TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI

TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI
Lanjut


__ADS_3

Saat mereka sedang memesan makanan sambil bercanda Bersama Nisa, tiba-tiba saja Riska datang ke kantin dan dia melihat ada Nisa sedang Bersama teman-temannyadan ada Edi juga di situ. Karena dia masih kesal dengan Nisa bahkan tidak mau bicara lagi sama Nisa jadi saat berpapasan Riska hanya bisa terdiam tidak saling bertegur sapa, Aisyah dan Ambar yang tidak tahu akar masalanya melihat Riska yang tidak biasa diam jadi penasaran kenapa mereka hari ini berbeda, biasanya Nisa,Edi dan Riska kalua ketemu suka bercanda sampai lupa waktu tapi


kenapa hari ini mereka diem-dieman ya.


Aisyah yang penasaran dengan sikap mereka yang dingin menanyakannya kepada Ambar mungkin saja dia tahu kenapa mereka tidak saling bercanda danbertegur sapa seperti biasnya.


“Ambar,,, sini deh aku mau ngomong sama kamu”.


“Mau ngomong apa? Kok kayaknya serius banget sih”.


“Itu kamu lihat deh mereka, nggak biasanya loh mereka kayak gini, diam seperti orang nggak kenal padahal biasanya mereka bercanda, pergi bertiga kalau ini mereka kesini sendiri-sendiri”.


“Iya yah…aku heran juga sih tapi aku nggak mau ah tanya kenapa mereka seperti ini soalnya kalau di tanya pasti salah satu ada yang marah atau tersakiti”.


“Apa kita biarkan saja mereka?”.


“Yasudah biarkan saja dia dulu barangkali sedang ada problem atau gimana soalnya dari tadi diam saja”.


“Ih aku gemas deh, pengen banget tanya ke mereka kenapa kayak gini”.


“Udahlah biarin aja”.


“Eh ada Riska…. Beli apa Ris?”. Sapa Aisyah ke Riska saat itu


“Beli makan Mbak, kenapa memangnya?”.

__ADS_1


“Nggakpapa sih kok kamu nggak barengan sama Edi tadi kesininya?”.


“Oh dia emang aku suruh duluan soalnya aku masih agak lama jadi biar dia duluan saja”.


“Yakin kalian nggak ada apa-apa? Kamu yang tadinya belum sampai sini sumringah kenapa waktu sudah sampai sini jadi gini?”.


“Jadi gimana sih Mbak Aisyah kan aku juga biasa aja kok”.


“Ih kamu itu ada kelihatan sedih tauk, buat apa sih sembunyiin ini semua kalau memang ada masalah itu cerita jangan Cuma bisa di pendam sendiri, nggak enak tauk Dek”.


“Aku nggak ada masalah apa-apa kok Mbak Aisyah. Karena memang Edi lagi sibuk aja dan lagi banyak tugas jadi waktu dia sedikit untuk makan mangkannya aku suruh dia langsung ke tempat nya saja supaya tidak terlambat nantinya masuk kelas kalau sudah bel berbunyi”.


“Nggak ah,,, bohong kamu, kan di situ biasanya kalau ada tugas dan yang lainnya kamu selalu nemenin”.


“Mbak sok tahu deh, akutuh nggak tiap hari ya ketemu dia, baru kali ini aku ikut karena dia sering di ganggu sama pelakor”.


“Ya bisa saja Mbak,,, Namanya juga antisipasi kan… sekarang pelakor dimana-mana Mbak, bahkan ada yang teman sendiri atau yang udah ada di sekitar kita udah lama”. Sindir Riska ke Nisa yang dari tadi diam saja, tetapi


disini Aisyah tidak tahu kalau Riska sedang menyinggung Nisa.


“Ah masa sih,,, kalau memang iya orang yang ada di dekat kita berarti orang itu tidak tahu diri dong masa teman sendiri di tikung kan nggak logis”.


“Sekarang kalau orang tega ya apa saja di lakukan Mbak bahkan sampai merebut pacar teman dekatnya sendiri, jadi Mbak Aisyah sama Mbak Ambar harus hati-hati siapa tahu aja nanti pacar Mbak Aisyah di tikung sama Mbak


Ambar haha”.

