
“Aku serius sama kata-kata aku ya Ed, aku tidak main-main dengan apa yang aku katakan. Kalau sampai kamu pacaran sama Mbak Nisa aku nggak akan pernah maafin kamu dan aku juga tidak akan pernah maafin Mbak Nisa,
aku akan berbuat sesuatu ke Mbak Nisa kalau kamu benar-benar pacaran dengannya”.
“Kalau kamu berani sentuh Mbak Nisa aku nggak akan pernah maafin kamu dan aku malah akan membenci kamu sampai kapanpun, aku waktu pacaran sama kamu tidak pernah mengajarkan sesuatu yang buruk tapi kamu selalu saja berbuat buruk sama orang lain, aku kecewa sama kamu Ris”.
“Terserah kamu mau kecewa sama akua tau tidak yang penting aku nggak mau kalau kamu pacaran sama Mbak Nisa”.
“Sudah-sudah kalian nggak usah bertengkar di sini, aku kesini karena mau menenangkan diri untuk jauh dari kalian tapi malah kalian kesini berantem, kamu Riska dengar baik-baik ya, aku tidak akan mau pacaran sama Edi karena Edi sudah aku anggap seperti adik aku sendiri jadi kalau kamu memang mau balikan sama Edi ya silahkan aku tidak akan melarang tapi kalau memang Edinya mau sama kamu”.
“Tidaklah,,, aku tidak mau Kembali sama Riska, aku sudah capek sama semua yang Riska lakukan sama aku”.
“Kalian memang benar-benar membuat aku marah ya”.
“Sudahlah Riska kamu jangan menuduh temanku yang tidak-tidak, aku tahu Nisa itu gimana jadi kamu jangan pernah fitnah atau provokatorin kita semua untuk membenci Nisa”. Ujar ambar yang sudah mulai kesal dengan Riska
__ADS_1
“Awas ya kalian semua, aku tidak akan pernah terima di perlakukan seperti ini”.
Kemudian Riska pergi meninggalkan Edi, Nisa, Ambar, dan Aisyah dengan kemarahan kepada Nisa, Riska yang marah besar langsung begitu saja pergi. Setelah sampai di kelasnya Riska ketemu dengan Wela sahabatnya, dan
dia tiba-tiba nangis karena keinginannya untuk balikan sama Edi di tolak begitu saja sama Edi. Rasanya sangat kecewa karena ternyata Edi menyukai Nisa yang dia anggap seperti saudaranya sendiri, dia tidak ingin semua ini terjadi dan tidak menyangka bahwa semua ini bisa terjadi begitu saja.
Wela yang tadinya penasaran kenapa Riska menangis akhirnya dia mendekati Riska dan bertanya ada apa, ada masalah apa kok nangis.
“Riska,,, kamu kenapa kok nangis?”.
“Sakit hati sama siapa Ris? Tanya wela penasaran mengapa Riska menangis sesegukan seperti itu
“Sama Edi dan Mbak Nisa Wel,,,” Jawab Riska sambil menangis
“Mbak Nisa dan Edi?,, Kenapa mereka Ris,,, bukannya kamu baik-baik saja dan baru tadi pagi bertemu sama mereka ya”.
__ADS_1
“Iya Wel,, aku memang baru tadi pagi bertemu mereka. Berawal dari tadi pagi aku bertemu mereka dan aku pergoki mereka sedang mengobrol di depan ruang Guru, aku tanya mereka sedang apa berduaan di sana tapi jawaban Mbak Nisa katanya Edi sedang curhat sama Mbak Nisa, aku yang memang sedikit curiga dengan Mbak Nisa aku coba untuk percaya sama dia dan aku langsung ke kamar mandi tapi saat aku keluar dari kamar mandi mereka masih di depan ruang Guru padahal tadinya Mbak Nisa bilang mau ke dalam kelas, waktu aku tanya kenapa dia masih ada di situ katanya mereka menungguku sekalian aku ke dalam kelas.
