TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI

TAK KU SANGKA TERNYATA PACARKU TELAH BERISTRI
Lanjut


__ADS_3

"Tapi kan aku antisipasi juga buat kamu nggak macam-macam di belakang aku".


"Tapi kan buktinya aku nggak macam-macam di belakang kamu, aku juga selalu jagain kamu kok. Aku nggak pernah ada niat sedikitpun untuk berbagi hati sama orang lain apa lagi sama Nisa yang jelas kamu anggap seperti kakakmu sendiri".


"Ya namanya orang trauma kan mau gimana sih Ed, Riska juga manusia biasa yang bisa trauma dengan masa lalunya. Ya mungkin kamu nggak punya masa lalu yang buruk tapi kan dia punya seharusnya kamu lebih bisa mengerti".


"Iya aku mengerti Nis, tapi kan kalau aku di perlakukan seperti ini terus ya aku makin lama makin nggak tahan. Sekarang gini deh, siapa coba orang yang tahan di perlakukan seperti itu? Di curigain terus, di kata-katain, di perlakukan seenaknya sendiri dan di permalukan di depan umum. Apa kamu sendiri tahan seperti itu Nis?".


"Ya nggak tahan sih, tapi kamu harusnya jadi laki-laki lebih peka sama perempuan".


"Aku kurang peka gimana sih Nis, lagian dia juga suka kayak gitu sih banding-bandingin aku,sama-samain aku kayak mantannya padahal setiap orang kan punya pribadi masing-masing apa lagi aku dan aku juga punya banyak teman jadi nggak setiap waktuku harus buat dia dong".

__ADS_1


"Iya aku tahu tapi setidaknya kamu lebih perhatian dan ngertiin dia dong".


"Ya ampun Nis,,, aku kurang pengertian yang kayak gimana lagi coba? semua udah aku lakuin buat dia tapi apa dia nggak bisa berubah sama sekali, sekarang dia bisa janji untuk kesalahannya tapi besok dia lupa untuk mengulanginya".


"Kamunya kurang sabar ngadepin dia mangkannya kan dia jadi kayak gitu sama kamu".


"Kurang sabar gimana? Aku atau dia yang kurang sabar? semua nggak akan jadi kayak gini kok kalo kita saling mengerti dan memahami, coba kalau dia mengerti aku dan memahami aku juga pasti dia nggak akan cemburu dan over protektif kayak gini. Iya cemburu sih boleh tapi ya jangan berlebihan lah yang seharusnya nggak dia cemburuin malah jadi di cemburuin kan bikin aku nggak nyaman".


"Emang aku bo*oh sampai aku bikin dia cemburu? Menurut kamu aku sengaja buat dia cemburu gitu? Aku cuma ngobrol sama kamu aja yang jelas dia tahu kamu siapa itu buat dia cemburu apa lagi kalau aku ngobrol sama orang lain pasti dia makin terbakar cemburu, kalau ada yang tanya sama aku dan dia perempuan cuma tanya soal pelajaran atau materi osis dan yang lainnya tanpa dia cari tahu dulu apa yang kita obrolin dia langsung marah-marah dan menuduh aku yang nggak-nggak, nuduh aku yang katanya selingkuh lah apalah gitu. Seharusnya dia itu juga sadar bagaimana sikap dia ke aku jangan cuma aku terus yang suruh ngertiin dia, kalau aku terus yang suruh ngertiin dia itu berarti hubungannya bukan lagi di sebut saling tapi lebih nggak seimbang".


"Ya tapi kan kamu laki-laki".

__ADS_1


"Ya kalau aku laki-laki terus aku nggak berhak buat dapat kasih sayang yang lebih,perhatian yang lebih, dan pengertian dari pasangan aku gitu? Apa harus laki-laki yang selalu mengalah, perempuan nggak boleh ngalah?".


"Aku nggak nyuruh kamu buat selalu ngalah ya mungkin Riska memang lagi labil-labilnya orang jadi ya dia memang sedang dalam fase yang emosionalnya tinggi gitu jadi sabar dulu aja kamu".


"Nis, kamu kenal Riska juga sudah lama kan? gimana dia kamu juga sudah tahu kan? perlakuan dia ke kamu juga kamu udah paham kan? sekarang aku tanya sama kamu, apa kamu betah jadi seperti aku yang selalu di toxic sama pacar kamu sendiri padahal yang kamu harapkan dari dia adalah kebahagiaan yang sesungguhnya?".


"Ya nggak betah sih tapi setidaknya kamu sebagai laki-laki kan ya harus lebih paham masalah wanita yang kadang moody, yang kadang emosionalnya tidak stabil,kadang egoisnya yang selalu menggebu-gebu. Kamu sebagai laki-laki harus lebih bisa membimbing dia untuk menjadi lebih baik bukan malah meninggalkannya begitu saja, ingat di saat kamu susah, di saat kamu sendiri yang ada di samping kamu selain orang tua mu itu siapa? iya memang tidak semuanya dia membantumu dan kamu juga tidak memintanya untuk membantu kamu tapi ya kamu harus sadar itu juga bukan kok sekarang kamu sudah di atas malah mau ninggalin dia".


"Aku bukan tipe kacang yang lupa kulitnya kok Nis, iya aku berterimakasih sama dia karena sudah jadikan aku seperti sekarang ini tapi kan ini semua juga dia yang mau katanya kalau punya pacar yang di kenal banyak orang itu keren dan kalau punya pacar yang banyak fans itu tertantang tapi baru juga sebentar aku menjabat sebagai ketua osis,dikenal mahasiswi dan yang lainnya kenapa dia malah cemburu? Apa alasan dia cemburu sama aku? kalau memang dia itu dari awal cemburuan yaudah harusnya nggak usah jadiin aku seperti ini biar dia itu nggak cemburu sama aku dan hubungan kita nggak berantakan cuma gara-gara egoisnya dia yang suka permalukan aku di depan umum".


"Ya sudah gimana baiknya kamu sajalah Ed aku juga udah capek ngatur kalian gimana, dan buat kamu Riska dengar baik-baik ya... aku nggak pernah suka sama Edi bahkan aku nggak pernah menaruh sedikit harapan apapun sama Edi, kalau memang Edi suka sama aku itu hak dia dan aku nggak bisa melarang perasaan seseorang mau suka sama siapa saja, aku tegasin ke kamu sekali lagi kalau aku nggak suka sama Edi, dan buat kamu Edi.. Tolong berhenti ngejar-ngejar aku karena jawabannya akan selalu sama, aku nggak akan pernah mencintai orang yang sudah pernah menjadi pacar temanku, pernah dekat sama temanku ataupun pernah dekat sama yang sudah aku anggap sebagai adikku jadi kamu lebih baik mundur sekarang".

__ADS_1


"Diam kamu Mbak,,, nggak usah munafik ya jadi orang, kalau memang kamu suka sama Edi,,, ambil.. ambi aja Mbak, memang pantas kalian di persatukan,sama-sama mejijikan. Aku udah nggak mau lagi berteman sama kamu dan nggak mau lagi buat ketemu sama kamu Mbak, Pertemanan kita berhenti sampai di sini. Dan kamu Edi, aku juga sudah muak sama drama-drama kamu yang selalu memojokkan aku, dan sekarang aku akan berdiri di kakiku sendiri supaya kalian bisa melihat bahwa aku bisa hidup tanpa kalian".


__ADS_2