__ADS_1


“Ya enggaklah,,,, ngaco ya kamu masa iya aku nikung punya Aisyah haha”.


“Ya kan barangkali aja gitu Mbak, kalau misalkan sudah cinta kan nggak bisa di hindari Mbak,,, semua bisa terjadi begitu saja”.


“Masalahnya yang mau di tikung dari aku siapa,,, kan aku nggak punya pacar Haha, Nisa juga lagi jomblo jadi yang punya pacar Cuma Ambar aja ini”.


“Nah loh Mbak Ambar hati-hati nanti di tikung sama Mbak Nisa atau sama Mbak Aisyah loh”.


“Nggak mungkin mereka mau nikung pacarku, aku kenal baik sama mereka dan kita juga selalu tahu pacar-pacar kita kalau memang pacarku suka sama Nisa ya mendingan aku sama pacarku yang putus dari pada pertemananku


sama Nisa yang hancur hanya karena laki-laki yang aku nggak tahu sifat aslinya seperti apa, begitu juga dengan mereka. Pacar-pacar mereka kalau suka sama aku atau pacar Nisa suka sama Aisyah ya mending Nisa sama pacarnya putus dari pada persahabatan kita bertiga yang hancur lebih baik hubungan kita sama pacar kita


yang hancur. Tapi sampai saat ini sih belum pernah nemu laki-laki yang pacaran sama kita tapi suka sama salah satu sahabat kita, rata-rata semua pengertian sih dan juga bisa welcome aja gitu sama persahabatan kita, kita juga jangan langsung membatasi ngobrol sama temen kita karena kan pacar kita ya bagian dari persahabatan kita jadi ya nggak ada Batasan apa-apa kecuali mereka sendiri yang membuat Batasan itu”.


“Tapi jangan terlalu percaya tau Mbak sekarang sahabat di depan kita baik tapi di belakang kita mah haduh parah, bisa main belakang sama pasangan kita”.


“Kok kamu ngomporin kita kayak gitu memangnya ada apa sih, kamu pernah di tikung sahabat kamu kok kamu ngomongnya ngotot banget gitu buat kita. Kayak seakan-akan tuh kamu mau buat kita saling membenci”. Kata ambar karena dia tidak suka kalau ada orang yang suka merendahkan orang lain apa lagi ingin menghancurkan persahabatan orang lain


“Ya enggak sih kan aku Cuma mengingatkan saja Mbak kalau hati-hati sama pelakor, soalnya pelakor juga bisa datang dari mana saja termasuk orang terdekat kita atau bahkan sahabat kita sendiri”.


“Iya aku terimakasih kamu sudah mengingatkan kita, tapi kamu baru saja mengenal kita dan kamu nggak tahu apa-apa tentang kita. Ya ngasih tahu sih ngasih tahu tapi kamu itu seperti menyudutkan salah satu dari kita


kalau ada yang jadi pelakor, kamu nggak tahu sifat kita gimana dan kamu juga nggak tahu kalau kita ini seperti apa, aku kenal Aisyah sudah lama sebelum kamu mengenalnya dan dia bukan tipe orang yang suka merebut milik orang lain termasuk pacar aku ataupun pacar Nisa, dan Nisa juga bukan tipe orang yang suka merebut pacar orang. Kalau misal orang itu merasa Nisa merebut pacarnya dan mereka marah-marah menganggap Nisa pelakor ya mereka salah karena Nisa tidak pernah mau memiliki apa yang jadi milik orang lain termasuk pacar, dan kalau pacar orang itu suka sama Nisa ya berarti salah orangnya, salah laki-lakinya kenapa bisa suka sama Nisa, kadang orang main menyalahkan tanpa introperksi dirinya terlebih dahulu apakah dia baik atau belum,apakah dia bisa membuat pasangannya nyaman atau tidak karena itu penting ya kalau dia nggak bisa buat lakinya itu


nyaman ya jangan salahkan Nisa yang memang perhatiannya membuat semua orang nyaman termasuk aku dan Aisyah, itu sebabnya kenapa persahabatan kita bisa awet”.

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Komennya ya teman-teman, mau kasih Tips


juga boleh,,, hihihi….


__ADS_2