakit.


__ADS_2