Aku semakin curiga sama dia karena tidak biasanya Mbak Nisa seperti itu, aku masih mencoba untuk tenang kemudian aku dan Edi jalan menuju kelas, sesampainya di depan kelas Edi aku masih ngobrol biasa sama Edi sampai akhirnya aku masuk kedalam kelas, saat aku di dalam kelas aku coba untuk whatSapp Edi karena sedang tidak ada guru tapi Edi tidak membalas, sampai akhirnya aku WhatSapp Edi terus dan dia masih tidak membalasnya aku pikir dia sedang ada Guru karena aku WhatSapp dia tidak di respon kemudian aku penasaran dan aku samperin dia ke kelasnya aku melihatnya dari luar pintu dan dia pegang HP tapi dia tidak membalas WhatSappku tadi, aku terus melihatnya dari jauh tapi dia tertawa sendiri melihat HP nya. Aku yang memang sedang kesal sama dia jadi makin curiga kenapa dia chattingan bisa tertawa sendiri sedangkan Chatt aku aja tidak di balas.
Aku yang sedang cemburu membuat otakku tidak bisa berfikir cerdas, aku terbawa emosi sampai akhirnya aku tidak bisa mengerti situasi tiba-tiba saja aku melabraknya dan memakinya di depan orang banyak sampai dia malu,
setelah itu aku sadar apa yang aku lakukan salah dan aku mencoba untuk meminta maaf sama Edi tapi semua itu seperti sia-sia karena dia sudah tidak mau meresponku lagi Wel, dia tidak mau memafkan aku dan kamu tahu apa yang dia ucapkan setelah itu,,, dia putusin aku Wel. Aku yang tidak terima terus meminta maaf sama Edi tapi dia sudah tidak respect lagi sama aku, di situ duniaku mulai buruk dan ada Mbak Nisa yang tiba-tiba naik katanya mau ke ruang Tata Usaha tapi dia melihat aku bertengkar dengan Edi lalu dia menanyakan kenapa aku bertengkar
dengan Edi, aku jelaskan semuanya tapi Edi selalu membantah di depan Mbak Nisa kemudian aku yang marah langsung lari kedalam kelas.
Mbak Nisa mencoba untuk mengejarku tapi sepertinya Edi menahannya, aku lihat dari pintu kelasku dia sedang mengobrol dan sedikit berdebat kemudian dia samperin aku kedalam kelas untuk menenangkan aku dan
katanya akan membujuk Edi lagi untuk Kembali sama aku tapi di situ Edi tetap tidak mau sampai akhirnya aku lihat Mbak Nisa marah dan turun kebawah sambil lari kecil, Edi mengejar Mbak Nisa kebawah sesampainya di depan ruangan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) tiba-tiba Edi menyatakan Cintanya ke Mbak Nisa Wel,,, aku mendengar semua itu kemudian Mbak Nisa datang menghampiri Edi tapi aku tidak tahu apa yang dia bicarakan sama Edi karena aku masih di tangga yang aku tahu Edi menyatakan cinta ke Mbak Nisa dan itu membuat batinku terluka Wel, aku nggak terima, yang ada di pikiranku saat itu Edi memutuskan hubungannya sama aku karena dia pacaran sama Mbak Nisa. Aku di situ memaki Mbak Nisa karena dia yang memang membuatku kesal sampai aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri, Mbak Nisa membantah kalau dia pacaran sama Edi tapi aku yakin mereka pacaran Wel”.
“Apa kamu sudah benar yakin kalau mereka pacaran,, bisa jadi yang di bicarkan Mbak Nisa itu benar Ris,, memang dia tidak suka sama Edi dan memang dia tidak mencintai Edi mangkannya dia menolak ajakan Edi untuk pacaran, di sisi lain kan dia itu memang baru putus dari pacar yang menghianatinya”.
__ADS_1